
John merasa malam ini sangat bahagia karena sudah memperkenalkan seorang wanita pada Agatha dan juga Robert, walaupun wanita itu dia bayar dengan harga tinggi untuk menjadi kekasih pura-puranya. John merebahkan tubuhnya diatas ranjang empuk dikamarnya, berharap jika semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan. Dari apa yang ia lihat, Agatha seperti menyukai Laura dan itu berarti rencana dia berhasil.
Tiba-tiba Laura masuk kedalam pikirannya, ia berpikir apakah wanita itu selalu menjadi wanita bayaran untuk menjadi kekasih pura-pura pria diluar sana selain dirinya? Ataukah mungkin hanya John lah yang menjadu kekasih pura-pura pertama bagi Laura? Banyak hal yang tidak John ketahui tentang wanita itu. Namun John langsung menepis pikirannya dan kembali fokus pada rencana yang telah ia buat supaya Agatha berhenti mencarikannya wanita.
John membuka ponselnya dan ia kembali melihat foto-foto dirinya bersama keluarganya dan juga bersama dengan Laura. Di foto itu mereka terlihat seperti keluarga yang sangat bahagia dengan saling tersenyum menatap ke arah kamera. John mengakui jika Laura adalah wanita yang sangat cantik dan sudah pasti ia menjadi rebutan pria diluar sana.
"Cantik," Lirih John sambil memperbesar layar ponselnya untuk melihat jelas foto Laura yang tengah tersenyun dengan sangat cantik.
__ADS_1
"Kau ini mikir apa John? Rencanamu bukan untuk jatuh cinta pada wanita itu!" Sambung John mencoba menepis pikirannya tentang Laura.
John pun kembali menyimpan ponselnya tepat diatas lemari samping ranjang tidur, dengan perlahan ia mencoba untuk memejamkan matanya berharap dapat tidur dengan terlelap dan mimpi yang indah.
***
Laura hari ini memilih untuk bersantai saja di apartment miliknya, karena John tidak lagi menghubunginya. Mungkin keluarga pria itu sudah berhenti untuk menjodohkan John dengan wanita lain, sampai John tidak lagi menghubunginya, pikir Laura.
__ADS_1
Laura pun meraih ponselnya dan melihat banyak notifikasi dari John, dan ternyata pria itu mengirim foto-foto dirinya dan juga keluarga John saat pertemuan mereka kemarin. Laura pun langsung melihat foto-foto tersebut, ia tersenyum saat melihat mereka seperti keluarga yang sangat bahagia dengan penuh kehangatan dan juga kelembutan di dalam foto tersebut.
Laura tersenyum dengan menahan tangisan harunya, karena sudah lama ia tidak merasakan kebahagiaan seperti apa yang ia lakukan kemarin bersama dengan keluarga John di cafe. Laura selalu berpikir jika keluarga John sangat bahagia, dan saling memberikan kasih sayang di dalamnya. Sedangkan Laura dan kakaknya saling sibuk dengan urusan mereka sendiri.
"Aku harap rencana yang kau inginkan dapat berhasil tanpa menyakiti hati nenek dan ayahmu John," Lirih Laura sambil menatap foto mereka di layar ponsel miliknya.
Sejak awal bertemu dengan Agatha dan juga Robert, Laura merasa bahwa mereka berdua adalah orang yang sangat baik. Dalam hati kecilnya Laura mengatakan jika dirinya tidak tega untuk menyakiti hati kedua orang paruh baya itu, tapi ia harus profesional karena John telah membayarnya dengan harga yang sangat tinggi dan tidak mungkin untuk Laura mengecewakan John.
__ADS_1
"Aku berharap yang terbaik untuk kita semua," Lirih Laura menyimpan kembali ponselnya dan segera bangkit dari ranjangnya dan memutuskan untuk segera membersihkan diri.