
Sebelum melahirkan si kembar, Farid dan Aisyah memang sudah kebingungan mencari nama yang pas untuk si buah hati.
Akan tetapi, melalui proses USG yang Aisyah lakukan beberapa kali, mereka sudah mengetahui jenis kelamin kedua buah hatinya, proses pencarian nama pun membuat mereka berselisih paham yang berakhir dengan kemesraan dan canda tawa. Hari ini pun mereka masih kebingungan untuk memberikan nama yang cocok untuk kedua buah hatinya.
"Mas kita namain bayi perempuan kita Zahrana Bilqis ya? Zahra yang berarti bunga. Sementara Bilqis dalam Qur’an Surat An-Naml ayat 41 dan 42 berarti cantik. Nama tersebut mengandung makna bunga yang cantik. Harapan untuk anak perempuan kita menjadi bunga yang cantik, yang bisa memberikan warna bagi keluarga kita." tutur Aisyah masih mengelus rambut bayi perempuannya yang kini berada dalam dekapannya
Alhamdulillah setelah beberapa hari ia mengonsumsi berbagai macam makanan yang cocok untuk meningkatkan produksi ASI, sekarang dia bisa menyusui kedua bayi kembarnya, kadang ia menyusui secara bergantian dan juga terkadang secara bersamaan dengan bantuan sang suami
"Bagus juga itu sayang, kalau nama anak laki-laki kita bagaimana kalau kita beri nama Muhammad Abhizar Albirru, yang artinya Muhammad diambil dari nama Rasuluallah dengan harapan nantinya jagoan kita memiliki kepribadian seperti baginda Rasulullah. Abhizar memiliki arti yang menyebarkan dan Alibru berarti kebaikan. Sehingga nama tersebut mengandung doa dan harapan nantinya anak kita bisa menjadi anak yang senantiasa menyebarkan kebaikan sebagaimana tauladan kita Nabi Muhammad SAW." terang Farid sambil menatap paras mungil putranya, kedua matanya tampak berair, sungguh betapa bahagianya memiliki keluarga yang lengkap.
"Subhanallah nama yang sangat bagus mas, semoga kelak kedua anak kita menjadi anak yang shaleh dan sholehah ya mas"
"Amin"
Farid mengendong putranya mendekati sang istri, dengan penuh kasih sayang ia mencium kening Aisyah sambil menggendong jagoan kecilnya
Nama merupakan hadiah yang disematkan seumur hidup pada buah hati. Dalam ajaran agama Islam, memberikan nama pada buah hati juga berarti memberikan doa serta harapan sepanjang hayatnya. Lalu, Parents bagaimana cara memberi nama anak menurut Islam?
__ADS_1
Rupanya memberikan nama buah hati tak bisa asal saja. Ada beberapa anjuran menurut syariat, lho.
Tak hanya namanya yang indah sebagai panggilan, nama juga bisa menjadi doa penyerta sepanjang kehidupannya. Oleh karena itu, memberikan nama yang indah dengan arti yang baik jadi salah satu hal yang penting untuk kedua orang tua
Memberikan nama dengan arti yang baik penting sebagai doa untuk mencapai kebahagiaan dan keberkahan hidup di dunia hingga akhirat. Allah SWT berfirman mengenai kewajiban orangtua untuk menyematkan nama yang baik untuk putra dan putri mereka.
Perlu diketahui, memberikan nama pada buah hati juga menjadi satu dari sekian kewajiban orangtua pada buah hatinya. Khususnya bagi seorang ayah, memberikan nama menjadi tanggung jawab seorang ayah,yang tak kalah penting dari tugas lainnya sebagai kepala rumah tangga dan imam yang baik
“Anak-anak memiliki tiga hak atas ayah mereka. Yang pertama adalah mereka diberi nama baik. Yang kedua, mereka diberikan pendidikan yang baik; dan yang terakhir, mereka membantu mereka memilih pasangan yang baik,” (H.R Ibnu Najjar).
***
aqiqah bersama beberapa anak yatim-piatu dari panti asuhan Bu Yati dan juga mengundang seluruh tetangga penghuni kompleks perumahan tempat tinggalnya. Tak ketinggalan Abi Thalib juga mengundang Kyai dari pondok pesantren dekat rumahnya yang di kampung. Dimana pondok pesantren itulah yang dulunya menjadi tempat Aisyah menuntut ilmu agama
Suasana rumah begitu ramai namun menenangkan hati, indahnya lantunan sholawat dari para santriwan dan santriwati mulai tertebar di seluruh ruangan, sungguh merdu dan jernih alunanya, membuat siapapun yang mendengarnya seolah tak tertahankan menitihkan air matanya. Semakin lama alunanya semakin membuat hati tenang dan damai.
Dalam alunan sholawat, Farid dan Abi berjalan di tengah-tengah acara, mereka berdua menggendong si kembar memasuki kerumunan, dalam kerumunan tersebut hanya ada pak kyai dan juga para undangan berjenis kelamin laki-laki saja. Seluruh keluarga tengah bersiap untuk acara pencukuran rambut dan pemberian nama, acara tersebut di pimpin oleh Kyai teman dekat Abi Thalib. Kyai Abdul mulai mengucapkan doa, setelah itu beliau dengan hati-hati memotong rambut kedua bayi kembar yang masih mungil dan menggemaskan itu.
__ADS_1
Sebelum menyebutkan nama untuk bayi kembarnya, Farid memberikan selembar kertas pada sang kyai, lembaran tersebut berisikan nama dari kedua anaknya
Nama bayi perempuan :
Azizah Zahrana Bilqis
Ketika akan menyematkan nama untuk bayi perempuannya, Farid teringat akan permintaan terakhir almarhum Azizah ketika akan menemui ajalnya, jika Aisyah melahirkan anak perempuan ia ingin namanya tersemat untuk bayinya.
Alhamdulillah bayi kembarnya lahir dengan jenis kelamin berbeda, jadi sesuai dengan janjinya, dirinya dan Aisyah sepakat untuk mencantumkan nama Azizah di nama depan putrinya.
Untuk nama bayi laki-laki :
Muhammad Abhizar Albirru
Nama dari pemberian Farid, sesuai dengan arti kebahagiaan dari sebuah nama yang mereka berikan, semoga kelak ke dua putranya selalu dalam tuntunan Rasulullah.
Pak Kyai dengan keras mengucapkan kedua nama bayinya di depan para tamu undangan dan juga para santriwan dan santriwati, setelah selesai acara pemberian nama diakhiri dengan doa yang khidmat dan ditambah alunan sholawat yang kembali mereka semua panjatkan.
__ADS_1
Sungguh menikmati syukur yang telah Allah berikan adalah salah satu wujud kecintaannya akan Rasullullah, para keluarga juga membagikan seluruh daging kambing yang sudah di masak dipersembahkan untuk para tamu undangan, tak lupa Farid juga membagikan uang sedekah untuk para anak yatim-piatu dan orang-orang yang membutuhkan. Seluruh tamu undangan juga mendapatkan souvernir aqiqah berupa perlengkapan sholat dari mulai sarung dan kopiah untuk tamu laki-laki, souvenir Mukena dan kerudung untuk tamu perempuan. Dan untuk anak-anak selain mendapatkan souvernir perlengkapan sholat, mereka juga mendapatkan snacks, mainan, dan juga handuk tebal bertuliskan nama si kembar.