
Semoga terhibur, happy reading😘
Vano keluar dari mobil setelah sampai di mansion, wajahnya suram tak berekspresi. Vano masuk kedalam mansion dan berpapasan dengan Riana yang baru keluar dari dapur.
"Kamu kenapa suram gitu mukanya, kaya burung papa kamu yang masa depannya suram " ujar Riana.
Vano yang mendengar ucapan mama Riana membulatkan matanya, dan menatap ke bawah celananya .
"Heh! Kamu jangan mikirin aneh-aneh, maksud mama burung peliharaan papa kamu yang dibelakang taman" ujar Riana meluruskan.
"Terus kenapa mama bilang burung papa masa depannya suram? " tanya Vano.
"Ya gimana gak suram, lah burung peliharaan papa kamu kerjaanya cuma makan sama tidur, bunyi -bunyi terus minta dikawinin sama burung yang sering hinggap di atas atap rumah" ujar Riana .
"Mama bisa bahasa binatang? " tanya Vano lagi.
"Ya enggak lah, lebih baik mama belajar bahasa Spanyol biar bisa ketemu Li min ho" ujar Riana
__ADS_1
"Mah, Li min ho dari Korea bukan dari Spanyol" ujar Vano.
"Pindah negara sekarang Li min ho? " tanya Riana.
"Bukan pindah negara mah! Memang asal dia dari Korea " ujar Vano mengacak rambutnya tapi tersadar dia botak.
"Kamu jangan bohongin mama yah! Li min ho itu dari Spanyol, mana ada dari Korea !Efek kamu kebanyakan makan royco" ujar Riana dan melengos pergi
"Ini nih kalau orang tua kebanyakan makan micin" gumam Vano ,dan berjalan menaiki tangga ,menuju kamar.
Vano masuk kedalam kamar , Syilla tengah tengkurap di kasur sambil menonton Video make up di aplikasi youtube.
"Mas, baru pulang? " tanya Syilla.
"Iya sayang, aku capek " rengek Vano menenggelamkan wajahnya di leher jenjanng istrinya.Syilla mengusap kepala Vano lembut.
"Mas lebih baik mandi dulu yah, supaya segeran badannya " ujar Syilla. Vano berdiri dan menuju kekamar mandi dengan lesu.
Syilla mengeluarkan semua alat make up nya di laci. Dia ingin belajar make up dan sudah belajar dari Video yang dia lihat. Wanita itu mulai menggunakan alat make upnya dan memutar kembali Video tata cara make up agar tidak salah.
__ADS_1
Hampir satu jam Syilla berkutat dengan alat make up dan akhirnya selesai juga Syilla menatap hasil make up di wajahnya di pantulan cermin.
Syilla meraba wajahnya tak percaya.
"Gila aku cantik banget!! " teriak Syilla meraba wajahnya. Vano yang mengotak-atik ponselnya terhenti mendengar teriakkan Syilla.
"Pasti orang tua aku bangga punya anak kaya aku dan suami aku juga bangga punya istri kaya aku!!" puji Syilla membanggakan dirinya dan melirik Vano sekilas. Vano melotot mendengar ucapan Syilla.
"LAKI-LAKI BERUNTUNG MANA YANG GAK BERUNTUNG PUNYA ISTRI KAYA AKU!! " lanjutnya sedikit berteriak.
"Tapi aku yakin pasti bapak Jokowi bangga sama aku!! Ini bercanda ya pak, tapi semoga bapak bangga!! " ujar Syilla menatap dirinya di pantulan cermin. Vano menatap miris dengan sifat mines Syilla.
"Tapi kita gak boleh sombong!!AAAKH AKU CANTIK BANGET!! " sambil menggerakkan tangan seperti orang berpidato.
"Gak percaya ihh!Kalau aku di dekati pria lain , aku kaya gini " sambil merapikan rambutnya. Memperagakan ketika di dekati pria lain . Sedangkan Vano menatap tajam Syilla, namun sorot tajam Vano tidak berlaku pada Syilla, wanita itu hanya menatap biasa saja.
"Dia nanya kan! Hallo namanya siapa? Terus aku jawab kaya gini, iya siapa? Maaf aku udah punya suami!! AAAKH CANTIK BANGET AKU HAHAHA... " sambil bertepuk tangan. Vano hanya menggelengkan kepalanya menatap kelakuan aneh istrinya.Sudah kena musibah kepalanya botak sekarang kelakuan nyeleneh istrinya.
__ADS_1
Bersambung