Married With You [MARZEL]

Married With You [MARZEL]
[22]. Reksa Berulah


__ADS_3

09:15


Zelia sudah siap dengan kaos pendek berwarna putih dengan celana jins panjang.  Dia mengikat kuda rambut panjangnya lalu menghampiri Marvel yang sedang bertelanjang dada mencari baju di lemari.


"Cari apa si, Vel?"


Marvel menolehkan kepalanya lalu menatap Zelia sejenak."Cari kaos."


"Itu kaos banyak di lemari."Dengan cekatan Zelia langsung mengambilkan kaos putih dan menyerahkannya kepada Marvel."Pake ini biar di kira couple,"lanjut Zelia.


Marvel hanya mengangguk pelan lalu segera memakai bajunya."Ayok,"ajak Marvel seraya meraih kunci mobilnya dan berjalan keluar kamar di susul Zelia di belakangnya.


Kini Zelia dan Marvel sudah ada di jalanan, tetapi gadis itu mengerutkan keningnya bingung saat Marvel membawa mobilnya entah kemana.


"Katanya ma—"


"Kita jalan-jalan dulu. Ke rumah Mama bisa nanti siang sampe malem,"potong Marvel yang langsung di angguki Zelia.


Marvel menghentikan mobilnya di salah satu cafe, setelah mematikan mesinnya laki-laki itu langsung turun membukakan pintu untuk Zelia.


"Kita makan dulu,"ajak Marvel. Pasalnya mereka dari pegi memang belum sempat makan.


Setelah masuk Marvel segera memesan makanan untuk dirinya dan Zelia. Sampai akhirnya pesanan mereka tiba dan langsung di nikmati.


"Sayang, aku ke toilet bentar,"pamit Marvel seraya beranjak dari kursinya yang langsung di angguki oleh Zelia.


Zelia kembali melanjutkan makannya tetapi tiba-tiba dia tersedak saat ada seseorang yang berbisik di telinganya.


"Selamat datang Zelia,"bisik laki-laki itu yang membuat Zelia langsung bangkit dari kursinya.


"Re-Reksa,"cicit Zelia dengan tatapan penuh ketakutan. Gadis itu mundur beberapa langkah memberi jarak, walaupun tubuhnya terasa kaku dan sedikit bergetar.


"Kenapa, hm?"Reksa semakin mendekati Zelia tetapi gadis itu hanya diam. Karena tubuhnya benar-benar sangat sulit untuk di gerakan, dia menolehkan kepalanya di sini benar-benar sepi. Ada orang pun tak ada yang mempedulikan mereka.


"Kenapa takut banget, si,"gumam Reksa seraya hendak menyentuh pipi Zelia tetapi tangan lain lebih dulu menepisnya.


Zelia berjengit kaget saat ada yang melingkarkan tangannya di pinggangnya dengan posesif membuat tubuhnya sedikit tertarik.


"Masih berani nampakin muka lo di hadapan Zelia?"gumam Marvel dengan tatapan penuh amarah.


Reksa terkekeh pelan melihat bagaimana Marvel melingkarkan tangannya dengan sangat posesif di pinggang gadis itu."Siapa si lo? Kenapa dari dulu selalu sok-sok'an jadi pahlawan Zelia,"ucap Reksa.


Marvel yang di tanya seperti itu pun tertawa meremehkan Reksa."Mau tau siapa gue? Gue orang yang bakal bikin lo mati berdiri kalo berani nyentuh Zelia,"ancam Marvel.


"Lo pikir gue takut? Mungkin lo cuma bodyguard dia kan? Karena dari dulu lo cuma di—"


Bugh


Bugh


"Lo tau siapa gue?! Gue suami dia asal lo tau. Dan gue tekanin sekali lagi, kalo sampe lo berani ganggu dia lagi. Gue bakal bunuh lo saat itu juga,"ancam Marvel lalu dengan kasar melepaskan cengkeramannya di kerah Reksa membuat laki-laki itu langsung tersungkur ke lantai.


Marvel berdiri lalu meraih tangan Zelia. Dia mengecup kening Zelia sejenak menyadarkan gadis itu dari keterkejutannya. Lalu membawanya ke dalam mobil.


Marvel yang sudah duduk di kursi kemudi menatap Zelia yang duduk di sampingnya, gadis itu masih shock. Marvel meraih tangan Zelia lalu membawanya ke dalam genggamannya membuat gadis itu langsung menolehkan kepalanya.


"Masih takut?"


Zelia hanya mengangguk lemah dengan tatapan sendunya. Tiba-tiba suara tawa Reksa kembali berputar di otaknya, tawa yang sangat Zelia benci.


"Kita pulang, ya?"tanya Marvel.


"Kita mau ke rumah mama, kan?"jawab Zelia dengan suara bergetar.

__ADS_1


"Kapan-kapan aja, kamu harus istirahat."Marvel langsung menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya meninggalkan area cafe dengan satu tangannya yang masih menggenggam tangan Zelia.


Zelia merasa sedikit tenang, karena tadi Reksa tak sempat menyentuhnya. Dia benar-benar lega karena Marvel cepat menolongnya, andai saja tadi Marvel tak datang mungkin Reksa sudah membawanya pergi. Lalu keja—


Zelia langsung menggelengkan kepalanya kuat-kuat seraya mencengkram tangan Marvel yang menggenggamnya. Hal itu sontak membuat Marvel langsung menolehkan kepalanya.


"Are you okay?"tanya Marvel seraya menepikan mobilnya di pinggir jalan.


Zelia hanya mengangguk pelan."I'm okay."


"Jangan di pikirin lagi, ya?"pinta Marvel seraya mengusap sebelah pipi Zelia.


"Tapi kalo dia nyamperin aku lagi gimana?"tanya Zelia dengan segala rasa ketakutannya.


"Itu gak akan pernah terjadi. Aku bakal selalu ada di samping kamu, buat ngelindungin kamu dari apapun yang berbahaya,"ungkap Marvel mencoba untuk menenangkan Zelia.


"Aku mau pulang,"gumam Zelia seraya kembali meluruskan pandangannya ke jalanan, membuat Marvel langsung kembali melajukan mobilnya.


Sesampainya di garasi Marvel langsung mematikan mesin mobilnya dan segera turun membukakan pintu untuk Zelia yang sudah tertidur di kursinya.


Dengan tenaga yang di milikinya Marvel membawa tubuh Zelia ke dalam gendongannya lalu menutup pintunya dengan siku. Dia berjalan memasuki rumahnya membawa Zelia ke kamar.


Setelah menidurkan Zelia di ranjang Marvel berdiri hendak ke kamar mandi tetapi lengannya di tahan oleh Zelia.


"Mau kemana?"


"Kamar mandi bentar,"jawab Marvel dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mengganti celana panjangnya menjadi pendek. Setelah selesai dia keluar dan ikut tidur di samping Zelia.


Lamunan Zelia buyar saat Marvel memeluk tubuhnya dari belakang."Jangan di pikirin lagi."


Zelia membalikan tubuhnya hingga kini sudah berhadapan dengan Marvel."Kalo Reksa masih ngincar aku lagi gimana?"


"Gak akan, Zel. Udah kamu tidur aja,"jawab Marvel membuat Zelia mulai memejamkan matanya.


...Black Dragon...


^^^Reksa masih berkeliaran?^^^


Alden: Berulah lagi?


Danil: OASU! DIA GANGGU ZELIA LAGI?!


Rendra: Dia emang masih punya dendam Vel, mungkin masalahnya sama Bang Jordan belom selesai


Kenzo: Harus segera di musnahkan


^^^Tadi di cafe, hampir nyentuh Zelia lagi^^^


Kenzo: Anjing emang tu anak satu!


Rendra: Kemaren Gea juga hampir jadi sasaran Vel. Tapi untung gue sama Alden kebetulan lewat


Marvel mengepalkan tangannya kuat-kuat saat membaca pesan dari Rendra. Dia benar-benar harus segera memusnahkan makhluk yang bernama Reksa. Bahkan adiknya pun hampir menjadi sasaran.


...Black Dragon...


Kenzo: Semua yang bersangkutan sama anak Black Dragon pasti bakal di incer. Apa lagi cewek bisa di jadiin ancaman buat kita nemuin mereka. Karena Bang Jordan dulu ketua kita, makanya sekarang yang bersangkutan sama Bang Jordan dan black Dragon bakal di incer


Alden: Intinya temen-temen Zelia harus bener-bener kita pantau. Karena Reksa pasti bakal terus ngincer mereka.


Danil: Emang setan anak Tiger itu. Mainnya pake anceman. Gak berani mandiri


^^^Kita yang penting harus hati-hati aja^^^

__ADS_1


Rendra: Raka ternyata anak Tiger juga


Kenzo: Anjing! Kenapa anak Tiger jadi di mana-mana si?!


^^^Raka? Yang hampir ngelecehin Maura?^^^


Danil: BENER NGABBBB


^^^Dia beneran anak Tiger?^^^


Rendra: Iya, gue udah selidikin


Alden: Kenapa dia bisa ngincer Maura?


Rendra: Abang Maura yang nyuruh Raka buat mata-matain Maura di sekolah


^^^Bego! Nyesatin adek sendiri^^^


Alden: Malam ini kita datengin markas Tiger?


Rendra: Jangan, kalo mereka mancing baru kita ladenin


Kenzo: Se7


Danil: Kenapa gak yes aja? Gatel tangan gue ni pengin mukul wajah Reksa


^^^Gue gak bisa. Zelia masih ketakutan dan gue harus jagain dia dulu^^^


Alden: Oke


Kenzo: MAK PENGIN KAWIN KAYA MARVELL😭😭


Danil: IYA WEHHH, BISA ENAK-ENAK 👉👌🤰


Alden: Nikah dulu bego!


Rendra: Kalo Kenzo kawin dulu baru nikah


^^^Enak banget sumpah. Kalo tidur anget^^^


Rendra: Udah jebol dong?


Kenzo: Eh! Kok Rendra tau bahasa jebol gitu? Pengalaman Ren?


Alden: Rendra tontonanya bokep!


Rendra: Anjing lo Al!


Danil: ASTAGFIRULLAH DOSA REN


Danil: Jangan lupa bagi linknya ya🤸


^^^Praktek langsung dong kaya gue^^^


^^^Kalian mainnya nonton doang gak mau praktek^^^


Setelah membalas pesan itu Marvel langsung mematikan ponselnya dan meletakkannya di nakas. Laki-laki itu terus mengamati wajah Zelia yang terlelap.


Cup


"Anak siapa, si?"gumam Marvel setelah mengecup bibir Zelia. Dia semakin menarik tubuh Zelia agar lebih dekat lalu ikut memejamkan matanya.


...•••...

__ADS_1


__ADS_2