Menikah Karna Kesalah Pahaman

Menikah Karna Kesalah Pahaman
Rencana gagal


__ADS_3

Nilam duduk dikursi meja makan, walau belum waktunya makan malam. Namun wanita itu tidak sabar melihat Vano dan Syilla , dan dia yakin pasti mereka tidak bertegur sama atau mungkin pisah ranjang. Pemikiran yang membuat dia menampilkan senyumannya seakan apa yang dia duga itu memang benar.


Suara langkah kaki menuruni tangga mengalihkan perhatian Nilam.Dia kaget melihat Vano merangkul pinggang Syilla dengan posesif sambil menuruni tangga dan lebih membuat dia tercengang bercak merah yang ada dileher Syilla dan tentu dia tau itu apa.


Vano menarik bangku untuk Syilla . Nilam menatap tidak suka pada Syilla yang dia anggap tak selevel dengannya.


"Kamu mau makan apa sayang? " tanya Vano dengan nada lembut pada Syilla.


"Aku terserah mas aja " jawab Syilla sambil tersenyum simpul.


"Aku ambilin yang banyak ya, kesian kamu gara-gara bertempur tadi kamu jadi cape" celetuk Vano yang tak tau tempat mengatakan itu.


Syilla memukul lengan kekar Vano, dia jadi malu mendengar itu seakan mengingatkan apa mereka berdua lakukan.


Sedangkan Vano tersenyum jail pada Syilla dan tak memperdulikan orang yang disebrang meja yang menahan api cemburu dengan tatapan yang kesal.


Nilam melengus pergi dari tempat itu, sungguh dia tak tahan melihat itu membuat hatinya memanas.Vano menatap sekilas kepergian Nilam, Vano memang sengaja melakukan itu agar wanita itu segera pergi dari rumahnya.


********


Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik diumurnya yang setengah abad. Nesa , mama dari Nilam menunggu kedatangan putrinya itu yang mengajak bertemu di sebuah restoran, entah apa yang ingin dibicarakan. Sambil menunggu, Nesa meminum minumannya yang baru dia pesan, sudah setengah jam dia di sini tapi tidak ada tanda-tanda kedatangan Nilam.

__ADS_1


"Mah" panggil Nilam yang berada dibelakang Nesa, membuat mamanya itu sedikit kaget.


"Kamu ngagetin aja" gerutu mama Nesa.


"Maaf " ujar Nilam.


"Untuk apa mengajak mama ketemu? " tanya Nesa.


"Mah, rencana mama saranin itu gagal, bukannya renggang hubungan Vano dan Syilla tapi malah semakin lengket"ujar Nilam dengan wajah merengut.


" Kayanya kita harus melakukan sesuatu"ujar Nesa.


"Apa mah? " tanya Nilam penasaran.


"Tapi gimana caranya? atau aku harus rusak hubungan mereka gitu? " tanya Nilam.


"Bukan begitu, kita bunuh Syilla, setelah gadis itu tiada kamu bisa mendekati Vano" ujar Nesa.


Nilam mengelengKan kepalanya, dia tak setuju dengan ide gila mamanya. Bisa saja mereka terjerat kasus dan masuk penjara dan dia tau Vano bukan orang sembarangan, mudah bagi pria itu menemukan pelaku pembunuhan Syilla.


"Mah, aku gak setuju, mama tau kan siapa Vano" ujar Nilam.

__ADS_1


"Kenapa kau bodoh sekali, kita buat rencana itu serapi mungkin tanpa meninggalkan jejak dan membuat Vano tak menemukan pembunuh istrinya"ujar Nesa.


Nilam menghembuskan napasnya pelan dan mengangguk lemah.


*******


Vano memeluk Syilla dan tak henti-hentinya mencium wajah gadis itu. Syilla yang membaca novel terganggu dengan perbuatan Vano.


" Mas apaan si aku lagi baca novel ini"ujar Syilla mendengus kesal.


"Kenapa? Saya pengen manja sama kamu" sahut Vano.


"Ish, udah gede juga pengen dimanjain juga , nanti kalau udah punya anak , masih manja gitu" gerutu Syilla memutar bola malasnya.


"Sayang, kamu mau anaknya laki-laki atau perempuan? " tanya Vano sambil merapikan rambut Syilla yang menutupi wajah cantik istrinya.


"Aku terserah aja, yang penting sehat-sehat aja mas" sahut Syilla yang beralih menatap Vano dan membelai rahang Vano.


Vano memeluk Syilla erat, tapi entah mengapa akhir-akhir ini dia merasa tidak tenang. Vano menatap wajah Syilla dengan lekat yang dibalas senyuman manis oleh Syilla.


"Syilla kamu harus janji, jangan pernah tinggalin saya apapun yang terjadi" ujar Vano. Membuat Syilla mengerutkan keningnya melihat wajah Vano yang terlihat gelisah.

__ADS_1


"Iya aku gak tinggalin mas kok" sambil tersenyum manis, entah dorongan dari mana Syilla menempelkan bibirnya di bibir Vano dan memberikan kecupan kecil yang berubah me jadi l*m*t*n.Vano terdiam dengan tingkah Syilla yang mulai agresif.


Bersambung....


__ADS_2