
Masih dalam mode pura pura marah, Rangga mendiami istrinya sampai keduanya tiba di sekolah. Keduanya sudah turun dari motor dan berjalan bersama menuju ke kelas. Bedanya pagi itu Rangga terlihat diam dan tidak banyak bicara.
"Kak,," panggil Jasmine
"Hem,," sahut Rangga
"Udah dong marahnya" ucap Jasmine tapi Rangga tidak menanggapinya. Ternyata sangat menyenangkan jika di kejar kejar oleh Jasmine. Selama ini dia terus yang mengejar gadis itu sampai kemudian mendapatkannya.
"Jasmine"
Jasmine menoleh, kemudian dia melihat Rakha yang datang menghampirinya. Rangga menatap tajam saat Rakha datang menghampiri mereka.
Mau apa dia?! . Rangga membatin
"Aku mau kasih ini" ucap Rakha memberikan paper bag berwarna pink kepada Jasmine.
"Apa?" tanya Jasmine
Rangga melihat Rakha memberikan hadiah kepada istrinya langsung pada mode cemburu. Pemuda itu tidak akan Rela jika Jasmine mendapatkan hadiah dari pria lain.
"Oleh oleh dari Singapura. Aku mau minta maaf, karena saat kejadian kamu di sudutkan oleh Chika, aku gak ada. Jika ada aku pasti akan menjelaskan pada semua orang juga. Sebenarnya Chika mengajak aku kerja sama. Dia ingin aku mengikuti rencananya, tapi aku gak mau. Makanya aku pergi dari acara sekolah waktu itu" ucap Rakha
Rangga mengeraskan rahangnya menahan emosi, tidak tahan, Rangga mengambil paper bag di tangan Jasmine dan mengembalikan kepada Rakha.
"Simpan saja hadiah mu! Jasmine tidak butuh!" sungutnya
"Aku bukan memberimu tapi memberi Jasmine. Kamu tidak perlu bersikap seperti itu! memangnya kamu siapanya Jasmine!" jawab Rakha tak kalah emosi dari Rangga
"Asal kau tau, Aku dan Jasmine,,,!"
__ADS_1
"Stop Kak Rangga!" teriak Jasmine menengahi Rangga dan Rakha.
Jasmine menatap tajam ke arah Rangga, jangan sampai Rangga mengatakan hubungan mereka di depan umum begini. Apalagi mereka ada di lingkungan sekolah
"Cukup! kalau kalian mau berantem, jangan di sekolah! " ucap Jasmine melihat Rakha dan Rangga bergantian
"Aku hanya ingin memberimu hadiah, tapi dia yang bikin rusuh!" ucap Rakha dengan lembut, pemuda itu ingin tau, sebenarnya apa hubungan mereka berdua. Sejak kemarin hatinya gelisah memikirkan Jasmine.
"Apa lu bilang?! bikin rusuh?! lu yang biang rusuh! Jasmine kekasihku dan aku berhak melarang Jasmine untuk menerima hadiah dari pria lain karena aku hanya yang akan menjadi pria nya! mengerti!" sungut Rangga
"Kekasih?!" ucap Rakha dan Rangga tersenyum miring,
"Ya! Jadi jangan pernah berniat mendekati kekasihku!" ucap Rangga dengan sangat tegas. Jasmine masih membulat mendengar ucapan Rangga. Karena saat itu bukan hanya ada mereka bertiga tapi juga banyak siswa siswi yang berlalu lalang atau yang sengaja melihat pertengkaran Rangga dan Rakha yang memperebutkan Jasmine.
"Beneran Jasmine? kamu dan Rangga sudah jadian?" tanya Rakha dengan jantung berdegup cepat,
"Iya" Jawab Jasmine
"Sudah cukup kamu bicara dengan dia, sekarang kita ke kelas" ucap Rangga kemudian menggenggam tangan Jasmine dan mengajaknya pergi.
Rakha terus menatap perginya Jasmine yang sama sekali tidak menoleh kepadanya. Sangat sakit ternyata, saat gadis pujaannya dimiliki orang lain. Tapi, Rakha berusaha menerima dan meyakinkan hatinya, jika cinta itu tidak harus memiliki.
"Sabar Kha! masih banyak cewek cantik lain di dunia ini yang bisa lu kejer! sekeras apapun lu pengen miliki Jasmine, lu gak akan bisa ngelawan Rangga! Mereka sudah dari kecil bersama, dan sangat sulit bagi lu buat dapetin dia! move on, buka hati lu buat gadis lain!" tepukan seorang teman Rakha di bahu pemuda itu
Semua siswa sudah masuk kedalam kelas dan sedang mengikuti pelajaran pagi itu. Termasuk Rangga, Jasmine dan teman temannya. Setelah Pak Edward menjelaskan pelajaran matematika, Pak Edward memberi tugas kepada mereka, setelah itu pak Edward izin sebentar ke toilet karena panggilan alam yang mengganggu tiba tiba.
"Ngga, lu sudah tanya belum sama Jasmine soal Ayu?!" tanya Gerry dengan berbisik
"Sudah, Jasmine bilang, Ayu gak suka sama tante lu karena dia cuma mau papanya. Sama Ayu enggak" jawab Rangga
__ADS_1
"Ah yang bener lu Ngga?! setau ku tante Mita itu orang yang baik, lembut dan sayang keluarga!" jawab Gerry
"Ntah, Jasmine ngomong gitu dan Ayu sendiri yang cerita. Kata Ayu dia denger sendiri tante lu ngomong gitu sama seseorang di telefon" ucap Rangga
"Kalau papa Ayu gak jadi sama tante Mita, apa aku ada kesempatan buat dapetin Ayu?!" tanya Gerry
"Bisa jadi, kalau tante Lu terbukti memang seperti itu dan papa Ayu tau, mungkin Lu bisa dapetin Ayu, tapi yakinlah itu gak akan mudah karena lu dan tante lu masih keluarga, bisa jadi papa Ayu kecewa berat sama tante lu dan berdampak sama hubungan lu dan Ayu" ucap Rangga
"Jadi menurut lu aku harus gimana?"
"Dapetin hati Ayu dulu, baru kalian pikirkan langkah selanjutnya. Tembak dia secepatnya!" ucap Rangga menjadi kompor bagi Gerry
"Kalau di tolak?" tanya Gerry
"Ya elah, di coba aja belum udah nyerah! aku aja yang dulu di tolak Jasmine gak nyerah, masak lu udah nyerah?!"
"Iya yah,,,"
.
.
.
.
.
Coba aja dulu Ger, kalau di tolak banyak readers yang jomblo kok, pasti mau sama kamu 😁 ngacung dulu yang masih jomblo 😅
__ADS_1