Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
75.Bab 74


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Mereka semua menunaikan ibadah dahulu baru memulai makan siang bersama...karena kursi meja makan kurang kalau di duduki mereka plus anak-anak akhirnya mereka memutuskan untuk makan di teras belakang dengan lesehan sambil menikmati semilir angin.


Acara makan yang tidak terlalu formal dengan duduk lesehan seperti ini membuat suasana kekeluargaan semakin terasa serta keakraban yang semakin terjalin erat.


Jangan lupa selalu saja ada adegan drama yang terjadi dimana Kendra yang tak mau makan sayurnya...harus di bujuk-bujuk dan di rayu dengan seribu rayuan barulah dia mau memakannya.


Setelah makan mereka bersantai sejenak sambil mengobrol kembali.


''Sudah waktunya bobok siang sayang.''kata Nia memberi tahu anak-anaknya.


''Iya bunda.''jawab Arka dan adik-adiknya.


''Kendra kamu bobok siang di kamar kak Arka mau?''tanya Nia.


Kendra melirik dulu ke arah daddy dan mommynya batu setelah mommy serta daddynya mengangguk kendra pun mengangguk.


''Arka...ajak Kendra ke kamar kamu ya nak...''kata Nia lagi.

__ADS_1


''Iya bunda.''jawabnya.''Ayo Kendra.''ajak Arka.


''Kalian berdua...putrinya bunda yang cantik-cantik...kalian juga masuk kamar ya.''kata Nia pada kedua putrinya dan di iyakan oleh mereka.


Sedangkan ke enam orang dewasa itu masih duduk santai di teras belakang.


''Ehem...''dehem Kevin tiba-tiba.''Ayah,ibu,kak...ada yang ingin saya bicarakan.''kata Kevin setelah mereka semua menatap kearahnya.


''Iya silahkan.''kata ayah.


''Ini menyangkut tentang hubungan kami berdua antara saya dan Sifa.''kata Kevin yang membuat jantung Sifa berdegup kencang.''Orangtua saya ingin berkunjung kesini...bersilaturahmi sambil membicarakan hubungan kami lebih lanjut ke tahap yang lebih serius.''lanjutnya.


''Apa kamu sudah yakin dengan hubungan kalian ini?''tanya ayah.


''Kamu tau sendiri bahwa keluarga kami tidak seperti keluargamu yang dari kalangan atas...''kata ayah.


''Itu bukan suatu masalah bagi keluarga saya karena keluarga kami tidak pernah membeda-bedakan tentang strata atau status sosial...bagi kami semua sama saja.''kata Kevin.


''Baiklah kapan keluarga kamu akan datang kemari?''tanya ayah lagi yang ingin menyambut niat baik keluarga dari kekasih putri satu-satunya itu.

__ADS_1


''Secepatnya...maka dari itu saya bertanya kapan keluarga ayah siap menerima kedatangan keluarga saya...''tutur Kevin.


''Kapan pun kami siap.''jawab ayah.


''Bagaimana kalau lusa saja.''usul ibu.


''Baik bu saya akan bilang pada mama dan papa saya.''sahut Kevin.


''Fa,kamu temani Kevin ya...ibu sama ayah mau istirahat sebentar.''kata ibu.


''Kakak juga.''kata Arman.


''Kayaknya ada yang perlu kalian omongin berdua.''bisik Nia pada sang adik ipar karena dia tahu adik iparnya itu sama terkejutnya dengan mereka semua maka dia yakin bahwa mungkin Kevin tidak memberi tahu Sifa terlebih dahulu.


*****


''Kita ke sana yuk mas...kayaknya lebih adem.''ajak Sifa sambil menunjuk satu gazebo yang ada di halaman belakang dan Kevin pun menurut mengikuti langkah Sifa.


''Kok tiba-tiba mas...?''tanya Sifa.''Semalam kayaknya kamu gak nyingung tentang ini...''kata Sifa selanjutnya.

__ADS_1


''Iya baru tadi pagi mama dan papa ngomongin hal ini sama aku.''jawab Kevin.''Apa kamu marah?atau kamu keberatan?''tanya Kevin.


''Enggak,bukan begitu mas aku hanya sedikit terkejut saja...karena sebelumnyakan kita gak bahas tentang ini.''sahut Sifa.


__ADS_2