
❤️ Happy Reading ❤️
Setelah sampai di ruangan ternyata di sana sudah ada Luna yang standby dan hal ini semakin membuat Sifa bertanya-tanya dalam hatinya sebenarnya apa yang terjadi.
''Baiklah tolong bantu dokter Sifa untuk berbaring.''kata Luna mengintruksi para suster perawat yang ada di sana sedangkan dokter yang memeriksa Sifa tadi sudah kembali ke ruangannya.
''Biar saya saja.''cegah Kevin lalu langsung mengangkat Sifa dan membaringkannya dengan pelan seolah istrinya itu adalah barang berharga yang mudah pecah.
''Kita mulai ya...''kata Luna lalu menyikap sedikit baju pasien Sifa dan mengoleskannya sebuah gel kemudian di tempelkannya sebuah alat untuk USG dan sedikit memutar-mutarnya pelan diperut rata Sifa.
Di depan Sifa berbaring sudah ada layar monitor besar untuk melihat hasil USG.
''Bisa kita lihat ya pak...dok...itu adalah kantung rahimnya.''kata Luna mulai menjelaskan.''Dan lihat tidak cuma satu melainkan ada dua.''lanjutnya.''Dan titik kecil ini adalah calon bayi kalian.''sambungnya lagi.
''Karena kehamilannya masih sekitar empat minggu jadi masih sebesar biji kacang hijau tapi bisa di pastikan kalau semuanya aman dan sehat.''kata Luna lagi.
''Lun ini serius?''tanya Sifa.
''Iya Fa...''jawab Luna sambil mengembangkan senyumnya.
''Mas...''panggil Sifa yang melihat Kevin masih memandangi layar monitor di depan mereka.
''Iya sayang.''sahut Kevin.
__ADS_1
''Aku hamil mas...kita akan punya anak lagi...anak kita kembar...Kendra akan punya adik.''cerocos Sifa dengan air mata bahagia yang sudah meleleh di pipinya.
''Iya sayang...''jawab Kevin.''Terimakasih...terimakasih banyak.''ucap Kevin yang sudah merengkuh tubuh sang istri dalam pelukannya sambil menciumi puncak kepala sang istri berkali-kali dan mengagumkan kata terimakasih berkali-kali.
''Kamu harus banyak istirahat dan gak boleh kelelahan serta stres Fa.''kata Luna sambil membersihkan sisa gel tadi tentunya setelah Kevin dan Sifa melepaskan pelukan mereka.''Dan sebagai seorang dokter aku rasa kamu paham akan hal ini.''katanya lagi.
''Iya...terimakasih ya Lun.''ucap Sifa.
''Sama-sama zayeng...dan sekali lagi selamat ya...''ucap Luna sambil memeluk tubuh sahabatnya.
Luna kemudian menyerahkan photo hasil USG pada Sifa.
''Ini photo hasil USGnya dan ini sudah aku tuliskan resep vitamin buat kamu nanti biar di antar sama suster ke ruangan rawat kamu.''kata Luna.
''Lun...memang aku belum boleh pulang ya?''tanya Sifa penuh harap.
''Oh baiklah.''sahut Sifa pasrah.
Setelah mengucapkan terimakasih Kevin dan Sifa pun kembali ke ruang rawatnya.
*****
Cklek
__ADS_1
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Sayang...kamu gak apa-apa nak?''tanya ibu Dewi langsung menghampiri anak dan menantunya yang baru masuk.
Tadi sewaktu Sifa dan Kevin USG orangtua serta kakak Sifa datang jadi belum sempat ketemu.
''Biarkan Sifa masuk dulu bu'.''tegur ayah Harun.
''Bagaimana?''tanya mama Iren begitu Sifa sudah berbaring kembali ke ranjangnya.
Kevin dan Sifa saling tatap kemudian Kevin merogoh saku celananya untuk mengambil sesuatu.
''Positif ma.''sahut Kevin kemudian sambil menyerahkan photo hasil USG.
''Apanya yang positif?''tanya ibu Dewi bingung.
''Sifa hamil bu.''jawab Kevin.''Dan dari hasil USG Sifa mengandung bayi kembar.''jelasnya.
''Hah...benarkah?''tanya mama Iren sedikit tak percaya dan di angguki oleh Kevin.''Selamat sayang.''ucap mama Iren memeluk lalu mencium Sifa.
''Selamat ya sayang...jaga baik-baik calon cucu kembar ibu.''ucap ibu Dewi bergantian memeluk dan mencium Sifa.
__ADS_1
*****
Aku udah kasih Sifa hamil baby kembar ni...sesuai permintaan para readers...tambahin like,juga komen plus vote dan bunga atau kopinya ya...terimakasih🙏🙏😊❤️