
Rangga, Jasmine, Gerry dan Ayu baru saja sampai di apartemen Rangga setelah tadi pulang sekolah, mereka berempat langsung ke sana untuk kembali belajar bersama. Sampai di apartemen, Mereka berempat makan siang dulu, karena Bik Inah juga sudah menyiapkan makan siang untuk mereka sebelum di jemput ke rumah besar keluarga Dermawan karena besok Weekend dan semua keluarga Dermawan akan berkumpul seperti biasa.
"Makan yang banyak sayang, biar kita cepet gede " ucap Rangga sambil mengambilkan Ayam goreng ke piring Jasmine
"Ini ayamku masih banyak kak,,," jawab Jasmine
"Gak papa, nambah 1 lagi biar kamu tumbuh besar lagi" jawab Rangga dengan tersenyum
"Kakak mau buat aku gendut?" tanya Jasmine
"Gak lah, kamu gendut itu nanti pas kamu lagi hamil anak anak kita!" jawab Rangga
Ayu dan Gerry yang akan menelan nasi saja rasanya tidak ingin menelannya ketika melihat Rangga yang terlihat sangat labay begitu.
"Udah jangan lihatin mereka, ntar nafsu makan mu hilang" ucap Gerry kepada Ayu
"Iya, kamu bener" Jawab Ayu
Lalu kedua remaja itu seperti menutup telinga mereka, tidak ingin mendengar ucapan Rangga kepada istrinya. Selesai makan, Rangga membantu Jasmine membereskan meja. Saat Ayu akan membantu Jasmine cuci piring, Rangga melarangnya
"Gak usah bantuin Jasmine, biar aku saja. Mending kamu kedepan yu" ucap Rangga
"Aku cuma mau bantu cuci piring!" jawab Ayu
"Gak usah, pergi sana! aku mau berduaan sama Jasmine!" usir Rangga
Ayu mencibik, lalu pergi meninggalkan Rangga dan Jasmine. Sampai di ruang tamu, Ayu melihat ada Gerry yang sedang mengambil buku dari dalam tasnya. Lalu Ayu duduk di dekat Gerry karena tasnya ada disana.
"Udah selesai beres beresnya?" tanya Gerry
"Apaan? aku diusir Rangga! katanya dia mau berduaan sama istrinya!" sungut Ayu dan Gerry tersenyum.
Rangga dan Gerry sudah merencanakan hal ini, Rangga akan memberi kesempatan Gerry untuk mengutarakan perasaannya kepada Ayu.
Saat Jasmine akan kembali ke depan, Rangga menahannya dengan memeluk istrinya dari belakang dan hal itu membuat Jasmine kaget.
"Kakak?!" ucap Jasmine menoleh ke samping
"Disini aja, Gerry mau nembak Ayu" bisik Rangga
"Beneran?" tanya Jasmine
"Iyahhh"
Cup!
__ADS_1
Rangga mengecup bibir Jasmine dengan cepat, lalu gadis itu mencibik. Pandai sekali Rangga mengambil kesempatan untuk mencium dirinya.
Kemudian Keduanya memantau dari kejauhan.
"Emmm,,, yu,," Panggil Gerry
Ayu menoleh dan menatap Gerry
"Ada apa?" tanya Ayu
"Aku pengen ngomong sesuatu" ucap Gerry dengan jantung berdebar dengan begitu cepat.
Deg!
Ayu terdiam, gadis itu menebak nebak sendiri apa yang akan Gerry katakan
"Apa?" tanya Ayu
"Aku suka sama kamu!" Ucap Gerry dengan begitu cepat. Otaknya langsung error, karena dia tidak mengingat kata kata lain yang sudah dia susun dan dia hafalkan sebelumnya. Gerry mendadak blank saat berhadapan dengan Ayu ketika ingin mengutarakan isi hatinya. Dan kini Ayu mendadak seperti batu dengan mulut masih menganga kaget.
"Ya ampunn tuh anak! kenapa cuma itu yang diingat sih!" ucap Rangga geregetan sendiri kepada Gerry.
"Memangnya apa yang mau di katakan Gerry kak?" tanya Jasmine
Ayu berkedip kedip, antara percaya dan tidak percaya jika Gerry saat ini sedang menembaknya.
"Kamu nembak aku Ger?!" tanya Ayu
"Iya, di terima gak?" tanya Gerry harap harap cemas
"Apa kamu lupa, papa ku sama tante mu,,"
"Tapi kamu gak suka kan, papa mu sama tante Mita? Jadi apa salahnya kalau aku suka sama kamu, dan kita,, jadian?" tanya Gerry
"Tapi,,"
"Kamu suka gak sama Aku Yu? soal tante ku, nanti kita cari cara buat kasih tau ke papa kamu" ucap Gerry
"Memangnya apa yang kamu tau?" tanya Ayu
"Tante Mita cuma mau papa kamu aja kan? tapi dia gak bisa nerima kamu. Meski pun dia tante aku, tapi kami berbeda, aku mau nerima kamu dan semua keluarga kamu. Kamu mau kan nerima aku?" tanya Gerry kemudian menyentuh tangan Ayu
Ayu jadi deg deg an saat Gerry menyentuh tangannya.
"Aku,, aku gak tau,," jawab Ayu
__ADS_1
"Kok gak tau yu?" tanya Gerry
"Aku belum yakin sama kamu!" jawab Ayu
"Ap kamu gak nyaman sama aku?" tanya Gerry dengan wajah sendu, melihat itu Ayu jadi tidak tega.
"Nyaman,, tapi, kita belum lama kenal Ger,,," jawab Ayu
"Gak masalah, kita jalani hubungan ini, sambil kita mengenal satu sama lain. Aku serius sama kamu yu, aku pengen nanti bisa nikah sama kamu" ucap Gerry
Ayu mendorong bahu Gerry dengan sedikit kuat
"Udah jauh banget pikiranmu!" ucap Ayu
"La memang aku sudah berfikir sejauh itu, aku bilangkan, aku pengen serius sama kamu. Jadi gimana? kamu mau kan nerima aku?" tanya Gerry lagi
Ayu terdiam, hatinya ragu ragu mau menerima Gerry atau tidak. Tapi selama ini Gerry sangat baik dan perhatian kepada Ayu. Ntah dorongan dari mana, kemudian Ayu mengangguk pelan.
Gerry langsung tersenyum, hatinya seolah akan meledak karena Cintanya di terima Ayu. Dan Ayu pun langsung tersipu, ntah kenapa hatinya mendadak begitu senang, dia juga tidak paham. Kemudian Gerry menggenggam tangan Ayu di bawah meja, Ayu kaget dan langsung kembali menatapnya.
Saat keduanya saling menatap, keduanya mendadak kaku.
Jangan bilang, gerry mau cium aku! . Ayu membatin saat melihat wajah Gerry semakin dekat
Deg
Deg
Deg
"Kalian kalau mau mesuum jangan disini!" Sarkas Rangga saat keluar dari dapur bersama Jasmine.
Sumpah demi apa, Ayu dan Gerry langsung memerah wajahnya .
.
.
.
.
Ya ampunnnnnnn Rangga 🥴
Ni juga Gerry sama Ayu, ngapain sih kalian?!
__ADS_1