Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
159.Bab 158


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Yank...''panggil Kevin saat mereka sudah berbaring di tempat tidur dengan Kendra yang berada di tengah-tengah mereka.


''Hem.''jawab Sifa sambil memiringkan tubuhnya kearah Kevin.


''Memangnya kamu beneran gak apa-apa yank nikah sama aku?''tanya Kevin.


''Hah maksudnya?''tanya Sifa balik.


''Ya menikah dengan duda berbuntut satu kayak aku.''kata kevin lagi yang membuat Sifa tersenyum.


''Aku justru seneng banget dad.''sahut Sifa yang membuat Kevin mengernyitkan dahinya.''Iya karena beli satu dapat gratis satu...''kata Sifa lagi yang di sertai kekehan.


''Memangnya aku apaan...beli satu gratis satu...sabun cuci piring.''sungutnya.


''Hahaha bukan gitu dad.''sahut Sifa dengan tertawanya.''Ya kan enak bisa langsung punya anak tanpa hamil dan melahirkan...sudah gede lagi.''lanjutnya.


''Terimakasih ya yank karena kamu sudah mau menerima kami.''ucap Kevin dengan satu tangannya terulur untuk mengusap pucuk kepala Sifa dengan lembut.


''Aku juga berterimakasih dad karena kalian sudah mau menerima aku untuk masuk dalam kehidupan kalian berdua.''balas Sifa.''Walaupun Kendra bukan anak kandungku tapi rasa sayangku sudah tumbuh semenjak pertama kali aku melihatnya.''ungkapnya.''Jujur sejak pertemuan pertamaku dengan Kendra...membuatku selalu terbayang wajah tampan nan menggemaskan ini...''lanjutnya dengan membelai pipi Kendra.


''O iya besok jadi kerumah ayah?''tanya Kevin.

__ADS_1


''Jadi.''jawab Sifa.


''Kita berangkat setelah olahraga aja ya...jangan siang-siang biar gak kena macet.''kata Kevin.


''Aku sih terserah kamu dad.''jawab Sifa.


''Mau nginep gak?''tanya Kevin.


''Ehm...nginep semalem boleh gak?''tanya Sifa ragu-ragu.


''Ya boleh dong sayang.''sahut Kevin sehingga membuat Sifa berbinar bahagia.


''Sekarang lebih baik kita beristirahat agar besok gak kesiangan bangunnya.''kata Kevin dan di angguki oleh Sifa.''Selamat malam my wife...''ucap Kevin.


Lalu keduanya pun tidur terlelap tanpa melakukan ritual yang sudah menjadi candu kevin beberapa hari ini semenjak menikah.


*****


Begitu bangun dari tidurnya pertama kali yang dilihat Sifa adalah dua wajah tampan dua orang beda generasi yang kini mengisi ruang di hatinya...melihat dua orang itu masih tertidur lelap membuat Sifa menarik bibirnya ke atas membentuk senyuman.


Cup


Cup

__ADS_1


Dikecupnya satu persatu kedua wajah tampan yang kini menjadi miliknya itu.


''Bangun sayang...''kata Sifa pada dua jagonya.


''Kendra sayang...''bisik Sifa tepat di telinga Kendra yang membuat bocah itu membuka kedua matanya.


''Mommy.''panggil Kendra.


''Iya sayang...ayo bangun yuk sudah pagi...nanti kesiangan lo sholat subuhnya.''kata Sifa lembut sambil mengusap pipi Kendra dengan tangannya.


''Iya mom.''jawab Kendra.


''Anak pinter.''pujinya lalu mengecup kening Kendra.''Sekarang kita bangunin daddy yuk...''ajak Sifa dan diangguki olehnya.


''Daddy sayang...sudah pagi lo.''bisik Sifa pada telinga Kevin.


''Sebentar ya yank.''ucap Kevin dengan suara serak khas bangun tidur.


''Tapi ini sudah pagi lo dad...nanti kita bisa kesiangan lo sholat subuhnya.''kata Sifa lagi.


''Eugh...''lenguh Kevin meregangkan otot-otot tubuhnya.''Hoam...''sambil sesekali menutup mulutnya karena menguap.''Hai jagoan daddy sudah bangun ternyata.''kata Kevin setelah mengucek kedua matanya.


''Iya dad kan mau sholat subuh sama mommy...sama daddy.''jawab Kendra yang membuat senyum Kevin terbit di bibirnya.

__ADS_1


''Morning kissnya mana...''pinta Kevin yang langsung mendapatkan ciuman dari sang putra.''Mommy kok gak ngasih morning kiss...''protes Kevin yang membuat Sifa geleng-geleng kepala namu tetap memberikan satu morning kiss untuk Kevin juga Kendra dan dia pun mendapatkan dua morning kiss dari dua pria tampan itu.


__ADS_2