
Setelah mendapatkan informasi yang ia perlukan tentang tempat tinggal John, Gracia langsung tersenyum dengan sangat lebar. Ia merasa akan menang dan menghancurkan John yang sudah berani menolaknya beberapa waktu yang lalu.
Dalam seumur hidup, tidak ada satupun pria yang tidak suka dengan Gracia. Hampir setiap pria yang pernah ia temui selalu saja mengejar dan berharap untuk menjadi kekasih Gracia, tapi Gracia selalu menolak para pria itu karena selera ia sangatlah tinggo dan tidak ingin jatuh cinta dengan sembarangan orang.
Gracia turun dari mobil dan tatapannya kini tertuju pada sebuah rumah besar berwarnah putih dengan beberapa pilar besar yang membuat rumah itu terlihat semakin mewah. Rasa ingin memiliki John pun semakin besar, dan Gracia akan melakukan apapun untuk mendapatkan cinta John.
Dengan tidak sabar, Gracia langsung menekan tombol bel yang menempel di tembok besar. Dan Gracia tersenyum saat seorang wanita paruh baya keluar dari rumah mewah itu dan menghampiri Gracia dengan sangat ramah. Gracia sangat yakin jika nenek itu adalah neneknya John, dan orang yang ia cari untuk memberitahukan apa yang telah ia dengar tentang John dan juga Laura.
__ADS_1
"Hai selamat siang," Ucap Gracia sambil tersenyum dengan sangat ramah untuk mencari perhatian wanita paruh baya itu. Dengan ia terlihat ramah, Gracia sangat yakin jika wanita paruh baya itu akan menyukainya dan mungkin kedepannya akan memberi restu pada Gracia untuk menjadi kekasih John.
Agatha terdiam dan menatap Gracia dari ujung rambut sampai ujung kaki, Agatha berpikir bahwa sebelumnya ia tidak mengenal wanita itu dan sama sekali belum pernah mengenal siapa wanita yang datang menemuinya.
"Maaf kau siapa? Sepertinya aku tidak mengenal siapa kau," Ucap Agatha sambil tersenyum dan menatap wajah cantik Gracia seakan mencari tahu apa tujuan Gracia datang kerumahnya.
Agatha hanya mengangguk saat mendengar ucapan yang disampaikan oleh Gracia. Ia masih terlihat seperti orang yang sedang bingung, dan berpikir apakah ia pernah melihat wanita ini? "Ada kepentingan apa kau datang kesini?" Tanya Agatha.
__ADS_1
"Aku hanya ingin memberitahumu sesuatu yang penting. Dan ku rasa kau harus mengetahuinya, tapi jangan kaget saat kau mendengar apa yang nanti aku bicarakan," Ucap Gracia dengan senyumnya yang terlihat seperti orang jahat.
Deg! Jantung Agatha seakan berhenti begitu saja. Apa yang harus ia dengar dari wanita ini? Kenapa wanita itu berkata jangan sampai Agatha kaget ketika mendengar apa yang dikatakan oleh wanita itu. Agatha semakin penasaran dan juga merasa takut dan khawatir ketika ia harus mendengar kabar buruk.
"Kemarin waktu aku datang ke rumah sakit untuk menemui cucumu. Aku tidak sengaja mendengar bahwa cucumu dan juga Laura ternyata hubungan mereka hanya berpura-pura didepanmu, karena John tidak ingin kau terus menjodohkannya dengan wanita pilihanmu. Oleh karena itu ia membayar Laura hanya untuk menjadi kekasih pura-pura John," Ucap Gracia merasa sangat bahagia ketika selesai memberitahu apa yang telah ia dengar beberapa waktu lalu. Dan Gracia sangat yakin setelah ini Agatha akan sangat kecewa pada John dan juga Laura.
Agatha merasa sangat terkejut saat mendengar apa yang telah dikatakan oleh Gracia. Hatinya terasa sangat sakit bagaikan ditusuk ribuan duri dengan bersamaan. Agatha sangat tidak menyangka kalau cucu kesayangannya dengan tega membohonginya seperti ini. Padahal apa yang ia lakukan hanyalah untuk kebaikan John, dan disaat Agatha sudah sangat menyayangi Laura tapi ia harus mendengar kabar pahit seperti tadi. Agatha menangis dengan cukup keras kali ini.
__ADS_1
"Kau tega sekali John!" Lirih Agatha.