Mencinta Tanpa Batas

Mencinta Tanpa Batas
Lagi dan Lagi


__ADS_3

Teo menatap Gea,seakan meminta pertolongan.Dan Gea paham bahwa kini suaminya merasa sudah tak nyaman dengan keadaan yang ada.


"Apa yang sebenarnya kamu harap dari suami aku"tanya Gea pada Riri.


"Cinta"


"Apa kamu tahu apa arti mencintai?"


"Tau lah,lo pikir gue bego apa sampe ga tau arti mencintai.Gue cinta Teo,itu artinya gue pengen sama Teo"


Gea tersenyum mendengar ucapan Riri.Sungguh satu pemikiran yang begitu kolot,seakan pendapatnya yang paling benar sendiri.


"Jika itu yang lo tau,maka gue cuma bisa bilang kalo itu obsesi,bukan cinta.Kalo lo cinta sama Teo,maka lo akan lebih bahagia melihat Teo bahagia meskipun itu bukan sama lo.Cinta itu bukan perkara memiliki tapi cinta adalah pengorbanan.Sejauh mana lo mampu berkorban,sejauh itu pula cinta yang lo miliki"


"Mencintai seseorang itu seperti menggenggam pasir.Semakin erat dan kencang kita menggenggamnya maka ia akan semakin terlepas.Maka selayaknya,lepaskanlah apa yang seharusnya kita lepaskan"


Riri tersenyum cerah mendengar ucapan Gea.

__ADS_1


"Itu artinya lo siap buat ngelepas Teo?"


Senyum miring tersemat di bibir Gea.


"Siap ga siap dalam berumahtangga apapun keadaannya harus selalu siap,termasuk saat ada bibit pelakor.Tapi semua kembali lagi pada niat dan tujuan berumahtangga.Rumah tangga itu ibadah terpanjang dan terlama dalam hidup.Apapun yang terjadi,Allah selalu punya cara dan hikmah tersendiri dalam setiap jalan hidup hambanya.Begitu juga dengan aku dan suamiku.Apapun yang terjadi saat ini,semua itu hanyalah batu sandungan dalam rumah tangga kami.Jika saat ini suamiku berada di jalan yang salah,maka aku yakin Allah sedang menunjukkan jalan menuju kebaikan padanya.Sejauh apapun ia tersesat ia pasti kembali karena cinta tahu kemana ia harus pulang dan kembali"


"Dan jika kau berfikir ia akan goyah dan kembali bersamamu,maka akan aku tegaskan sekali lagi.Wanita yang punya harga diri tak akan mengusik sesuatu yang bukan miliknya,apalagi mengambilnya dengan paksa.Dan jika kau masih memaksa,maka tanyakanlah pada suamiku jalan mana yang akan ia pilih.Aku sebagai istri sah nya dan juga anakku atau kah dirimu yang hanya orang lain di antara kami.Tanyakanlah,apapun jawabannya aku akan berlapang dada untuk menerimanya"


Hening.


Apa yang di ucapkan Gea seakan menjadi cambuk bagi seorang Riri.Ia merasa tersindir dengan semua ucapan Gea.Tapi nyatanya,ia masih belum paham akan keadaan.


"Kau dengar kan Te,bahkan istrimu pun memaksaku untuk menanyakannya padamu"kata Riri dengan angkuh.


Rahang Teo mengeras mendengarnya.Sungguh,ia benar benar bersyukur dengan keadaannya saat ini.Seandainya ia melangkah lebih jauh dengan mantan kekasihnya itu,mungkin hanya akan ada penyesalan dalan hidupnya.


"Istriku tak pernah memaksamu untuk bertanya.Dan maaf,apapun keadaannya aku tetap memilih untuk bersama istri dan putriku.Dulu aku memang bersalah telah menyiakan mereka.Tapi di kesempatan ini aku tak akan mengulang kesalahan yang sama.Jadi tolong,akhiri obsesimu itu.Lihatlah,disini juga ada Anton yang juga sayang padamu.Cobalah untuk membuka hati sebelum kamu akan benar benar kehilangan semuanya"tutur Teo.

__ADS_1


"Apa lo benar benar ngebuang gue Te?"tanya Riri lirih bahkan matanya pun sudah berkaca kaca.


"Gue ga pernah ngebuang siapapun.Disini gue hanya berusaha kembali pada jalan yang seharusnya,yaitu pada istri dan anak gue.Lo juga perempuan dan lo pastinya juga ga rela jika suatu saat nanti ada wanita lain yang mengusik suami lo.Jadi tolong,kali ini gue mohon dengan sangat hentikan semua ini.Gue ga mau menyakiti istri gue lebih dari ini".


Diam.


Kini keempat orang di meja itu kembali diam dan larut dalam pemikiran masing masing.


"Apa lo sedikitpun ga pernah ngeliat gue Ri?.Disini gue selalu nungguin lo.Bahkan disaat lo nyakitin gue berulangkali gue selalu berharap lo akan tetap kembali sama gue.Disaat lo menyebut nama laki laki lain pun gue tetap sabar,padahal gue ini cowo lo.Apa lo pikir gue juga akan diam dan selamanya seperti ini?.Gue juga punya perasaan Ri.Kalo emang lo udah ga berharap sama hubungan kita,gue terima semuanya Ri.Gue ga akan lagi berjuang buat lo"kata Anton.Bukannya ingin semakin menekan Riri,tapi ia juga butuh kepastian akan hubungannya kini.


Lagi lagi Riri hanya bisa diam tanpa sepatah kata pun.


"Kenapa kalian jahat sama gue?"tanya Riri.


"Apa kamu merasa tersakiti?"tanya Gea lembut yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Riri.


"Itu artinya kamu masih punya hati.Disini ga ada yang jahat sama kamu.Kita disini cuma pengen kamu kembali pada jalan yang seharusnya.Kamu itu cantik,ga seharusnya kamu terus jadi pelakor dalam rumah tangga orang lain.Buka mata kamu dan lihatlah,disini juga ada Anton yang sayang sama kamu.Dia tulus sama kamu,dan sebaiknya jangan sia siakan orang yang benar benar sayang sama kamu karena kamu beruntung dicintai dengan begitu besarnya sama Anton"

__ADS_1


"Berfikirlah dengan tenang sebelum semuanya terlambat dan kamu akan kehilangan orang yang tulus sayang sama kamu".


Sebenarnya Gea sudah bosan bicara terus menerus dari tadi.Tapi menghadapi cewe labil di depannya ini memang butuh pikiran yang waras dan tidak gampang terbawa emosi.Jiwa remaja yang selalu ingin menang masih melekat padanya sekalipun apa yang dilakukannya memang salah.


__ADS_2