Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
303.Bab 302


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Keadaan kembali seperti semula saat Kania sudah meminta maaf pada Sifa...


Keceriaan kembali hadir dalam liburan keluarga Wijaya...


Mungkin saja Sifa di bilang berlebihan tapi dia melakukan itu hitung-hitung memberi sedikit pelajaran pada adik iparnya itu agar lain kali dapat menjaga omongannya.


Apalagi bila kita dalam keadaan sakit atau pun capek,hanya dengan omongan yang sedikit pedas saja maka akan mudah membuat seseorang tersinggung dan sakit hati.


''Kita jadi panggang memanggang nanti malam?''tanya Putri.


''Iya jadi.''jawab Sifa.


Siang menjelang sore ini semua sedang duduk santai di teras belakang vila.


''Kalau gitu mendingan kita siap-siap dari sekarang biar gak kesorean nanti selesainya.''usul Kania.


''Bener banget.''sahut Nia.''Kita bagi tugas gimana?''kata Nia ikut memberikan usul.


''Iya...iya...''sahut semuanya.


''Ya udah kalau gitu para pria nyiapin tempatnya,seperti meja juga tempat memanggang.''kata Sifa.''Sedangkan yang perempuan...kita nyiapain bahan-bahan buat barbequenya.''katanya lagi.


''Oke setuju.''seru semuanya.


''Eith untuk mama,papa,ibu dan ayah cukup diam disini sambil awasi anak-anak aja.''kata Sifa.


''Baiklah,kami nurut aja.''jawab ibu Dewi.

__ADS_1


''Ayo kita mulai siapin.''ajak Sifa menuju ke arah dapur.


Sedangkan yang laki-laki di beri tahu mang Jajang untuk mengeluarkan meja besar serta alat panggang dari gudang,serta tak lupa pula mereka menyiapkan tikar untuk duduk lesehan nanti saat makan.


*****


''Kita bagi tugas saja...gimana?''tanya Sifa.


''He'em.''jawab mereka.


''Emm Na tolong kamu perasin jeruk ya buat nanti minumannya.''kata Sifa.


''Baik Fa.''jawab Nana.


''Kalau Putri bikin bumbu buat olesan ikan sama ayam gimana?''tanyanya pada istri dari saudara iparnya itu.''Sama buat bumbu ungkep untuk ngungkep ayamnya dulu.''sambungnya lagi.


''Iya kak.''jawab Putri.


''Siap kak.''jawab Kania.


''Terus kakak ngapain Fa?''tanya Nia.


''Kakak bisa bantu buat ngupasin bumbu-bumbunya sama nyiapin sosis untuk di bakar...karena anak-anak pasti pada nanyain itu.''sahut Sifa.''Mbok Darmi nanti bantu Sifa buat bersihin ikan sama ayamnya ya...''kata Sifa.


''Baik nyonya.''jawab mbok Darmi.


''Ini ayamnya sudah saya potong nyonya.''kata mang Jajang yang masuk dari pintu belakang.


''O iya taruh di luar saja mang...nanti biar saya dan mbok Darmi yang bersihkan.''jawab Sifa.

__ADS_1


''Kalau gitu saya pamit mau nangkap ikan dulu nyonya.''pamit mang Jajang.


''Yang banyak ya mang.''seru Kania dan di angguki oleh mang Jajang.


Di vila itu memang mang Jajang dan mbok Darmi memelihara ayam kampung dan juga melihara ikan gurame untuk mengisi waktu luang mereka,karena kandang serta kolam ikan sudah di sediakan disana oleh Kevin dan hasilnya buat mang Jajang beserta istrinya.


Saat Sifa dan mbok Darmi sudah selesai membersihkan tujuh ekor ayam bertepatan dengan itu juga mang Jajang datang membawa ikan hasil tangkapannya di kolam.


Mbok Darmi sangat cekatan dalam membersihkan ayamnya jadi cepat selesai.


''Di timbang dulu mang ada berapa kilo.''titah Sifa.


''Buat apa Nya?''tanya mbok Darmi.


''Ya biar kita tau beratnya berapa mbok.''jawab Sifa.


''Iya simbok tau Nya tapi buat apa.''kata mbok Darmi.


''Nanti buat kita bayarnya.''kata Sifa.


''Eh gak usah Nya...gak usah di bayar.''sahut mbok Darmi.''Iya kan pak?''tanyanya pada sang suami.


''Ya gak bisa gitu dong mbok...nanti kalian bisa rugi.''kata Sifa.


''Beneran Nya gak usah.''kata mbok Darmi lagi.


''Kalau gitu terimakasih ya mbok...mang.''ucap Sifa.


''Iya sama-sama nyonya.''kata mbok Darmi.

__ADS_1


Sifa dan mbok Darmi kini di bantu oleh mang Jajang untuk membersihkan ikan-ikan gurame yang sudah besar-besar itu...mungkin sekilo sekitar isi dua atau tiga ekor.


Sebenarnya ikan milik mang Jajang sudah panen beberapa hari yang lalu,tapi karena sang majikan menelpon akan liburan kesana jadi sengaja di sisakan olehnya agar dapat di nikmati oleh Kevin dan keluarganya.


__ADS_2