
❤️ Happy Reading ❤️
''Dan satu lagi...berhenti menghina tunanganku...karena kalau sampai kau tau fakta tentang siapa tunanganku sebenarnya...otak dan logika kamu itu takkan mampu menerimanya...''kata Sifa lalu menarik Kevin untuk keluar dari sana...dari ruangan yang membuatnya sangat sesak sampai sulit sekali untuk sekedar bernapas.
Sedangkan yang di ruangan masih berusaha mencerna apa yang di ucapkan oleh Sifa.
''Baru dapat tunangan pegawai bisa aja sombong...''ucap Siska.
''Bukannya kami dengar sendiri apa yang di ucapkan Sifa barusan...kamu akan tercengang jika mengetahui siapa tunangan Sifa sebenarnya.''sahut Nia yang ikut-ikutan geram.
''Cih.''decih Siska.
''Siapa sebenarnya laki-laki itu...?''dalam benak Erik pun bertanya-tanya.
''Kak Siska ternyata tega ya nikung saudara sendiri...''kata Gita.
''Dasar anak kecil...tutup mulut kamu itu.''seru Siska.''Kamu itu gak tau apa-apa.''lanjutnya.
Sedangkan di halaman belakang rumah ada Kevin yang berusaha meredamkan emosi Sifa yang masih meluap-luap.
__ADS_1
''Sayang...sudah ya...''bujuk Kevin sambil mengelus punggung sang kekasih.''Kamu sendirikan yang bilang kalau marah-marah itu gak bagus...''lanjutnya tapi sama sekali tak di respon oleh Sifa.
''Sayang...sini lihat aku.''ucap Kevin lalu sedikit memutar badan Sifa agar menghadapnya.''Istighfar...''kata Kevin lagi sambil menatap lekat Sifa.
''Astagfirullah Al azim...''kata Sifa dan dia mengulanginya beberapa kali sampai akhirnya diapun sedikit tenang.
''Senyum dong...masa mommynya Kendra cemberut aja sih...nanti cantiknya hilang lo...''goda Kevin yang akhirnya membuat senyum Sifa pun terbit di bibirnya.
''O iya dad kamu kok gak bilang kalau mau kesini?''tanya Sifa.
''Ya maaf...aku kira kamu sudah tau dari ibu kalau aku di minta kesini biar kenal sama saudara kamu.''jawab Kevin.''Tapi ternyata aku juga malah disuguhkan dengan adegan yang menarik...''goda Kevin lagi.
''Maaf ya dad untuk yang tadi.''lirih Sifa.
''Eh terimakasih ya atas kuenya...''ucap Sifa yang baru ingat.
''Iya sayangku.''jawab Kevin dan diapun membawa Sifa dalam pelukannya.
''Ehem...ehem...''
__ADS_1
Suara deheman membuat Kevin dan Sifa mengurai pelukan mereka.
''Kirain lagi nangis gak taunya malah mesra-mesraan...''sindir Nia.
''Iya ni kak...malah kita jadi lihat adegan live gini.''timpal Gita.
''Wah kayaknya kita datang gak tepat waktu ni...''goda Dara.
''Serasa dunia milik berdua ya...''ledek Gina adiknya Gita.
''Iya emang yang lain pada ngontrak...hahaha...''sahut Sifa menanggapi ledekan mereka berempat.
Kevin lega bisa melihat calon istrinya itu tertawa kembali...tapi dia juga sudah menyiapkan suatu kejutan untuk sepupu lucnut nya Sifa nanti di pesta pernikahannya...akan di buatnya tercengang nanti di sana agar dia gak bisa menghina Sifa dan dirinya lagi.
''Kok malah pada kesini?''tanya Sifa.
''Niatnya mau menghibur orang yang lagi sedih juga mau meredam emosinya tapi gak taunya...''kata Dara.
''Sumpek kak di dalam...males banget lihat dan dengar kak Siska sama mamanya yang ngebanggain harta tunangan kak Siska itu.''sahut Gita.
__ADS_1
''Iya kayak tu orang saja yang kaya seantero negeri ini...''sambung Gina.
Alhasil mereka semua malah asih mengobrol di sana.