Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
268.Bab 267


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Kehidupan keluarga Sifa dan Kevin semakin bahagia dan harmonis,di tambah lagi dengan tingkah polah baby twins yang semakin hari semakin pintar dan menggemaskan,karena sekarang baby twins sudah menginjak usia hampir empat tahun sedangkan si tampan Kendra sudah berusia hampir sembilan tahun.


Sedangkan kedua orangtua Kevin yaitu mama Iren dan papa Adi sekarang sering bergilir untuk menginap di rumah para anak-anaknya serta menghabiskan waktu bersama anak dan cucunya...walaupun lebih banyak harinya tinggal bersama Kevin dan Sifa di mension utama keluarga Wijaya dan saat ini si bungsu Kania juga sudah menikah tiga tahun yang lalu dan tinggal di rumah mereka sendiri bersama dengan suami serta putrinya yang masih berusia dua tahun.


*****


Karena hari ini akhir pekan dan kebetulan mama Iren serta papa Adi sedang berada di rumah Kemal dan ayah Harun serta ibu Dewi juga sedang ada acara jadi Kevin memutuskan untuk memboyong keluarga kecilnya jalan-jalan ke mall sekalian karena ada beberapa keperluan yang ingin di beli oleh sang ibu negara.


Si mantan duren(duda keren) saat ini masih di kamar dengan sang istri tercinta.


''Ih mas...lepasin dulu.''kata Sifa karena sedari tadi Kevin ngerecokin dia yang sedang berdandan.


Tapi Kevin sama sekali tak mengindahkan ucapan Sifa dan masih setia melingkarkan kedua tangannya di perut Sifa dari belakang sambil meletakkan kepalanya bertumpu pada pundak sang istri yang sedang bersiap,tak lupa pula dengan bibir yang beberapa kali sibuk menciumi pipi putih dan leher jenjang Sifa dari samping.


''Mas...ih...''desis Sifa saat Kevin sibuk memainkan bibirnya.


''Emmm...''gumam Kevin tanpa menghentikan aksinya.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


''Mommy...Daddy...''seru princess seorang Kevin Wijaya sambil menggedor-gedor pintu kamar kedua orangtuanya.


''Kirana mas.''kata Sifa namun sama sekali tak di indahkan oleh Kevin yang sedang sibuk.


''Mommy...Daddy...buka.''serunya lagi.


''Mas.''sentak Sifa sambil mencubit tangan sang suami yang berada di perutnya.


''Aww...sakit sayang...kok di cubit.''protes Kevin.


''Habisnya kamu mas...tu Kirana teriak-teriak di depan kamar.''sahut Sifa.''Buka pintunya gih...kalau gak dia bakal teriak-teriak terus.''kata Sifa lagi.


Cup


''Sudah.''kata Sifa setelah mengecup bibir suaminya.


''Terimakasih sayang.''ucap Kevin yang kemudian melangkahkan kakinya menuju ke arah pintu kamarnya.


''Mommy...Daddy...buka.''seru Kinara lagi dari balik pintu


Cklek

__ADS_1


''Huh...''kata Kinara begitu pintu terbuka.


''Ada apa sayang?''tanya Kevin.


''Daddy...lama banget.''protes Kinara yang sudah mengerucutkan bibirnya lalu masuk melewati sang daddy tanpa menjawab pertanyaan dari daddynya itu.


Kinara langsung duduk di tepi ranjang orangtuanya dengan wajah di tekuk karena kesal.


''Sayang.''sapa Sifa namun hanya di lirik oleh Kinara dan itu membuat Sifa langsung menatap ke arah Kevin,namun yang di tatap hanya mengangkat kedua bahunya tanda kalau dia juga tak tau ada apa dengan putrinya.


''Princess Daddy ini sebenarnya ada apa sih?''tanya Kevin sambil duduk di sebelah putri tunggalnya.


''Kinara lagi sebel.''sahut Kinara.


''Sebel kenapa sayang?''tanya Kevin lagi dengan lembut.


''Sebel sama mommy dan daddy.''jawabnya.


''Daddy sama mommy?''tanya Kevin.


''Iya mommy sama daddy lama banget buka pintunya sampai Kinara capek dari tadi panggil sama gedor-gedor pintu.''paparnya.


''Maaf ya sayang...''ucap Kevin.

__ADS_1


__ADS_2