Married With You [MARZEL]

Married With You [MARZEL]
[33]. Antara Zelia, Marvel & Fara


__ADS_3

"Zel, lo kenapa, si? Sakit, ya?"


"Iya Zel, kalo sakit ngomong, kek."


"Zel, kok diem aja, si?"


"Zel, lo sakit beneran?"


"Zel, kita khaw—"


"Gue gak papa Gea, Kara, Liora!"


Mendengar jawaban Zelia membuat Kara, Gea dan Liora yang sedari tadi terus bertanya langsung bungkam. Mereka benar-benar khawatir melihat kondisi Zelia pagi ini. Dengan kantung mata yang terlihat jelas, bibir pucat pasi. Seakan-akan wanita itu tidak tidur semalaman.


Kara menolehkan kepalanya saat melihat Fara baru tiba."Tumben siang, Far?"


Fara meletakan tasnya di meja lalu menghampiri Kara. Dia menyempatkan untuk melirik Zelia yang sangat berantakan sekilas."Gue kesiangan, tadi malem tidurnya pules banget."


"WEHHH, kenapa, tu?"heboh Gea. Sedangkan Liora hanya diam, dia sudah dari lama menyadari bahwa ada yang tidak benar antara Zelia dan Fara.


Kara menyunggingkan sudut bibirnya."Ada lah, intinya gue seneng. Karena—"Fara menjeda ucapannya lalu menatap Zelia yang juga sedang menatapnya."Pujaan hati gue, semalem nginep."


"Serius, Far? Siapa, si? Gue jadi kepo."Kara menatap Fara penuh rasa penasaran.


Fara yang di tanya seperti itu pun, dalam hati bersorak gembira. Apa lagi melihat kondisi Zelia pagi ini yang terlihat benar-benar kacau."Besok juga tau, gue keluar dulu."Fara langsung berjalan keluar kelas.


"Emm, gue ke kamar mandi dulu, ya,"pamit Zelia yang langsung di angguki teman-temannya.


Zelia dengan tergesa-gesa berjalan keluar kelas lalu mengejar langkah Fara yang sudah sedikit jauh di depannya. Saat hendak memanggilnya Zelia menghentikan langkahnya karena melihat Marvel. Tapi, laki-laki itu justru menghampiri Fara.


Fara melingkarkan tangannya di lengan Marvel, dia semakin menyunggingkan sudut bibirnya saat melihat Zelia di hadapan mereka.


"Vel, ayo ke perpustakaan,"ajak Fara seraya berjalan dengan Marvel.


Zelia masih mematung di tempatnya melihat Marvel hanya diam ketika Fara melingkarkan tangannya di lengan laki-laki itu."Vel,"panggil Zelia seraya menahan lengan Marvel saat laki-laki itu melewatinya.


"Apa?!"


"Nanti pulang bar—"


"Gak bisa. Dia sama gue,"potong Fara.


Zelia hanya diam, tatapannya masih tertuju kepada Marvel yang juga sedang menatapnya."Gue gak bisa. Lo udah dewasa, jangan manja."


Liora yang memang dari tadi mengikuti Zelia kini menghampiri mereka. Ternyata benar, dugaannya selama ini. Ada yang tidak benar antara Zelia dan Fara.

__ADS_1


"Zel, ayok ke kelas aja. Buat apa si lo di sini?"


Zelia sedikit terkejut saat melihat Liora."Ra, lo kenapa di sini?"


"Itu gak penting."Tanpa aba-aba Liora langsung menarik lengan Zelia agar kembali ke kelas. Sebelum benar-benar pergi dia menyempatkan untuk menatap Fara sejenak.


Marvel menatap punggung Zelia yang mulai menjauh, dia mengepalkan tangannya kuat-kuat lalu mengajak Fara untuk pergi ke perpustakaan. Belajar bareng, karena sebentar lagi mereka akan ujian kelulusan.


Saat sudah berada di depan kelas Zelia menghentikan langkahnya membuat Liora ikut berhenti."Kenapa, Zel?"tanya Liora.


"Lo udah liat semuanya, kan? Plis bantu gue, jangan bilang ke Kara sama Gea. Gue gak mau kalian jadi musuhan sama Fara karena ini,"pinta Zelia dengan tatapan memohon.


Liora menatap Zelia tak mengerti."Kenapa? Kenapa lo masih mau temenan sama orang yang jelas-jelas udah ngancurin hati lo, Zel?"


Zelia menghela nafas pelan."Gue, gue gak bisa benci Fara. Karena dia sahabat gue, Ra,"ungkap Zelia. Tatapannya resah, dan Liora menyadari itu.


"Jadi? Emang dugaan gue selama ini bener, kan? Ada yang gak beres sama kalian?"


"Jangan pikirin gue. Gue cuma minta diem aja, jangan kasih tau siapa-siapa tentang ini, ya?"


Pada akhirnya Liora hanya bisa mengangguk pelan."Lo gak papa?"


Zelia tersenyum, senyumannya yang siapapun melihatnya akan tau. Jika itu senyuman tipuan."Gue gak papa. Ayok masuk,"ajak Zelia. Akhirnya Liora dan Zelia memutuskan untuk masuk ke dalam kelasnya.


...•••...


"Gue mau bicara,"ucap Zelia.


"Oke,"jawab Fara lalu mengikuti langkah Zelia yang berjalan ke belakang sekolah.


Fara menyenderkan tubuhnya di dinding seraya melipat kedua tangannya di depan dada. Dia menatap Zelia dengan malas.


"Apa? Gue gak punya waktu buat basa-basi,"sinis Fara.


Zelia memainkan kuku jarinya. Dia menatap Fara yang ada di hadapannya."Gimana? Bangga jadi pelakor?"


Fara membulatkan matanya, ini di luar dugaannya. Dia pikir Zelia akan marah-marah atau menangis tersedu-sedu dan memohon kepadanya agar mau menjauhi Marvel. Tetapi ini? Benar-benar Zelia tak bisa di tebak.


"Bangga, karena gue bisa dapetin apa yang gue mau."Fara menyunggingkan sudut bibirnya.


"Pake cara murahan?"sinis Zelia. Dia terkekeh pelan lalu menatap penampilan Fara dari atas sampai bawah."Lo sahabat gue, Far?"


Fara memutar bola matanya malas."Itu dulu, dan sahabat bisa jadi musuh bagi gue. Kalo dia ngambil apa yang harusnya jadi milik gue,"sarkas Fara.


Zelia semakin mendekati Fara."Lo gak bener-bener cinta sama Marvel, Far. Lo cuma terobsesi sama dia,"tegur Zelia.

__ADS_1


"Gue gak peduli. Yang penting gue bisa dapetin apa yang gue mau."


"Lo lupa? Kita sahabatan udah lama. Tapi kenapa lo tega ngelakuin ini? Lo salah besar, Far. Karena secara gak langsung lo udah ngerebut suami orang,"ungkap Zelia masih terlihat tenang.


Cukup lama Fara terdiam, dia terus memperhatikan Zelia."Yang salah tu lo, Zel! KARENA LO UDAH NGEREBUT MARVEL!"Fara tanpa aba-aba langsung berjalan meninggalkan Zelia. Sedangkan wanita itu mengejar Fara, sampai di tengah lorong dia menahan lengan Fara.


"Kita bisa selesain baik-baik, Far,"bujuk Zelia.


Fara menepis tangan Zelia."GUE GAK MAU!"bentak Fara. Hal itu sontak membuat perhatian para siswa-siswi langsung tertuju kepada mereka, hingga lorong yang tadinya sepi kini menjadi sangat ramai.


"Lo gak suka sama Marvel. Lo cu—"


Plak


"DIEM ZELIA! UCAPAN LO CUMA SAMPAH DI MATA GUE!"sinis Fara setelah menampar Zelia. Hal itu membuat semua siswa-siswi tak percaya, pasalnya yang mereka tau Fara dan Zelia adalah sahabat dekat. Tetapi sekarang?


"Heh, ini ada apa, si?"tanya Gea saat melihat ramai-ramai. Gea, Liora dan Kara langsung memasuki kerumunan itu dan seketika terkejut. Saat Gea hendak menghampiri Zelia, Liora menahannya.


"Kita liat dulu,"tegur Liora.


Sama halnya dengan Marvel dan teman-temannya yang ikut penasaran mereka langsung masuk ke kerumunan itu.


"LO HARUSNYA SADAR FAR!"bentak Zelia.


Fara terkekeh pelan."Sadar apa? Cewek murahan kaya lo gak pantes temenan sama gue."Fara melihat sekelilingnya lalu tersenyum miring."KALIAN TAU? ZELIA, CEWEK BAR-BAR YANG HARUS NIKAH MUDA KARENA HAMIL DI LUAR NIKAH!"ungkap Fara keras membuat semua yang ada di sana terkejut.


Dia juga melihat ada Marvel di kerumunan ini. Senyumannya semakin terbit."Dan hamilnya sama—"Fara tak melanjutkan ucapannya lalu kembali menatap Zelia.


"Mau main-main sama gue?"sinis Fara.


Tanpa di duga Zelia justru tertawa kencang."KENAPA? KENAPA KALO GUE HAMIL DI LUAR NIKAH? SEENGGAKNYA ORANG YANG HAMILIN GUE MAU NIKAHIN GUE. EMANG HINA KELIATANNYA. TAPI LEBIH HINA LO YANG NGEREBUT SUAMI SAHABAT SENDIRI!"pekik Zelia berapi-api. Wanita itu sama sekali tak mengeluarkan air matanya, padahal dia sudah di permalukan aibnya di depan banyak orang.


Plak


"JAGA YA MULUT LO!"


"Kok marah, Far? Itu nyata, kan?"Zelia memegang bahu Fara lalu tanpa aba-aba langsung mencengkram dagu wanita itu."Lo lupa? Siapa gue? Lo main-main sama orang yang salah. Kalo lo mau jadi musuh? Gue ikutin, ayo gue ikutin permainan lo."Setelah itu Zelia langsung menghempaskan cengkeramannya di dagu Fara dengan kasar.


Dia lalu berjalan begitu saja keluar dari kerumunan. Langkahnya terhenti saat melihat sahabat-sahabatnya sudah berdiri di belakang kerumunan, bahkan ada Marvel dan teman-temannya. Dia tersenyum menatap Gea, Kara dan Liora.


"Gue baik-baik aja. Dan kalian gak perlu kasian sama gue,"ungkap Zelia lalu berjalan meninggalkan mereka menuju ke kamar mandi.


Marvel membalikan tubuhnya lalu menatap punggung Zelia yang mulai menjauh. Dia bisa melihat ada bekas tamparan di pipi wanita itu.


"Kejar! Dia butuh lo, Vel. Jangan pikirin ancaman Fara,"titah Alden yang langsung di laksanakan oleh Marvel.

__ADS_1


Marvel berlari mengejar langkah Zelia yang mulai menjauh."ZELIA!"


...•••...


__ADS_2