Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 10


__ADS_3

Agatha berjalan menuju taman yang berada dirumah mewahnya, berdiam diri dan memandangi taman yang berada di rumah mewah itu memang menjadi kebiasaan yang membuat Agatha senang. Karena usianya yang sudah tidak lagi muda, kini ia lebih sering batuk dan sakit-sakitan. Namun sama sekali tidak pernah membuat Agatha kehilangan semangatnya, apalagi jika ia bertemu dengan John cucu terakhirnya akan membuatnya kembali bersemangat dan tersenyum. Karena hanya John lah kini satu-satunya cucu yang menjadi harapannya, perasaan Agatha cukup bahagia karena John mengatakan jika cucunya itu akan membawa seorang wanita yang telah menjadi kekasihnya untuk bertemu dengan Agatha hari minggu nantyi.


Robert berjalan menghampiri Agatha yang sedang duduk di kursi taman sambil membawakan segelas teh hangat untuk ibunya itu. Robert akhir-akhir ini terlihat sangat mengkhawatirkan Agatha karena kondisinya yang semakin memburuk karena faktor usia. Agatha dikenal sangat bersemangat dan tidak mudah menyerah dengan apa yang diinginkannya. Dan Robert merasa sangat sedih karena sampai saat ini anak terakhirnya yang bernama John masih saja menolak perjodohan yang diinginkan oleh Agatha.


"Mom bagaimana keadaanmu? Apa kau sudah meminum obat yang sudah diberikan oleh john?" Tanya Robert sambil memberikan segelas teh hangat pada Agatha.

__ADS_1


"Aku tidak ingin sembuh dengan meminum obat-obat yang diberikan oleh John. Yang aku inginkan hanyalah melihat semua cucuku menikah dan bahagia Robert," Ucap Agatha masih saja fokus dengan tatapannya pada pepohonan yang terlihat sangat indah dengan kehijauan.


"Aku tahu mom. Dan aku berjanji akan meminta John untuk bersedia menerima perjodohan darimu, dan ku pastikan John tidak akan menolak kali ini," Ucap Robert yang mencoba untuk membuat ibunya itu bahagia.


Agatha tersenyum dan memiringkan tubuhnya menjadi menghadap ke arah Robert. Wanita paruh baya itu meneguk teh yang telah dibuatkan oleh anak satu-satunya itu yang kini menjadi single parent dan berusaha membesarkan dan mendidik anak-anaknya dengan sangat baik.

__ADS_1


Robert yang seakan tidak terlalu peduli dengan kisah percintaan anak-anaknya hanya mengangguk saat mendengar ucapan yang telah disampaikan oleh Agatha. Robert selalu mempercayakan semua tentang keempat anaknya itu pada Agatha, karena Robert sangat yakin jika pilihan dan keputusan yang diambil oleh Agatha adalah yang terbaik untuk anak-anaknya.


Robert menuntun Agatha untuk segera masuk ke dalam rumah karena ia sangat menghawatirkan kondisi ibunya yang semakin melemah. Meskipun Agatha sering kali mengatakan jika dirinya baik-baik saja namun tetap saja sebagai anak satu-satunya Robert selalu mengkhawatirkan kondisi ibunya, ditambah usia Agatha yang semakin menua dan sudah pasti kondisi dan staminanya sedikit menurun.


***

__ADS_1


John sedang bersiap untuk segera pergi menuju restoran yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit tempat ia bekerja. John akan menemui Laura karena sebelumnya ia sudah menghubungi Laura dan wanita itu menyetujui untuk makan siang bersamanya. Dan juga John berniat untuk saling mengenal dengan Laura supaya nanti ketika bertemu dengan Agatha dan ayahnya mereka berdua tidak terlihat canggung.


__ADS_2