Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 46


__ADS_3

Pak Edward akhirnya berkeliling penginapan untuk mencari keberadaan Rangga dan Jasmine. Melewati tempat pemandian air panas yang tertutup, membuat pak Edward ingin melihat kesana. Namun belum sampai masuk, seorang pelayan memberitahukan jika pemandian air panas itu ditutup karena ada yang sudah menyewa. Tidak tau saja pak Edward jika yang menyewa adalah anak muridnya.


Akhirnya Pak Edward ke depan untuk bertanya ke bagian informasi, namun mereka mengatakan jika kedua muridnya tidak ada yang keluar sejak masuk kedalam penginapan itu.


"Mungkin mereka langsung tidur" ucap Pak Edward.


Sebelum kembali ke kamar, pak guru itu memesan makanan dan minuman , lalu setelah itu pak guru kembali ke kamarnya.


.........


Rangga dan Jasmine tengah berada di pemandian air panas, keduanya terlihat begitu menikmati hangatnya air yang merendam tubuh mereka. Beberapa saat mata keduanya terpejam, namun Jasmine terkejut saat tangannya merasakan di genggam seseorang. Gadis itu menoleh dan melihat senyum manis Rangga di sana.


"Besok kita harus bangun pagi kan? sudah cukup lama kita disini" ucap Rangga


"Iya kak,," jawab Jasmine


"Ini sudah malam, ayo kita naik" ajak Rangga dan di angguki oleh Jasmine


Lalu Kedua remaja itu menyudahi rendam rendam mereka, Keduanya berganti pakaian di tempat yang berbeda, dan setelah itu keduanya kembali ke kamar Jasmine


"Kamu laper gak?" tanya Rangga


"Iya kak" jawab Jasmine


Lalu Rangga menelfon bagian resepsionis dan memesan makanan untuk mereka. Sedang Jasmine sedang mencari hair dryer untuk mengeringkan rambutnya. Setelah ketemu, Jasmine duduk dan mencolokkan hair dryer nya


"Sini kakak bantu" ucap Rangga mengambil alih hair dryer itu


"Aku bisa sendiri kak" ucap Jasmine namun Rangga seolah tuli, pemuda itu tetap saja melakukan apa yang dia inginkan. Dan kini Jasmine kembali pasrah saja. Dengan telaten Rangga mengeringkan Rambut Jasmine, Rangga terinspirasi dari sang papa yang sering mengeringkan rambut mamanya.

__ADS_1


"Kakak bisa kok bantu ngeringin rambut kamu" ucap Rangga.


Jasmine jadi tersipu karena perlakuan Rangga yang begitu teramat lembut. Ya ampun meleleh aku kak!


Rangga tersenyum dalam hati saat melihat wajah Jasmine dari pantulan cermin, gadis itu sedang tersipu


Terdengar ketukan pintu, lalu Rangga menoleh ke arah pintu


"Makanan sudah datang, kakak ambil dulu" ucap Rangga lalu memberikan hair dryer pada Jasmine. Kemudian Jasmine menyisir rambutnya sementara Rangga menata makanan mereka


"Ayo makan dulu,, nanti gak bisa tidur kalau lagi laper" ucap Rangga


Lalu gadis itu mendekat kepada Rangga dan dia duduk di samping pemuda itu. Kemudian keduanya makan malam bersama.


"Ini tagihannya biar Jasmine yang bayar ya kak, aku gak enak kakak terus yang bayarin" ucap Jasmine di sela mereka sedang makan


"Tapi kaa,,,," ucapan Jasmine menggantung karena Rangga sudah menyiapkan sup kedalam mulutnya.


"Tidak usah kamu pikirkan, tidak ada tapi tapian" ucap Rangga lalu menyuapkan makanan kedalam mulutnya sendiri.


Jasmine menghela nafas berat, gadis itu merasa tidak enak jika terus terusan di bayari oleh Rangga. Padahal ayah dan bundanya juga sudah memberikan uang saku selama bepergian, tapi yaaa mau bagaimana?


Selesai makan, Rangga memanggil pelayan untuk membersihkan kamar Jasmine, setelah bersih, keduanya tidak langsung tidur. Tapi masih duduk bersama sambil menatap ribuan bintang di atas langit.


"Katanya gak baik habis makan langsung tidur,," ucap Rangga


"Iya,,, Emm,, kak Rangga gak ada niatan kan mau tidur di kamar ini?" tanya Jasmine


Rangga menoleh dan tersenyum mesum kearah gadis itu

__ADS_1


"Kenapa? kamu pengen tidur sama aku ya? pengen di peluk aku ya?" tanya Rangga dengan memajukan wajahnya kearah wajah Jasmine.


Gadis itu langsung menggeleng dengan cepat


"Gak! kakak harus balik ke kamar kakak sendiri!" jawab Jasmine


"Boleh, tapi,,,,, cium dulu!" kekeh Rangga


"Ish, apaan sih!" Jasmine mendorong wajah Rangga untuk menjauh dan Rangga langsung tertawa.


"Hahaaha iya iyaaaa aku balik ke kamar" ucap Rangga lalu berdiri dari tempat duduknya. Jasmine tersenyum lalu ikut berdiri, kemudian Rangga menggeser dinding pembatas kamar mereka


"Selamat malam Jasmine" ucap Rangga dengan tersenyum manis


"Malam kak Rangga,,," Jasmine ikut tersenyum seiring dinding pemisah kamar mereka bergerak merapat.


Keduanya terlihat senyum senyum sendiri hingga keduanya berbaring di atas kasur yang berbeda.


.


.


.


.


.


Ya ampunnnn kalian bedua bikin jomblo ngiri 😰

__ADS_1


__ADS_2