
Beberapa minggu telah berlalu dan hari ini Laura bersiap untuk datang ke rumah John dan menemui Agatha berniat untuk meminta maaf kepada wanita paruh baya itu. Di sisi lain ia pun kini semakin merasa nyaman kepada John, dan ia telah menyetujui untuk segera menikah dengan pria itu.
Setelah beberapa kali John menyatakan perasaan cinta pada Laura dan memohon untuk Laura menjadi istrinya, akhirnya Laura tidak bisa lagi membohongi diri bahwa ia pun telah jatuh cinta pada John ditambah perlakuan yang telah dilakukan oleh John yang selalu membuatnya seperti seorang wanita yang paling bahagia di dunia ini. Semakin ia menghabiskan waktu bersama dengan John, ia pun semakin yakin bahwa kini pria yang bernama John itu sangat mencintainya.
"Aku harap dia adalah cinta pertama dan terakhirku," Lirih Laura sambil menatap dirinya melalui pantulan cermin besar yang berada di kamarnya.
Laura mengenakan dress dengan panjang selutut berwarna biru laut yang membuat kulit putihnya terlihat semakin cerah. Ia tersenyum melihat dirinya yang terlihat sangat cantik, hatinya terasa berbunga setelah resmi menjadi kekasih John dan mengakhiri sandiwaranya bersama dengan John. Namun disisi lain ia masih merasa sangat takut dan khawatir jika Agatha akan menolaknya dan tidak memberikannya restu untuk menjadi istri John.
***
__ADS_1
Tidak butuh waktu yang lama akhirnya Laura sudah sampai di rumah besar milik John. Jantungnya terasa berdebar dengan sangat kencang, tangan kirinya yang tidak pernah lepas dari genggaman John dan membuat Laura menjadi sedikit lebih tenang karena John selalu mampu membuatnya nyaman.
Laura merasa sangat salah tingkah saat John menatapnya tanpa berkedip sedikit pun, "Berhentilah menatapku seperti itu John," Ucap Laura yang semakin terlihat salah tingkah. Namun tidak berhasil membuat ia berhenti menatapnya.
"Kenapa aku harus berhenti menatap kekasihku yang sangat cantik ini? Aku tidak akan membiarkan siapapun atau lelaki mana pun yang berani menatap kekasihku yang sangat cantik ini," Ucap John yang berhasil membuat Laura tertawa dengan cukup keras.
"Kau ini," Ucap Laura dan mengikuti langkah John yang mulai berjalan masuk kedalam rumahnya.
"Duduklah! Mau sampai kapan kalian berdiri disitu?" Ucap Agatha dengan nada suara yang terdengar sedikit ketus di telinga Laura.
__ADS_1
Laura menatap John dan langsung duduk di sofa dan berhadapan langsung dengan Agatha. Laura hanya menunduk karena merasa sangat sedih, Agatha tidak menyambutnya dengan hangat seperti dulu. Laura sangat menyadari perubahan yang dilakukan oleh Agatha karena kesalahannya dan juga kesalahan John.
"Ada apa kau datang kembali ke rumah ini Laura?" Tanya Robert yang membuat Laura semakin tidak nyaman saat ini.
"A..aku ingin minta maaf karena kesalahan yang aku lakukan dengan John membohongi kalian pada saat itu," Lirih Laura yang tidak berani menatap kedua orang paruh baya di hadapannya itu.
Agatha bangkit dari duduknya dan menghampiri Laura, wanita paruh baya itu memeluk Laura dengan sangat erat dengan terdengar suara tangisan.
"Aku sudah memaafkan kalian. Aku sangat menyayangimu Laura, dan aku hanya ingin kau menjadi istri dari cucuku. Aku akan melupakan kebohongan yang telah kalian lakukan dulu, bukalah lembaran baru dan aku minta untuk kalian menjadi sepasang kekasih yang sesungguhnya," Ucap Agatha sambil menatap serius wajah Laura dan juga John.
__ADS_1
Laura yang mendengar ucapan John langsung merasa lega dan bahagia karena Agatha masih menerimanya dan bahkan memberikan restu untuknya menikah dengan John.
"Bulan depan aku dan Laura akan segera menikah nek," Ucap John yang membuat semua orang yang berada di ruangan itu seperti terkejut mendengarnya dan Agatha kembali memeluk Laura karena merasa sangat bahagia dan tidak sabar menanti acara pernikahan John dan juga Laura.