
Mendadak Istri 2 sudah launching ya, jadi yang penasaran dengan ceritanya, bisa langsung baca. Klik profil othor yang gambar bunga mawar putih. Nanti akan ketemu daftar cerita othor yang lain.
Cover nya seperti dibawah ini 👇
Othor akan ceritakan disini, Part yang tidak diceritakan di MI 2.
(Persiapan Resepsi Pernikahan Ken dan Gitta)
Pagi itu, udara cukup dingin. Ken masih bergelung di dalam selimut. Dia kembali merebahkan tubuhnya sesaat setelah melaksanakan sholat subuh.Â
Bukannya Gitta membiarkan apa yang dilakukan oleh Ken, namun Dia mengerti jika sang suami tengah kecapekan karena sejak semalam, Zee sangat rewel sekali. Ya, bayi laki-laki tersebut sudah berusia empat bulan. Sejak pukul sepuluh malam, Zee benar-benar tidak mau ditidurkan. Jadi, mau tidak mau Ken gantian dengan Gitta untuk menggendong putranya tersebut.
Karena Ken kasihan melihat Gitta yang tampak kelelahan, dia meminta sang istri untuk istirahat. Ken menjaga Zee sendirian malam itu.
Menjelang sarapan, Gitta membangunkan sang suami. Dia menggoyang-goyangkan lengan Ken untuk membangunkannya.
"Mas, bangun dulu. Sarapan dulu, gih." Kata Gitta sambil mencium pipi sang suami.
"Hhhhhmmm, jam berapa, Yang?" Tanya Ken dengan suara serak sebahis bangun tidur.
__ADS_1
"Hampir jam tujuh, Mas."
"Zee dimana?"
"Dibawa pulang Daddy. Tadi Daddy kesini menjemput Zee."
"Mommy?"
"Mommy ya di rumah, Mas. Ayo ih, bangun dulu. Hari ini, kita harus ke butik."
"Mandiin, yuk. Biasanya kamu kan sibuk mandikan Zee, Yang."
Gitta hanya bisa mendesahkan napasnya ke udara. Dia sudah mulai hafal dengan tingkah absurd sang suami.
"Makanya, ayo. Aku siap di apa-apain kok, Yang." Rengek Ken.
Belum sempat Gitta memprotes, Ken sudah langsung berdiri dan menarik Gitta ke dalam kamar mandi. Bisa dipastikan apa yang akan mereka lakukan di sana.
Aktivitas mandi mereka pun berlangsung lebih lama. Hingga Ken dan Gitta baru turun ke ruang makan pukul delapan lewat. Setelah selesai sarapan, Ken dan Gitta dan Ken langsung berangkat ke butik mommy Retta. Mereka harus melakukan fitting baju terakhir untuk acara resepsi pernikahan mereka. Ya, meskipun acara resepsi pernikahan tersebut sangat sederhana, namun Ken tetap ingin melakukan resepsi pernikahan tersebut. Dia ingin memberikan kenangan seumur hidup untuk sang istri.
Hari itu adalah weekend. Sudah dipastikan daddy Vanno dan juga mommy Retta akan berada di rumah. Saat ini, daddy Vanno dan mommy Retta sedang menjaga Zee karena Gitta dan juga Ken sedang melakukan fitting baju resepsi.
__ADS_1
"Yang, ini Zee kok nggak mau minum susu sih?" Daddy Vanno sudah menolehkan kepala ke belakang, ke arah mommy Gitta yang sedang membuatkan jus jeruk untuknya.
"Masa sih, Mas?"
"Iya, Yang. Ini ASI kan, Yang?" Tanya daddy Vanno kembali.
"Iya. Gitta sudah meletakkan banyak stok ASI di sini. Memangnya kenapa, Mas?" Tanya mommy Retta sambil berjalan mendekat ke arah sang suami dan cucunya. Mommy kemudian meletakkan gelas yang berisi jus jeruk tersebut di atas meja yang berada di ruang tengah tersebut.
"Kok nggak mau minum, Yang. Dia bolak balik terus ini."
"Mungkin Zee ngantuk, Mas."
"Lalu, apa hubungannya?" Tanya daddy Vanno bingung.
Mommy Retta hanya bisa menghembuskan napas beratnya. Mungkin daddy Vanno belum menyadari jika Zee tidak akan bisa tidur tanpa pabrik nutrisi alami mommynya. Hal itu yang membuat mommy Retta beringsut mendekat dan mulai membuka kancing depannya.
Daddy Vanno yang menyadari tindakan mommy Retta langsung berbinar bahagia. Begitu salah satu squishy mommy Retta terbuka, daddy Vanno langsung mendekat.
Hap.
\=\=\=\=\=
__ADS_1
Untuk bagian yang tidak diceritakan di MI 2, akan othor ceritakan di sini ya. Jangan lupa dukungan buat cerita ini. Terima kasih.