
❤️ Happy Reading ❤️
''Sama-sama...aku juga mengucapkan terimakasih karena kamu sudah memilihku...dan aku menerimamu dengan segala kekuranganmu juga kelebihanmu...yang aku lihat kamu yang apa adanya bukan ada apanya.''sahut Sifa.
Kemudian Kevin meraih tangan kiri Sifa dan menyematkan cincin berlian di jari manisnya...Sifa pun kemudian melakukan hal yang sama terhadap Kevin.
Diraihnya tangan kanan Kevin dan di kecupnya punggung tangan yang kokoh itu oleh Sifa.
Setelahnya Kevin kembali lagi duduk di tempat duduknya yang semula.
''Sekarang giliran mama.''kata mana Iren lalu maju menghampiri Sifa sehingga Sifa pun berdiri kembali.
''Ini adalah gelang turun temurun dari keluarga Wijaya...karena kamu adalah calon nyonya muda Wijaya selanjutnya maka gelang ini mama serahkan ke kamu nak.''kata mama lalu memakaikan sebuah gelang di tangan kiri Sifa.
''Dulu mama juga di kasih ini oleh mamanya papa Adi...dan kenapa mama kasih ke kamu bukan ke Putri...itu kerena Kevin adalah putra sulung keluarga Wijaya di generasi ini...jadi tolong simpan baik-baik ya sayang...''katanya lagi.
''Iya ma insyaallah...terimakasih.''ucap Sifa.
''Selamat ya kak...''ucap Kania dan Putri.
''Terimakasih.''ucap Sifa.
''Kalau masalah pernikahannya bagaimana pak?''tanya papa Adi.
''Kalau itu saya terserah anak-anak saja.''jawab ayah Bayu.
__ADS_1
''Bagaimana Vin...Fa...''tanya papa Adi pada dua sejoli yang sedang berbahagia itu.
''Kami ingin membicarakannya dulu pa...yah kapannya.''jawab Kevin.
''Baiklah.''jawab papa Adi.
''Maaf karena sudah waktunya makan malam jadi mari kita makan malam dahulu...''kata ibu menginterupsi.
''Jadi merepotkan.''sahut mama Iren.
''Tidak sama sekali...mari bu.''ajak ibu pada mama Iren.
*****
''Suka...suka banget malah...terimakasih ya mas.''ucap Sifa.''Tapi apa ini gak terlalu mahal mas?''kata Sifa.
''Gak ada yang mahal kalau untuk kamu sayang.''jawab Kevin.''Bahkan duniapun akan aku berikan jika aku mampu karena kamu adalah duniaku.''lanjutnya.
''Manis banget si ngomongnya...''ujar Sifa.''Ehm aku gak nyangka kalau kita bakal tunangan malam ini karena aku pikir kamu sama keluarga kesini mau bahas tentang hubungan kita dan belum sampai ke tahap ini...''kata Sifa sambil tersenyum.
''Aku sudah gak sabar ingin mengikat kamu di dalam hidupku.''kata Kevin.''Dan maaf kalau acara tunangan kita tidak meriah dan di tempat yang mewah.''ucapnya.
''Bahagia aku dimanapun dan seperti apapun itu gak masalah kok mas.''sahut Sifa.''Aku bahagia malam ini...''lanjutnya.
''Aku jauh lebih bahagia.''sahut Kevin.''Tinggal satu tahap lagi hingga kamu benar-benar menjadi milikku seutuhnya...''lanjutnya.
__ADS_1
''Iya.''jawab Sifa.
*****
Acara inti sudah...makan-makan sudah...foto-foto pun sudah,karena hari sudah makin larut akhirnya keluarga Kevin berpamitan untuk pulang kekediaman mereka.
Sekarang tinggal keluarga Sifa plus Luna juga Egi yang ada di sana karena rencananya mereka berdua akan menginap di sana.
''Sini Fa.''kata Luna.''Oh zayeng aku selamat ya...semoga semuanya lancar sampai hari H.''ucapnya.
''Amin.''jawab Sifa.
''Sayang tolong fotoin aku sama Sifa dong.''pintanya pada sang kekasih sambil menyerahkan ponselnya.
''Ni sudah.''kata Egi.''O iya Fa...selamat ya.''ucap Egi.
''Terimakasih banyak ya...kalian berdua sahabat terbaikku.''ucap Sifa.''Kak.''panggil Sifa pada sang kakak ipar yang lewat di dekat mereka.
''Apa dek?''tanyanya.
''Kak,perasaan waktu tadi sore aku pulang gak ada dekor sama sekali ko ini...''kata Sifa.
''Tadi sore ada orang suruh Kevin yang nyiapin ini semua.''jawab Nia.''Buat photo-photo...biar ada kenangan.''lanjutnya.
''Jadi dia sudah nyiapin ini semua...''gerutunya.
__ADS_1