![Married With You [MARZEL]](https://asset.asean.biz.id/married-with-you--marzel-.webp)
Sore ini Zelia akan pergi ke rumah sakit bersama Marvel, niatnya sebenarnya tadi pagi hanya saja tenaganya benar-benar minim setelah terus-terusan mual membuat semua isi perutnya keluar.
Wanita itu sudah rapi dengan dress bermotif bunga selutut yang menempel di tubuhnya, dia berjalan keluar kamar dengan tas yang sudah bertengger di sebelah bahunya.
"Udah siap?"tanya Marvel yang sedang duduk di sofa ruang tamu.
Zelia mengangguk pelan."Ayo, nanti keburu sore."
"Ini udah sore, sayang."Marvel terkekeh pelan lalu beranjak dari sofa menggandeng tangan istrinya membawa ke dalam mobil.
Kini keduanya sudah ada di jalan, dengan Marvel yang mengemudi dan Zelia duduk di sampingnya. Wanita itu terus merapalkan doa di dalam hati, berharap dia benar-benar di beri kepercayaan kali ini untuk hamil.
Zelia menoleh menatap Marvel sekilas lalu kembali fokus ke jalanan di depan."Kalo aku beneran hamil gimana?"
Marvel menghela nafas pelan, lalu tangannya yang satu terangkat untuk menggenggam tangan istrinya."Alhamdulillaah, itu berarti Tuhan masih ngasih kamu kepercayaan."
"Aku takut,"gumam Zelia seraya mencengkram tangan Marvel yang di genggam.
"Jangan takut sama sesuatu yang belom tentu terjadi, buang pikiran-pikiran buruk kamu,"tegur Marvel membuat Zelia bungkam.
Keduanya kini kembali diam membuat mobil diisi dengan kesunyian. Sampai akhirnya Marvel menghentikan mobilnya di depan halaman rumah sakit yang terlihat banyak sekali manusia berlalu-lalang di lorongnya.
Marvel turun memutari mobilnya lalu membukakan pintu untuk istrinya."Kuat jalan, kan?"tanyanya.
Zelia memutar bola matanya malas lalu segera turun."Kamu pikir aku koma?"
"Ya gak gitu, sayang."Laki-laki itu melingkarkan tangannya dengan posesif di pinggang Zelia lalu membawanya memasuki area rumah sakit menuju ruangan dokter kandungan.
Sesampainya di ruangannya Zelia langsung di periksa, sedangkan Marvel terus menunggu dengan sabar. Dia terus merapalkan doa berharap istrinya benar-benar hamil.
[21:15]
Di tengah malam seperti ini Marvel dan Zelia baru tiba di rumahnya, karena tadi setelah dari dokter mereka memutuskan untuk mengunjungi rumah orang tuanya. Ternyata mereka sedang di sibukkan dengan acara pernikahan Gea yang akan di laksanakan 3 hari lagi.
"Pelan-pelan, sayang,"tegur Marvel saat melihat Zelia berlari menaiki tangga.
Zelia tak menanggapinya dia terus berlari sampai tiba di kamarnya, hatinya sedang berbunga-bunga setelah mengetahui kabar bahagia tadi sore. Setelah di periksa dia dinyatakan hamil 2 minggu, dan itu benar-benar membuatnya terkejut.
Marvel hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya, dia melepaskan bajunya lalu berjalan memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket sebelum tidur.
Zelia memilih untuk menyiapkan baju tidur Marvel, lalu dia berjalan mengambil handuk miliknya dan ikut membersihkan tubuhnya bersama suaminya.
"Jangan pake baju itu,"larang Marvel seraya merebut tanktop serta hotpants yang ada di genggaman Zelia.
__ADS_1
"Kenapa, si?!"kesal Zelia dengan wajah masamnya.
Marvel berjalan mendekati lemari Zelia lalu mengambil lingerai beserta rompinya."Pake ini, jangan pake yang ketat-ketat. Kamu gak kasian sama baby-nya?"
Wanita itu mendengus pelan lalu segera memakai lingerai yang Marvel berikan."Bilang aja modus,"gumam Zelia seraya meletakkan handuk yang baru saja di pakai ke tempatnya semula.
"Aku cuma mau yang terbaik buat kamu, sayang."
"Iya iya tau."
"Yaudah, jangan marah-marah, dong."
"Siapa yang marah?"Zelia menaiki ranjangnya lalu merebahkan tubuhnya di samping Marvel.
"Kamu marah-marah mulu,"goda Marvel seraya mencubit hidung Zelia pelan.
"Ishh! Sakit, loh!"protes Zelia seraya menjauhkan tangan Marvel dari hidungnya.
Laki-laki itu terkekeh pelan saat melihat hidung Zelia memerah bekas cubitannya. Lalu menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya, mengecup keningnya berkali-kali dengan sayang.
"Makasih,"gumam Marvel seraya menumpukan dagunya di puncak kepala Zelia.
"Buat apa?"bingung Zelia. Memang terkadang serandom itu pembicaraan mereka.
"Buat semuanya, kamu udah jadi istri yang baik. Kamu udah ngasih aku supaya bisa ngerasain bahagia yang sesungguhnya,"ungkap Marvel.
"Bangetttt!"
"Makasih juga udah ngasih aku ini,"lanjut Marvel seraya mengusap perut rata Zelia. Dia membawa tangannya masuk ke dalam lingerai yang istrinya pakai lalu mengusap perutnya.
"Sama-sama, kamu juga yang bikin dia ada,"kekeh Zelia membuat Marvel ikut tertawa.
"Kita bikin lagi gimana?"ajak Marvel yang langsung mendapat pukulan maut dari istrinya.
"Gila aja! Inget kata dokter jangan sering main, apa lagi sampe kasar-kasar,"ujar Zelia dengan wajah kesalnya.
"Gak boleh gitu, dong. Mana bisa aku kalo g---"
"Gak ada, ya! Tadi pagi apa?!"potong Zelia.
"Tadi pagi kan cuma bentar,"balas Marvel sengaja ingin menggoda istrinya.
Mata Zelia langsung membulat. Sebentar kata Marvel? Apa iya dari jam 6 pagi sampai jam 11 siang itu sebentar?
__ADS_1
"Sebentar kamu bilang? Badan aku bahkan rasanya sampai remuk, untung anak aku gak kenapa-napa. Mana kamu mainnya kasar lagi!"ketus Zelia.
"Masa, sih? Sakit, gak?"tanya Marvel menahan tawanya.
Wajah Zelia langsung merah padam, entahlah kenapa suaminya semakin kesini semakin mesum."Berhenti bahas itu, atau aku marah?"ancamnya.
"Marah aja coba,"tantang Marvel membuat Zelia langsung menjauhkan tubuhnya.
"Jangan deket-deket aku, jangan pegang-pegang aku!"ucap Zelia seraya mengubah posisi tidurnya menjadi memunggungi Marvel.
Marvel semakin di buat tertawa dengan tingkah sensitif istrinya, dia tau ternyata akhir-akhir ini Zelia lebih sensitif karena efek bawaan bayinya. Laki-laki itu menggeser tubuhnya lalu memeluk Zelia dari belakang. Menyembunyikan wajahnya di ceruk leher istrinya.
"Sayang, mama marah sama papa di bujuk, ya?"ucap Marvel seolah-olah sedang bicara dengan anaknya sembari mengusap perut rata Zelia.
Zelia langsung tersenyum, hanya dengan Marvel bicara seperti itu saja rasa kesalnya sudah hilang? Benar-benar aneh! Wanita itu menggenggam tangan Marvel yang sedang mengusap perutnya.
"Bilangin papa mama udah gak marah,"balas Zelia menirukan suara anak kecil membuat Marvel gemas.
Cup
Cup
Cup
Kecupan bertubi-tubi Marvel berikan di wajah Zelia lalu berakhir di leher jenjang wanita itu. Dia membalikkan tubuh istrinya lalu menelusupkan tangannya ke dalam lingerai Zelia, mengusap kembali perut rata istrinya.
"Mamanya gemesin, sayang. Boleh gak papa jenguk kamu sekarang?"izin Marvel dengan wajah mesumnya.
Plak
"Jangan modus, ya!"kesal Zelia melipat bibirnya kesal setelah memukul lengan Marvel.
"Tapi baby-nya mau di jenguk, sayang,"goda Marvel.
"Gak ada! Aku capek, Vel."Zelia langsung menyembunyikan wajahnya di dada Marvel lalu semakin mengeratkan pelukannya seraya terpejam.
"Capek banget, hm?"tanya Marvel sembari mengusap rambut panjang Zelia yang tergerai.
Zelia hanya mengangguk, dia sudah tak kuat bicara sampai tak kemudian wanita itu sudah terlelap.
Cup
Marvel memberikan kecupan hangat di kening Zelia lalu ikut memejamkan matanya, menyusul istrinya yang sudah terlelap.
__ADS_1
...•••...
Happy new year teman-teman ❤️ Semoga di tahun ini bisa lebih bahagia, semua cita-cita dan harapan kalian bisa terwujud. Sehat² selalu orang baik❤️