Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
240.Bab 239


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Bagaimana Put?''tanya mama Iren setelah kembali dari dapur.


''Sudah ada di perjalanan ma...mungkin kena macet.''jawab Putri.


''Maaf nyonya di luar ada orang katanya mengantar pesanan kue.''kata salah satu art menghampiri mama Iren.


Kemudian mama Iren meminta beberapa orang art untuk membantunya membawa kue-kue yang telah di antarkan.


Mama Iren meminta para art untuk membawa kue-kue itu ke dapur bersih dan juga meminta mereka menata di tempat kue yang ada tutupnya karena hari sudah menjelang siang.


''Pesen kue apa aja ma?''tanya Kevin penasaran.


''Banyak.''sahut mama Iren singkat.''Bik,tolong bawa ke sini ya kuenya...kami ingin mencicipinya.''kata mama Iren pada salah satu art.


''Baik nyonya.''jawabnya.


Satu persatu kue yang di pesan pun di hidangkan mulai dari macaroon...



cake tiramisu



cake red velvet

__ADS_1



dessert boks coklat



dessert boks buah



bolu gulung pandan



aneka kue tradisional juga ada karena keluarga Wijaya terutama mama Iren tak pernah bisa lepas dari yang namanya kue-kue tradisional khas negara tercinta.



''Mau kue macaroon mom.''pinta Kendra kemudian Sifa pun mengambilkan untuk sang putra.


''Terimakasih mom.''ucap Kendra.


''Sama-sama sayang.''sahut Sifa.


''Cih dasar penggila macaroon...gak pernah bisa liat kue macaroon nganggur.''cibir Kania.


''Kania.''tegur papa Adi yang membuat Kania langsung kicep,karena papa Adi tak ingin si bungsu bikin masalah dengan cucunya.

__ADS_1


''Kok pesen desert boks juga ma?''tanya kemal.


''Ya kan tamunya juga banyak anak-anak dan anak-anak itu biasanya paling suka sama macaroon juga desert boks.''jawab mama Iren.


''Bener juga sih.''kata Kemal.


''Nanti kita sholat dzuhur berjamaah dahulu baru bersiap.''kata papa Adi mengintruksi dan di setujui oleh semuanya tentu saja kecuali Sifa ya.


''Gak nyangka bakal ketemu kue tradisional di sini.''kata Nia dan di angguki oleh ibu Dewi.


''Di sini hampir selalu ada kak.''jawab Kania.''Karena kami semua suka dan terutama mama tu doyan banget.''lanjutnya lagi.


''Ya gimana dong...habis enak.''sahut mama Iren sambil memakan kue tradisionalnya.


''Bener banget bu'.''sahut ibu Dewi.''Kue tradisional kita gak kalah enak dengan kue-kue luar juga kue-kue modern lainnya.''lanjutnya lagi.


''Setuju banget.''sahut mama Iren lagi.


*****


Kini semua anggota keluarga sudah selesai bersiap dan sudah memakai pakaian seragam masing-masing.


Papa Adi,ayah Harun,mama Iren juga ibu Dewi menyambut tamu di pintu depan sedangkan Kemal,Putri,Kania,Arman juga Nia plus anak-anak mereka ikut menemani serta menyapa para tamu kenalan mereka yang hadir.


Semua tamu sudah hadir termasuk para anggota pengajian,anak yatim juga tak lupa seorang ustadz yang akan memimpin do'a untuk mendo'akan keluarga mereka khususnya baby twins beserta kakak dan orangtuanya.


Kevin turun dengan menggendong baby girl dengan sebelah tangannya sedangkan di sampingnya yang berjalan beriringan dengannya ada sang istri...Sifa dengan mengendong baby boy dan sebelah tangan mereka berdua sama-sama menggandeng tangan Kendra sang putra sulung.

__ADS_1


Kevin dan Sifa sama-sama tak mau kalau sampai Kendra kekurangan kasih sayang dari mereka berdua meskipun mereka saat ini sudah miliki anak kandung mereka sendiri...bagaimanapun menurut mereka Kendra tetaplah putra sulung mereka terlepas dari apapun itu.


__ADS_2