
Pesta berlangsung sangat lancar, tidak ada yang terlewatkan, semua menjadi kenangan terindah didalam kehidupan Jasmine dan Rangga. Setelah pesta selesai, semua keluarga dan tamu undangan pamit kembali ke kamar mereka untuk beristirahat, sedang pengantin dan kedua sahabatnya masih berada di tempat acara. Mereka masih berbincang bersama, walau hari sudah semakin malam.
"Gak nyangka bisa liburan ke Bali" ucap Ayu
"Kalian kok tau, kalau keluarga bikin acara ginian" tanya Rangga
"Papa mu yang bilang, tapi gak boleh bocorin ke kalian" jawab Gerry
"Jadi kalian nginep 1 hotel?" tanya Jasmine
"Iyah,,, tapi beda kamar" Jawab Ayu
"Oh iya,, aku mau kasih tau kalian berdua,," ucap Gerry lalu melihat Ayu sekilas
"Apa?" tanya Rangga
"Kami berdua,, sebentar lagi bakal tunangan!" ucap Gerry dengan semangat
"Apa?! kok bisa?!" ucap Jasmine dan Rangga bergantian
"Iya, jadi papanya Gerry itu ternyata temen lama papa ku,, pas kami lagi cari kado buat kalian, kami ketemu mereka di mall lagi ngopi bareng. Mereka itu pada gak tau anak masing masing dan,,,, mereka setuju dengan hubungan kami" jawab Gerry
"Wiihh selamat yahh buat kalian berdua, semoga segera nyusul! ternyata kawin itu enak!" kekeh Rangga
Plaaakkkkk
Rangga mendapat geplakan di bahunya dari Gerry
"Asem lu!" cetus Gerry
Obrolan mereka tidak berlangsung lama, Rangga lebih dulu pamit akan membawa istrinya ke kamar. Apalagi kalau bukan untuk menyatu lagi dan lagi.
Sedangkan itu, Gerry juga mengantarkan Ayu kembali ke kamarnya.
"Besok, mau langsung pulang atau kita liburan sehari lagi di sini?" tanya Gerry
"Memang bisa di undur pulangnya?" tanya Ayu
__ADS_1
"Biar nanti aku yang bayar tiketnya. Gak masalah" jawab Gerry
"Memang mau kemana?" tanya Ayu
"Ke pantai mungkin, kita belum puas jalan jalan ke pantai kan?" jawab Gerry
"Emm,, boleh aja sih, tapi izin papa dulu" jawab Ayu
"Beress, nanti biar papaku yang bilang! heheheeh" kekeh Gerry
"Dasar!" Ayu memukul dadaa Gerry, tidak kuat kemudian Gerry menangkap tangan Ayu.
Keduanya saling menatap, lalu Ayu membuang wajahnya ke samping.
"Kembalilah ke kamarmu, aku mau tidur" ucap Ayu dengan jantung berdebar debar
"Ada yang tertinggal" ucap Gerry lalu Ayu menoleh
"Apa,,," Ayu sangat kaget saat tiba tiba Gerry sudah menyatukan bibir mereka.
"Kak,,,"
"Apa sayang,,"
"Habis ini kita tidur kan??" tanya Jasmine dengan menatap Rangga dari pantulan cermin
Rangga tersenyum kecil, Enak saja tidur! . Rangga membatin
"Iyahh nanti kita tidur,, tapi mandi dulu ya,, bersih bersih, masak langsung tidur" jawab Rangga dengan tersenyum
Jasmine mengangguk tanpa curiga sedikitpun pada suaminya itu. Tidak tau saja, jika didalam otaknya sudah tersusun banyak kemeesuman yang akan di lancarkan Rangga untuknya.
Selesai melepas hiasan dan gaun yang di kenakan Jasmine, Rangga menggendong istrinya itu dan membawanya ke kamar mandi. Jasmine yang memiliki jiwa jiwa penurut pun yahh hanya menurut saja, apalagi jika di suguhi senyuman manis Rangga yang terus membuat jantungnya berdebar.
Sampai di kamar mandi, Rangga mengisi air hangat di bathtub, kemudian memberinya cairan wangi dan berlimpah busa, lalu Rangga menyuruh istrinya untuk masuk kedalam, beruntungnya Jasmine menurut saja.
"Kaaaaak,,, tangannya jangan nakal!"
__ADS_1
Rangga terkekeh, mana bisa dia tidak nakal, sedang ada istrinya yang cantik, sangat sayang untuk di lewatkan.
Jika dulu Rangga pernah di tolak, maka beda dengan sekarang! sedikitpun dia tidak menerima penolakan dan pada akhirnya Jasmine kembali jatuh dalam buaian cintanya.
Malam itu, tidak ada kata lelah untuk sepasang pengantin baru itu merajut asmara. Tidak peduli di luar sedang hujan deras petir menyambar, yang ada hanya ingin terus meneguk manisnya cinta mereka berdua.
Berbeda dengan pengantin baru yang sedang hangat hangatnya, Chika yang masih mendekam di dalam jeruji besi merasakan kedinginan. Baru sadar, berurusan dengan keluarga Rangga nyatanya tidak mudah. Sudah membayar pengacara mahal sekalipun Chika tetap kalah, dan kini gadis itu harus terus menjalani hukuman sampai waktu yang telah di tentukan. Penyesalan selalu datang terakhir,,,,,
.......
Waktu terus berjalan,,,
Setelah menunggu berhari hari, maka tibalah waktu pengumuman kelulusan bagi siswa siswi kelas XII di seluruh Indonesia, termasuk SMA Kusuma Bangsa.
Orang tua bersama siswa sudah berkumpul di ruangan sekolah untuk mengambil hasil dari kerja keras siswa dan siswi selama mengikuti ujian sekolah. Di kelas yang sama, Ada papa Angga yang datang mendampingi Rangga, juga ada Ayah Dika yang mendampingi Jasmine mengambil hasil ujian mereka. Sementara itu mama Zara dan Bunda Dinda sudah berada di sekolah juga dan menyiapkan hadiah untuk kelulusan mereka, sudah yakin saja jika keduanya lulus.
Kemudian Wali kelas memberikan sambutan sebentar dan setelah itu satu persatu orang tua di panggil untuk mengambil amplop berwarna putih. Setelah itu, mereka dengan tidak sabar membuka amplop itu dan hasilnya LULUS semua.
" Selamat, kepada Rangga Nugraha Dermawan, yang mendapatkan nilai tertinggi di Ujian Nasional dan juga Ujian sekolah tahun ini,,, kami persilahkan, Pak Angga untuk mendampingi Rangga maju ke depan" ucap pak Edward
Riuh tepuk tangan menggema di ruangan itu, lalu Rangga dan papanya maju ke depan bersamaan.
"Kemudian, di susul Jasmine putri Mahardika, yang menempati posisi ke dua, silahkan maju ke depan bersama orang tuanya" ucap pak Edward lagi
Lalu Jasmine dan papa Dika maju ke depan bersama.
"Dan yang menduduki posisi ketiga adalah Ayu Wulandari, silahkan maju bersama orang tua" Ayu menganga saja saat namanya di panggil, kaget iya, tidak menyangka juga iya. Kemudian Ayu dan papanya maju ke depan, lalu ketiganya mendapatkan penghargaan dari sekolah.
"Yeyyyyyy! akhirnyaaaaa kitaaa lulussss!" teriakan itu terdengar menggema di lapangan. Para siswa dan siswi berkumpul disana, menyarakan kegembiraan mereka. Begitu juga dengan Rangga, Jasmine, Ayu dan Gerry.
Saat sedang bahagia bagiannya, tiba tiba Jasmine terdiam dan memegangi lengan Rangga dengan cukup kuat.
"Sayang, kamu kenapa?" tanya Rangga saat melihat Jasmine berwajah pucat
"Perutku mual kak" jawab Jasmine
......TAMAT......
__ADS_1