Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 28


__ADS_3

Dua minggu berlalu dengan begitu cepat, dan Laura selalu saja teringat soal Agatha. Bagaimana pun cepat atau lambat John harus segera memberitahu kebenaran kepada Agatha, bahwa hubungan mereka hanyalah sandiwara.


Laura kini sudah berada di ruang kerja John saat jam istirahat pria itu. Laura harus segera meminta John untuk berani memberitahu Agatha. Karena ia tidak bisa terus menerus menjadi kekasih pura-pura John. Laura menatap serius wajah tampan John yang masih sibuk dengan hidangan yang berada didepannya.


"Sampai kapan kau akan membohongi nenekmu dan juga keluargamu tentang kebohongan yang telah kau buat ini John?" Tanya Laura dengan tatapan yang tak lepas dari wajah tampan John. Pria itu hanya terdiam tanpa mengatakan sepatah katapun. Karena bagi John ia belum siap untuk memberitahu Agatha, dan juga ia masih ingin bersama dengan Laura lebih lama lagi.


Laura menghela nafasnya dengan cukup panjang, ia merasa sangat kesal pada John karena tidak tegas saat mengambil keputusan. Buktinya saat ini saja ia hanya terdiam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.

__ADS_1


"Aku tidak bisa terus menerus menjadi kekasih pura-puramu. Karena di dalam surat perjanjian yang waktu itu kita sepakati tidak sampai selama ini John," Ucap Laura berharap agar John menyetujui apa yang ia minta. Bukan hanya karena waktu yang terlalu lama, tapi juga karena Laura sudah merasa sayang pada Agatha dan tidak ingin membuat wanita paruh baya itu kecewa saat mengetahui sandiwara mereka. Laura ingin John cepat memberitahu, agar Agatha tidak terlalu mengharapkannya.


John terlihat sangat bingung dan frustasi dengan apa yang diucapkan oleh Laura, pria itu mengacak rambutnya dengan cukup kasar dan menghentikan makannya. Karena rasa lapar yang tadi ia rasakan hilang begitu saja, karena Laura selalu saja menganggu moodnya. John menatap mata caramel milik Laura, ia masih seakan tidak setuju atas permintaan Laura untuk segera memberitahu Agatha. Karena jika semuanya sudah terbongkar, maka ia akan sulit untuk bertemu dengan Laura. Tapi Laura seakan tidak mengerti dengan apa yang diinginkan oleh John.


"Kau tidak perlu khawatir karena aku akan terus membayarmu," Ucap John supaya Laura tetap berada disampingnya dan tetap menjadi kekasihnya walaupun hanya berpura-pura.


John kembali terdiam dan mencoba untuk mencerna apa yang telah diucapkan oleh Laura. Wanita yang berada di hadapannya kini ternyata sangat menyayangi Agatha. Sedangkan dirinya selalu saja membantah apa yang diminta oleh neneknya itu. John semakin kagum dengan Laura, wanita yang cantik dan ternyata juga lembut dan penyayang.

__ADS_1


***


Diluar ruangan John terlihat seorang wanita yang tersenyum merasa sangat puas dengan apa yang ia dengar saat dua orang didalam ruangan sana sedang serius berbicara. Ya, Gracia lah yang kini berada di luar ruangan John dan tidak sengaja mendengar ada suara seorang wanita. Karena ingin tahu akhirnya Gracia memilih untuk mendengarkan semua percakapan antara John dan juga seseorang didalam sana.


"Ku perintahkan kau untuk segera mencari tahu dimana dia tinggal," Ucap Gracia diakhir kalimat pembicaraannya dengan seseorang melalui ponselnya. Gracia memiliki orang suruhan dan ia selalu merasa sangat puas karena orang suruhannya itu tidak pernah mengecewakannya. Dan apapun yang diminta oleh Gracia akan mudah didapat hanya dengan waktu beberapa menit saja.


Gracia berniat untuk datang dan menemui Agatha dan menceritakan yang sebenarnya pada wanita paruh baya itu. Sambil tertawa puas Gracia segera pergi melangkah dan sudah sangat tidak sabar untuk menghancurkan John dan juga Laura.

__ADS_1


"Ini karena kau berani menolakku!" Lirih Gracia.


__ADS_2