Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
299.Bab 298


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Sifa berdiam diri dikamar,dia berdiri sambil menatap pemandangan yang indah melalui jendela kamarnya.


Tak ada satu tetes air mata pun yang keluar dari mata indahnya,tapi dia hanya terdiam.


Cklek


Seolah menulikan pendengarannya,dia pun tak perduli kalau ada orang yang masuk kedalam kamarnya...tetap diam mematung di sekat jendela.


''Sayang.''bisik Kevin tepat di sebelah telinganya karena sang suami langsung memeluknya dari belakang.


''Maafkan sikap Kania tadi ya...''kata Kevin.''Jangan terlalu di ambil hati.''sambungnya lagi namun Sifa hanya diam membisu.


Entah kenapa setelah kehadiran sang suami di dekatnya,membuat hatinya bergemuruh kencang,sesak menyeruak di dalam dadanya dan air mata pun langsung berada di pelupuk matanya sehingga membuat mata indahnya sedikit berembun.


Kevin yang merasakan sang istri beberapa kali menghela nafasnya panjang membuatnya curiga karena sang istri seolah sedang menetralisir entah rasa apa yang saat di rasakannya.


''Sayang...hei.''panggil Kevin lagi dan langsung membalik tubuh wanitanya itu untuk menghadapnya.

__ADS_1


''Sayang...''panggil Kevin lagi yang langsung membuat air mata Sifa luruh seketika.


''Sini tatap mata aku.''kata Kevin dengan tangan yang menangkup kedua pipi Sifa lalu diangkatnya kearah atas agar bertatapan dengan mata elang miliknya.


''Hei...istri mas tumben kok cengeng seperti ini.''ledek Kevin.''Denger,mungkin Kania sangat lelah sehingga membuatnya emosi sepeti itu.''kata Kevin lagi namun Sifa tetap tak membuka sedikit pun suaranya.


''Sini mas peluk.''kata Kevin lalu membawa tubuh itu di pelukannya.''Menangislah...mungkin itu bisa membuatmu lebih tenang dan lega.''ucapnya lagi langsung membuat Sifa menangis sesegukan sejadi-jadinya di dekapan hangat sang suami.


Sampai beberapa saat mereka seperti itu dan Sifa pun juga sudah puas menumpahkan tangisnya.


''Sudah nangisnya?''tanya Kevin saat Sifa sudah tak sesegukan seperti sebelumnya.''Sudah puas?''tanyanya lagi dan di angguki oleh Sifa.


''Aku tidak lapar mas.''jawab Sifa.


''Sedikit saja.''bujuknya lagi namun Sifa menggelengkan kepalanya pertanda menolak apa yang di katakan Kevin.''Sedikit saja sayang,agar perutmu sedikit terisi...aku gak mau kalau kamu sampai sakit.''bujuk Kevin lagi.


''Aku cuma butuh istirahat saja mas.''kata Sifa.


''Baiklah kalau gitu sekarang kita istirahat saja,kamu pasti capek.''ajak Kevin.

__ADS_1


Sifa tertidur dalam dekapan hangat sang suami dan tanpa sadar Kevin pun ikut terlelap.


Seorang wanita itu terkadang sangat unik,jika dia sedang lelah...dia hanya perlu di dengarkan segala keluh kesahnya,terkadang dia hanya membutuhkan tempat untuk menangis sampai puas agar perasaannya lebih tenang dan lega,dia juga membutuhkan sebuah pelukan...dekapan hangat untuk membuatnya lebih tenang.


*****


Satu jam berlalu dan Kevin sudah terjaga dari mimpi indahnya.


Pemandangan indah yang pertama kali di lihatnya adalah wajah damai sang istri yang masih terlelap dan tanpa sedikitpun terusik dengan gerakan kecil yang di lakukan ya untuk meregangkan seluruh otot-otot dalam tubuh atletis milik mantan duda keren itu.


Setelah puas memandangi wajah ayu mommy dari ketiga anaknya,Kevin memutuskan untuk keluar dari kamar dan melihat ketiga buah hatinya,tapi sebelum itu dia mencuci wajah tampannya terlebih dahulu agar terlihat lebih segar.


*****


''Kak.''panggil Kania ketika Kevin berjalan menuju kamar anaknya.''Kak Sifa mana?''tanya Kania.


''Dia masih tidur.''jawab Kevin.''Ada apa kamu mencari istriku?''tanya Kevin dengan ekspresi datarnya.


''Aku...aku...''kata Kania.

__ADS_1


__ADS_2