Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
226.Bab 225


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Usia kehamilan yang semakin bertambah membuat tubuh Sifa semakin berisi dan tentu saja dengan perut buncitnya yang semakin membesar serta lebih besar dari pada yang lainnya karena bukan hanya satu tapi ada dua malaikat kecil yang bersemayam di sana sehingga membuatnya semakin susah untuk leluasa bergerak.


Dan hal ini membuatnya benar-benar menuruti kata sang suami untuk mengambil cuti saat usia kandungannya menginjak usia delapan bulan.


Dua bayi yang ada di perutnya setiap hari semakin bertambah aktif menendang-nendang perut sang mommy sehingga sering kali membuat Sifa meringis karenanya.


''Ish...''ringis Sifa saat dirinya masih terlelap sehingga mau tak mau dia terbangun karena gerakan aktif si baby twins.


''Kenapa yank?''tanya Kevin yang langsung terlonjak terbangun begitu mendengar suara sang istri.


''Gak apa-apa kok mas...ini cuma anak-anak geraknya kekencengen.''jawab Sifa.''Lagian tadi aku masih tidur jadi kaget.''sambungnya lagi.


''Ya ampun anak-anak daddy...''kata Kevin sambil mengelus perut sang istri.


''Mungkin anak-anak sengaja mas mau bangunin aku...kan sebentar lagi mau masuk waktu sholat subuh.''kata Sifa yang ikut mengelus perutnya.


''Pinternya anak-anak daddy ma mommy.''puji Kevin.

__ADS_1


''Ishh...''ringis Sifa lagi.''Seneng ya nak di ajak ngobrol sama daddy...''kata Sifa pada calon buah hatinya


''Apa bener kalau anak-anak daddy ini seneng di ajak ngobrol sama daddy?''tanya Kevin tepat di depan perut Sifa dan benar bayi mereka merespon kembali yang lagi-lagi membuat sang mommy meringis dibuatnya.


''Pelan-pelan saja ya sayangnya daddy nendangnya...kasihan mommy yang merasa kesakitan karena tendangan kalian yang terlalu kuat sayang.''kata Kevin.


Benar saja mereka hanya menendang kecil tidak sekuat tadi sehingga Sifa tidak merasakan kesakitan.


''Mas...anak-anak nurutin apa kata kamu.''kata Sifa memberi tahu.


''Benarkah?''tanya Kevin dan di beri anggukan kepala oleh Sifa.''Pinternya anak-anak daddy...''puji Kevin.''Daddy dan mommy sudah gak sabar nunggu kalian hadir di tengah-tengah kami.''kata Kevin.''Kak Kendra dan yang lainnya juga sudah gak sabar pengen lihat dan gendong kalian.''sambungnya lagi.


''Sudah adzan mas...''kata Sifa.''Ayo kita siap-siap buat sholat subuh berjamaah di mushola.''ujarnya lagi.


''Iya ayo sayang.''sahut Kevin tapi sebelum mereka beranjak dari tempat tidur Kevin lebih dulu mengecupi perut buncit Sifa.


Sholat berjamaah di mushola yang di maksud Sifa adalah solat berjamaah bersama anggota keluarga juga para pekerja di mushola pribadi mereka sendiri yang ada di lantai bawah dekat taman.


*****

__ADS_1


''Pelan-pelan sayang.''kata Kevin memperingati Sifa saat turun ke lantai bawah....padahal turunnya juga memakai lift bukan anak tangga tapi Kevin tetap menuntun Sifa dan hal itu sungguh membuat Sifa merasa tidak nyaman alhasil Sifa pun masang wajah cemberut di buatnya.


''Aku bisa jalan sendiri lo mas.''kata Sifa.


''Tapikan kamu sedang hamil tua sayang.''bantah Kevin.


''Bener itu mas...aku itu hamil buka pesakitan.''sahut Sifa dongkol.


*****


Sesampainya di bawah Sifa bertemu dengan anggota keluarga yang lain yang hendak melakukan sholat berjamaah.


''Loh...loh...anak mama ini kenapa?''tanya mama Iren yang penasaran karena wajah ayu sang menantu cemberut.


Akhirnya mereka berdua pun menceritakan segala nya.


*****


Maaf-maaf kemari gak up...tempat nenek author kemarin subuh kena musibah yaitu kemalingan jadi buat pikiran gak konsentrasi...butek bangat pikirannya.

__ADS_1


Sekali lagi aku minta maaf dan untuk semua yang komennya gak kebales....aku minta maaf 🙏🙏😊😊❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2