
Rangga dan Jasmine sudah sampai dirumah Opa Dermawan. Disana juga ada mobil Aunty dan juga milik Ayah Jasmine. Kemudian keduanya turun dari mobil dan berjalan bersama menuju pintu masuk
"Assalamualaikum" ucap Rangga dan Jasmine bersama
"Wa'alaikumsalam" Jawab semua orang yang ada di ruang tamu, Ada Opa, Papa Angga, dan juga Ayah Dika
"Masuk Rangga, Jasmine" ucap Opa
Lalu Rangga masuk dan menyalami mereka bergantian, setelah itu keduanya duduk. Rangga dan Jasmine bingung kenapa semua keluarga berkumpul.
"Ada apa pa? tadi mama nelfon dan menyuruh kami kesini?" tanya Rangga
"Papa sudah dengar kejadian di sekolah,," ucap Angga, Bagaimana tidak dengar jika pak kepala sekolah sudah memberitahunya
"Oohh,, itu,," jawab Rangga
"Rangga sudah putuskan untuk tidak berjualan di sekolah lagi pa, Rangga sudah memikirkan untuk mencari tempat lain saja,," ucap Rangga
"Rangga sudah coba kasih solusi, tapi mereka semua tidak mau menerima dan meminta Rangga untuk tidak berjualan" ucap Rangga lagi
"Karena hal itu kamu di panggil kesini. Papa sudah fikirkan bagaimana jika kalian membeli 1 ruko saja? papa lihat prospek bubur kalian itu jika di kembangkan akan menghasilkan sesuatu yang besar" ucap Angga
"Iya betul, permintaan di kedai Ayah juga semakin banyak, setelah di coba 2 hari ini semuanya habis dan ayah rasa ini peluang yang bagus" sambung Dika
"Em,, tapi beli ruko itu butuh uang yang banyak pa, tabungan kami belum cukup" jawab Rangga kemudian melihat Jasmine yang sejak tadi diam
"Iya pa, yah,,, kami belum mampu untuk membeli, mungkin kalau menyewa,,, kami pikir pikir dulu" jawab Jasmine
"Papa yang akan membelikan.." Ucap Angga
"Tapi pa,,," Rangga sudah akan menjawab,
"Tidak gratis,, kalian bisa mencicil pembayaran nya nanti setelah kalian punya cukup uang" ucap Angga lagi, Angga tau pasti jika Rangga akan menolak jika di belikan secara cuma cuma.
"Jangka waktunya?" tanya Rangga
__ADS_1
"Tidak ada jangka waktu, dan tidak ada bunga nya, kapanpun kalian punya uang cukup, maka kalian bisa membayarnya" jawab papa
"Kalau dicicil boleh pa?" tanya Jasmine
"Terserah kalian, mau dicicil atau di bayar lunas setelah memiliki uangnya" jawab Angga.
Sebenarnya Angga tidak mau juga Kedua anaknya itu mengembalikan uang nya tapi, Dia tau bagaimana watak putranya. Jadilah dia kepikiran akan menjadikan uang itu nanti tabungan keduanya di masa depan.
"Kalau begitu kami setuju, iya kan Jasmine?" tanya Rangga kepada Jasmine dan gadis itu mengangguk
"Setuju kak" Jawab nya
"Kalau begitu kalian bisa ikut Ayah Dika untuk melihat ruko yang akan kita beli," ucap Papa Angga
"Iya, kebetulan, teman ayah ada yang jual rukonya. Dia baru bangun beberapa ruko 3 lantai, dan Ayah lihat lokasinya sangat strategis karena dekat dengan sekolah, rumah sakit dan parkirannya juga luas... kalian juga bisa tinggal di ruko itu jika mau" ucap Dika
"Tidak perlu membuang waktu, kita lihat sekarang saja," ucap papa Angga
"Ayo Opa juga mau ikut" ucap Opa Dermawan
"Iya ayo pa, kami juga mau lihat" ucap Rangga
"Cioooo ikuttttt!" teriak Cio yang berlarian dari dalam dengan membawa sebotol susu.
"Dirumah aja kamu Cio" ucap Rangga
"Cio au ikuttt kak" ucap Cio
"Sudah mau langsung pergi?" tanya mama Zara yang baru saja bergabung
"Iya ma, kami mau langsung lihat rukonya" jawab Rangga
"Cio dirumah aja lah temenin Oma, kasihan oma gak ada temen" ucap Mama Zara
"Iya,, temenin Oma, nanti sore kan papa dan mama pulang dari Bandung. Kalau Cio di cariin mama dan papa gimana?" tanya mama Zara
__ADS_1
"Hemm,, padahal pengen ikutttttt, ya udah deh,, Cio di lumah aja" ucap Cio dengan wajah cemberut
"Udahhh jangan cemberut, nanti gantengnya ilang" kekeh mama Zara
Kemudian mama Zara dan Cio mengantarkan mereka yang akan melihat Ruko sampai di depan teras. Rangga mengendarai mobil papanya bersama Jasmine, Papa, Opa dan Ayah mertuanya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, Mobil Rangga sudah sampai di tempat yang mereka ingin tuju. Ternyata benar, Ruko itu baru selesai di bangun, dan tepat saat itu, pemilik ruko yang sudah di hubungi Ayah Dika sebelumnya juga sudah ada disana. Kemudian mereka turun dan saling sapa, setelah itu mereka di ajak masuk untuk melihat lihat bangunannya.
"Jadi harga 1 unit Ruko ini berapa Bas?" tanya Dika
" Kami buka Harga 1,5M Dik, posisinya sangat strategis, ini sudah harga paling murah" Jawabnya
"Apa gak bisa kurang lagi Om? kami belinya Cash bukan kredit" Tanya Rangga, jelas dia berani menawar, karena papa nya juga yang akan membayar di awal
"Iya, kasih kurang sedikit lah, ini untuk anak anak ku Bas" ucap Dika lagi
"Kalian nawar berapa?" tanya pak Bagaskara
"1 M boleh Om?" tanya Rangga
"Waduh jauhhh kalau harga segitu, 1,4 deh" Jawabnya
"Kalau di kasih kami bayar 1,25M hari ini juga, bagaimana?" tanya Papa Angga, papa Angga sudah menghitung hitung dan juga melihat lokasi ruko itu cukup strategis dengan harga yang dia tawarkan.
Pak Bagas tampak berfikir, menghitung semuanya dan kemudian mengangguk setuju
"Oke Deal!"
.
.
.
.
__ADS_1
.
Enak bener yah, aku juga mau kalau di kasih 😁