
❤️ Happy Reading ❤️
Setelah makan malam semua anggota keluarga Wijaya yang tinggal di mension utama keluarga Wijaya berkumpul di ruang keluarga.
''Kakak masih mau kerja atau mau berhenti saja?''tanya Kania sambil sibuk dengan putri dari kakaknya itu.''Lagian itu rumah sakit juga rumah sakit milik kakak jadi kakak juga bisa tetap mengawasinya dari rumah.''sambungnya.
''Gak tau Kan.''jawab Sifa sambil melirik kearah sang suami.
''Loh kok gak tau sih kak...''kata Kania.
''Ya lagian kakak masih lama kok cutinya,masih dua bulan lagi jadi masih jauh bahas tentang ini.''kata Sifa.
''Dua bulan itu cepet banget lo kak,jadi harus mulai di bicarakan sejak saat ini.''kata Kania.
''Kata Kania ada benernya juga sih Fa.''sahut mama Iren.
''Ya aku sih maunya masih tetap kerja ma,karena bagaimanapun menjadi seorang dokter itu adalah cita-citaku sejak dulu.''lirihnya.
__ADS_1
''Ya sudah kamu tetep kerja aja gak apa-apa...kamu juga gak nglarang kok sayang.''kata mama Iren.''Iyakan Vin?''tanyanya pada sang putra.
''Iya sayang,aku juga tau kok kalau itu cita-cita kamu dan aku juga gak ingin hanya karena kamu nikah dan punya anak dari aku...kamu jadi mengorbankan cita-cita kamu.''kata Kevin.''Ya sudah kalau begitu kita harus sudah mulai mencari baby sitter untuk twins.''kata Kevin lagi.
''Gak usah cari baby sitter untuk si kembar Vin.''kata mama Iren.
''Loh kenapa ma?''tanya Kevin.
''Makanya kalau orang lagi ngomong itu dengerin dulu jangan main potong.''kata mama Iren.''Ngapain pakek baby sitter sedangkan di rumah ada mama,papa,Mirna juga bisa bantu-bantu dan masih banyak pelayanan di mension yang ikut menjaga mereka.''sambungnya.
''Apa nanti mama sama papa gak capek kalau harus jaga mereka bertiga ma?''tanya Sifa dengan sedikit khawatir.
''Ya sudah kalau gitu jadi sudah fix kalau kita gak akan pakai baby sitter kecuali si Mirna baby sitternya Kendra.''putus Kevin dan di angguki semuanya.
Mereka tak sadar telah mengobrol hingga larut sampai tiga bocah menggemaskan itu sudah pada tertidur lelap.
Baby Kirana yang tertidur di pangkuan sang mami Kania,sedangkan baby Kenan ada di pangkuan sang Oma dan kakak Kendra bersama sang mommy.
__ADS_1
''Sudah pada tepar semua.''kekeh Sifa yang melihat ketiga anaknya tertidur dengan pulas.''Sudah jam berapa sih ini?''tanya Sifa.
''Jam sepuluh yank.''jawab Kevin setelah melihat jam di ponselnya.
''Pantesan.''kata Sifa.
''Kalian bawa anak-anak kekamar gih...kasihan.''kata mama Iren.''Lagian besok kami juga harus kerjakan Vin...''kata mama Iren lagi.
''Iya ma.''jawab Kevin.''Sini Kendra biar aku yang gendong yank.''kata Kevin lalu mengambil alih Kendra dari pangkuan sang istri.
Sifa diam sejenak karena bingung mana dulu ni yang mau dia bawa ke kamar.
''Kakak bawa Kenan saja,Kiran biar aku yang bawain sampai kamar.''kata Kania.
''Terimakasih ya Kan.''ucap Sifa.
''Sama-sama kak...santai aja,lagian kayak sama siapa aja sih kak.''jawab Kania.
__ADS_1
''Kami ke atas dulu ya ma...pa...''pamit Sifa.''Selamat malam.''ucapnya.
''Selamat malam sayang.''sahut mama Iren.