Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 65


__ADS_3

Rangga dan Jasmine baru saja sampai di depan rumah, Pak Dodi langsung menurunkan koper Jasmine dan membawakannya sampai ke depan pintu, Saat Rangga membuka pintu rumah


"Selamat Datangggggg!" Terdengar riuh teriakan dari para bocil dirumah itu menyambut kedatangan mereka, Rangga menghela nafas sedang Jasmine masih memasang wajah terkejut


"Assalamualaikum" ucap Rangga


"Wa'alaikumsalam" Jawab anak anak bersamaan, rumah itu sudah seperti pasar saja.


" Silahkan Masuk kak Jasmine,,," Ucap Azzura kemudian memisahkan Rangga dan Jasmine, lalu gadis itu menarik kakak iparnya untuk masuk diikuti Ghania, Queen, bahkan Cio sudah meminta gendong pada Jasmine


" Ya ampun,, aku terlupakan!" ucap Rangga


Aqsa dan Azzam terkekeh lalu mereka masuk semua, di dalam rumah sudah ada mama Zara, Angga, oma dan Opa


"Ya ampunn Cio,, kok minta gendong kak Jasmine sih, kasian kak Jasmine, pasti capek gendong kamu. Minta gendong kak Ulla aja sana" ucap Zara seolah mengerti, pasti Jasmine lelah karena dibuat lelah oleh putranya semalam, sedang Cio yang di gendong itu sangat gembul.


"Gak papa ma,,," ucap Jasmine, tapi Cio akhirnya turun dari gendongan Jasmine


Kemudian Rangga menyalami para orang tua, diikuti oleh Jasmine. Setelah itu mereka bergabung besama yang lainnya


"Bik, tolong bawakan koper Non Jasmine ke kamar den Rangga " ucap Ibu Marisaa


"Baik Bu,,"


"Kak Jasmine, Ayo kita main kak, kemarin aku di beliin papa mainan" ucap Azzura


"Ya ampun,, kalian main aja, biarin kak Jasmine disini," ucap Rangga menarik Jasmine untuk tidak ikut adik adiknya


"Iiihh pelit! padahal kami cuma mau ajak main aja gak boleh! biasanya gak gitu!" sungut Queen


"Iya pelit!" sahut Azzura


"Jasmine,, temani anak anak main ya kak" ucap Jasmine sedikit canggung karena Rangga sedang memeluknya di depan semua orang untuk menahannya. Rasanya malu sekali


"Tapi aku gimana?" tanya Rangga saat mereka saling menatap, Rangga yakin Para kurcil di rumah itu tidak akan melepaskan Jasmine begitu saja dan dia akan terabaikan setelah ini.


Jasmine nyengir gak enak, dia merasa Rangga kenapa jadi berubah manja begini, sedang Zara dan Angga hanya menggeleng gelengkan kepala melihat kelakuan putra nya


"Dia mirip kamu!" bisik Angga pada istrinya


"Mana ada? dia mirip kamu! kerjaannya nempel terus kayak ulet bulu!" cetus Zara dan Angga terkekeh lalu mencium pipi istrinya itu beberapa kali


Jasmine menganga menyaksikan itu, ternyata ada turunannya Rangga mesum tidak tau tempat seperti sekarang ini. Kalau di rumah, Kadang sesekali Jasmine juga melihat kedua orang tuanya tanpa sengaja saling sayang, tapi tidak di depan anak anak. Sampai Jasmine kaget ketika Rangga tiba tiba mengecup pipinya

__ADS_1


"Pergilah, jangan buat Cio menangis" ucap Rangga


Jasmine mengangguk, lalu Rangga melepaskan istrinya itu, dan setelah itu Jasmine di bawa kabur oleh para kurcil dirumah itu.


"Hadeh,, istriku di kuasai mereka kannnn,," helaan nafas itu langsung di tertawai oleh Liora dan Rizal yang baru saja sampai


"Hahahahaha kasihaaannnn manten baru!" cetus Liora lalu duduk di dekat Rangga


"Apa sih Aunty!" sungut Rangga


"Begitu rasanya kalau di ganggui keponakan! dulu kamu kan sering gangguin Aunty sama Om!" cetus Liora dengan mengacak acak rambut Rangga dan semua orang hanya tertawa.


Ck!


"Oh iya Oma, Rangga mau, oma ajari Rangga lagi buat bubur ayam sehat" ucap Rangga


"Bubur ayam? untuk apa?" tanya Oma


"Rangga mau buka usaha kecil kecilan oma, setelah Rangga pikir pikir, Rangga ingin buka usaha" ucap Rangga


"Kenapa kamu gak kerja di rumah sakit aja si nak?" tanya Zara


" Gak ma, Rangga pengen buka usaha sendiri, Rangga pengen mandiri, sambil belajar mengurus usaha sendiri untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan Rangga" ucap Rangga


"Papa juga" jawab Angga


"Ya sudah kalau begitu, ayo kita ke dapur" ucap Ibu Marisaa.


Dengan sigap, Rangga menghampiri omanya dan di tuntun ke dapur. Meski Oma bisa berjalan sendiri, tapi tetap saja Rangga ingin menuntutnya.


"Biar dia belajar bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. Biar dia tau, susahnya mencari uang itu seperti apa" ucap Angga kepada Istrinya.


"Iyah" jawab Zara


Rangga dan Oma Marissa berada di dapur, Masih berbincang, oma menjelaskan ini dan itu karena Rangga sangat banyak bertanya. Dulu Oma Marissa pernah berjualan bubur ayam sehat di kampusnya dan pelanggan setianya adalah Opa Dermawan. Kata Opa bubur ayam Oma itu bikin jatuh cinta. Setelah menikah Oma tidak diperbolehkan lagi berjualan karena yang hanya boleh memakan masakan oma hanyalah Opa. Jadilah pak Dermawan membuka Rumah sakit setelah menikahi Oma marisaa. Kurang lebih begitu.


" Ayo sekarang kita praktek!" ucap Oma Marissa.


"Baik Oma"


Rangga dikatakan bisa memasak seperti mama Zara, jadi tidak terlalu sulit untuk menyerap ilmu yang diajarkan oleh Omanya.


Cukup lama mereka mengubrek di dapur, Mama Zara bersama Aunty Ly dan Jasmine datang melihat

__ADS_1


"Sayang, coba deh" ujuk ujuk Rangga langsung menyodorkan satu sendok bubur kepada Jasmine, Aunty Ly langsung mencibir


"Ck! dasar manten baru!" ucapnya lalu mengambil mangkok untuk mencoba bubur buatan Rangga


"Gimana? enak gak?" tanya Rangga pada Jasmine


"Enak,, beneran enak" ucap Jasmine


"Siapa dulu yang masak,,, suamimu ini,," akuinya dengan bangga


"SOMBONG!" Cetus Liora


"Biarin weeeeek!" sungut Rangga


"Enak,, buburnya enak ma" ucap Zara


"Nanti, dari bubur ini akan Rangga inovasi sedikit ma, tadi udah bilang juga sama Oma, jadi topingnya gak cuma ayam aja, bisa pake berbagai macem toping. Dan tau gak sayang, kenapa ini namanya bubur sehat?" tanya Rangga pada Jasmine dan gadis itu menggeleng


"Karena resep oma ini gak pake penyedap, gak pake kuah santan, dan yang pasti gak pake pengawet! iya kan oma?" tanya Rangga


"Iya" Jawab Ibu Marissa


"Tapi bisa seenak ini ya oma, sedap meski gak pake penyedap" ucap Jasmine


"Itu karena buatnya pake,,,ini" ucap Rangga dengan meletakkan tangan Jasmine di atas daddanya.


"Hati"


Sontak saja Jasmine langsung merona.


"Ruwet ruwet! dunia serasa miilik berdua! yang lain ngontrak!" keras sekali Aunty ly berkata, Ibu dari 4 anak itu tidak tahan melihat kealayan manten baru dan memutuskan untuk pergi saja daripada melihat Jasmine dan Rangga.


.


.


.


.


.


Hahahha meresahkan yah aunty🤣

__ADS_1


__ADS_2