Mencinta Tanpa Batas

Mencinta Tanpa Batas
Menolak


__ADS_3

Gea menggendong Silvi dengan mata yang setengah terpejam.Sejak jam satu dini hari hingga kini menjelang subuh putrinya itu tidak mau tidur sama sekali.Padahal Gea juga baru satu jam memejamkan matanya setelah melewati malam panas bersama suaminya.Alhasil kini ia menjaga putrinya itu dengan wajah kusut yang masih mengantuk berat.


Gea mengguncang tubuh suaminya perlahan agar bangun.Sungguh ia sudah tak kuat lagi menahan kantuknya.


"Kak,bangun sebentar"kata Gea.


Teo mengerjapkan mata perlahan saat merasa tidurnya terusik.


"Ada apa Ge?"tanyanya dengan suara khas bangun tidur.


"Kak,tolong gantiin jaga Silvi sebentar saja.Aku udah ga kuat melek lagi"kata Gea.


"Emang dedek udah bangun?"tanya Teo.Ia masih belum sadar kalau putrinya sudah dalam gendongan istrinya.


"Udah dari tadi jam satu Kak,makanya aku ngantuk banget sekarang.Tolonglah Kak,gantian sebentar saja"pinta Gea memelas.


Seketika mata Teo terbuka lebar mendengar penuturan istrinya.Ia pun segera beranjak dari tempat tidur."Sebentar aku cuci muka dulu"


Sekembalinya dari kamar mandi Teo langsung mengambil alih putrinya dari gendongan Gea.


"Sekarang kamu tidur dulu"kata Teo


Tanpa membalas ucapan suaminya Gea beranjak menuju pembaringan.Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari bibirnya.


"Dedek kenapa rewel sayang,kasihan bunda tuh ngantuk banget.Habis dikerjain sama ayah harus begadang nunggu dedek"kata Teo pada putrinya.Padahal ia tahu persis putrinya itu belum tahu apa yang ia katakan.


Teo menjaga anaknya dengan tenang meski sesekali putrinya itu menangis.Ia tetap membiarkan istrinya tidur dengan nyenyak.Bahkan ia juga yang memandikan putrinya dan kembali menimangnya hingga tertidur.


Setelah memastikan anaknya tidur dengan nyaman di box bayi Teo beralih duduk di samping istrinya.


"Ge,bangun udah siang"


Bukannya menjawab atau bangun,Gea malah menduselkan kepala di pinggang suaminya.


"Bangun sayang,udah siang.Nanti terlambat kerja"bisik Teo di telinga Gea.


"Masih ngantuk Kak"


"Biar ga ngantuk lagi ayo mandi bareng"


Seketika Gea menjauhkan kepalanya dari sang suami.


"Ogah"tolak Gea.Ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika suaminya mengajak mandi bersama.Aktivitas tadi malam saja sudah begitu menguras tenaganya.Kalau ditambah pagi ini juga beneran ia bisa jadi perkedel.

__ADS_1


"Ya sudah,sana mandi dulu biar seger"titah Teo.


Gea pun beranjak menuju kamar mandi dengan langkah malas.Dinginnya air yang mengguyur tubuh mampu membuatnya lebih segar.Menghilangkan kantuk yang tadi seakan menggantung di matanya.


Usai mandi dan berganti pakaian Gea menghampiri putrinya bermaksud untuk memandikannya.Namun yang ia lihat putrinya sudah wangi dan kini tengah terlelap dengan damainya.


Bibir Gea tersenyum manis.Sungguh di luar dugaan suaminya tidak hanya menjaga putrinya tapi juga mau memandikannya.Gea pun berlalu untuk mencari suaminya yang ternyata sedang sibuk di dapur.


"Sibuk banget sih"kata Gea dengan tangan yang sudah melingkari pinggang suaminya.


Teo membalik badannya hingga kini mereka berpelukan.Sebuah kecupan mendarat mesra di kening Gea.


"Ga sibuk kok,cuma lagi berusaha biar anak istri aku menjadi nyaman aja"ujar Teo.Tangannya menyodorkan segelas susu yang tadi dibuatnya untuk Gea.


"Sarapan dulu ya,tapi aku cuma bikin telur dadar aja"


"Kak Teo yang masak?"


"Emang ada orang selain kita di rumah ini?"


"Hmm,pasti enak"kata Gea.


"Ga tau juga,kalau ga enak ya maklum aja.Kan kokinya amatiran"


Tro menjawil hidung istrinya dengan gemas."Aku mau mandi dulu sayang.Adek juga belum dianter ke rumah mba Santi tuh.Ntar kesiangan berangkat kerja gimana"


"Uluuuh,suami aku pinter banget.Makin cinta deh"


"Hm,pagi pagi udah gombal"


Gea melepas pelukannya.Ia lalu mengecup pipi Teo penuh cinta."Hadiah buat suami aku yang pengertian banget"kata Gea.


Teo tersenyum hangat.


"Kamu sarapan dulu ya.Aku mandi sebentar"


Setelah Teo berlalu Gea segera menyantap sarapan yang sudah disiapkan suaminya.Sederhana tapi terasa nikmat di lidah Gea.


Selesai menghabiskan sarapannya Gea pun menyiapkan bekal suaminya.Lalu beranjak ke kamar untuk menyiapkan pakaian ganti suaminya.


"Kak,soal tawaran Pak Zain enaknya gimana ya"kata Gea saat suaminya itu selesai berganti pakaian.


"Maunya kamu gimana?"Teo malah balik bertanya.

__ADS_1


Gea menghela nafas pelan.


"Sebenarnya tertantang juga sih.Tapi aku ga mau kehilangan banyak waktu buat keluarga.Kerja gini aja rasanya waktu bareng kamu sama dedek kurang banyak apalagi kalau jadi gantiin Pak Zain"terang Gea.


"Kalau tertantang kenapa ga dicoba aja"


"Emang kamu kasih ijin?"


Teo menggeleng lalu mendekati istrinya.


"Aku pengennya malah kamu fokus aja buat ngurus aku sama dedek.Tapi aku sadar keuangan aku belum cukup untuk menanggung semuanya sendiri.Jadi sementara kaya gini dulu aja.Kamu gapapa kan?"


Gea tersenyum mendengar keinginan suaminya.


"Iya aku gapapa"


"Doain ya semuanya berjalan lancar biar aku bisa memenuhi apa yang kamu inginkan"


"Emang kamu mau ngasih apa?"tanya Gea.


"Apapun aku kasih demi kamu sama dedek selagi aku mampu.Aku ga mau bidadariku yang cantik ini nantinya merasa kekurangan hidup bersamaku.Aku rela menukar nyawaku jika itu demi kebahagian kalian"


Gea terharu mendengar ucapan suaminya bahkan matanya sampai berkaca kaca.Sungguh ada perubahan yang begitu besar dalam diri suaminya.


"Terimakasih sudah berubah untuk lebih baik.Aku yakin suatu saat apa yang kamu inginkan bisa terwujud"


"Aamiin"


Keduanya berpelukan sejenak sebelum meninggalkan rumah untuk memperjuangkan apa yang mereka inginkan.Membawa sejuta harapan bahwa esok kehidupan mereka akan lebih baik dari saat ini.Satu keyakinan tertanam dalam hati bahwa apa yang mereka perjuangkan pasti akan membawa hasil dan akan membawa kebahagiaan bagi orang yang mereka sayangi.Bergandengan tangan dan saling menguatkan satu sama lain hingga terjangan badai kehidupan merubah diri dan hidup mereka menjadi lebih kuat dan tak terpisahkan.


.


.


.


.


Haiiiii semuanyaaaaa,,,maturnuwun ya buat semua dukungannyaa.


Othor tanpa kalian bukanlah apa apa,so apapun dukungan kalian baik itu like coment ataupun vote sangat menggugah semangat othor.Jadi jangan lupa mampir yaaaa


Love you all,,,

__ADS_1


__ADS_2