Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 74


__ADS_3

Jasmine merasa sangat bingung sekarang, sejak tadi Ayu hanya diam menatapnya tanpa bicara


"Aku speechless!" ucap Ayu kemudian menyenderkan badannya ke sandaran sofa


"Aku masih gak bisa percaya kamu udah nikah sama Rangga!" ucap Ayu


"Aku,, pun kadang masih merasa gak percaya yu, saat bangun tidur, pertama kali yang aku lihat wajahnya. Belum lagi,,, yang lainnya, aku bertanya tanya sendiri di dalam hati, apa ini beneran apa cuma mimpi. Tapi ini kenyataan, aku sudah menikah dengan dia,," jawab Jasmine dengan pelan


"Kenapa kamu mau nikah cepet?" tanya Ayu


"Awalnya aku mikir kalau aku sama kak Rangga itu,,,, anu anu saat di mobil. Aku udah frustasi banget, gak bisa mikir. Yang ada di otakku saat itu hanyalah gimana kalau aku sampai hamil dan anakku gak punya Ayah?!" ucap Jasmine


Bug!


Ayu melempar bantal sofa mengenai tubuh Jasmine


"Ya ampunnn Jasmine!! jauh bener mikirnya?! belum tentu juga langsung jadi kecebong!" ucap Ayu


"Ya namanya panik yu! aku sampai bener bener frustasi ! coba kamu yang ada di posisi aku! pasti juga stresss ! masa depan hancur gitu aja, siapa yang mau hah?!" sungut Jasmine


"Iya juga sih,,"


"Saat aku udah gak bisa mikir, aku setuju aja waktu ayah dan papa mau kita harus tanggung jawab!" ucap Jasmine


"Ya tapi, nikahnya apa gak nunggu lulus aja sih?" tanya Ayu


"Takutnya,,, kami kebablasan lagi kalau gak langsung di nikahkan" jawab Jasmine


"Hem,, gitu,, jadi kamu sama Rangga udahhhhhhh anu anu?" kekeh Ayu


"Belum" jawab Jasmine kemudian menutup wajahnya dengan bantal karena sangat malu, pikirannya belum sampai jauh kesana, Rasanya belum siap jika Rangga ingin mengambil haknya sekarang.

__ADS_1


"Belum? beneran? tidur bareng tiap hari gak anu anu? terus kalian ngapain hah?!" tanya Ayu begitu penasaran, sampai gadis itu mendekat dan menarik bantal yang menutupi wajah Jasmine


"Apaaa sih yu! beneran belum! kami cuma kissing kissing aja! ish!" Jasmine sangat malu, sampai mendorong Ayu yang mendekatinya


"Gak percaya aku!" sungut Ayu


"Ya udah kalau gak percaya! udah aku mau masak buat suamiku!" Jasmine beranjak dan memilih kabur saja dari Ayu


"Cieeeee yang udah punya suami!" kekeh Ayu kemudian mengejar Jasmine


"Ck! Apaaaa sih!" Jasmine terlihat malu malu saat Ayu terus menggodanya.


Sementara itu, Rangga dan Gerry masih dalam perjalanan menuju ke Swalayan.


Gerry juga sangat kepo dengan pernikahan Rangga dan Jasmine. Jadi sepanjang perjalanan Gerry sangat banyak bertanya kepada Rangga


"Lu bisa diem gak sih?! lagi fokus nyetir nih!" sungut Rangga


"Mending lu nikah sana sama Ayu biar gak penasaran!" sungut Rangga, sebal sekali kalau di kepoin seperti itu


"Ck! mau di kasih makan apa dia? batu?!" cetus Gerry


"Hahahahahahah! kerja dong! masak anak orang di kasih makan batu!" ucap Rangga


"Lagian belum tentu juga ayu mau !" Rangga tertawa lagi saat melihat Gerry cemberut


"Ish! harusnya bantuin temen malah gitu!" sungut Gerry


"Jadi lu beneran belum perawan ni Jasmine?!" tanya Gerry kembali penasaran


"Belum! puas Lu!" jawab Rangga

__ADS_1


"Bahahahaahahahah! percuma udah nikah tapi belum perikitiew istri lu Ngga! punya istri bening gitu di anggurin! kalau aku ,,,," Gerry menghentikan ucapannya dengan mulut menganga lengkap matanya melotot


"Coba terusin omongan lu lagi ?! " Sarkas Rangga dengan sudah mengangkat satu sepatunya dan siap di lempar ke arah Gerry


"Hohoho sorry sorry! janji gak lagi! peace!" ucap Gerry dengan nyengir kuda


Tapi tetap saja Rangga melemparkan sepatunya kepada Gerry


Puk!


"Aw!"


"Sakit tauk!" Sungut Gerry tapi Rangga tidak perduli


Kesal sekali saat mendengar ucapan Gerry tadi, Jelas Rangga juga ingin , tapi keinginannya itu di tekan sangat kuat untuk tidak melakukannya sekarang. Setiap hari berduaan bersama Jasmine dari mata mulai terpejam sampai terpejam lagi yang di tatap adalah dia. Belum lagi saat menyentuhnya sudah pasti sang Junior ikut meronta ronta dari sarangnya.


Rangga sedikit membenarkan kata kata Gerry, siapa yang tidak tergoda dengan Jasmine yang terlihat cantik dan juga sangat terawat. Gadis itu sudah cantik dari lahir, kulitnya putih seperti susu, halus sehalus halusnya dan berisi sesuai dengan bentuk tubuhnya. Rangga sudah melihat semua itu secara nyata, tapi bukan begitu konsepnya,


"Keinginan itu pasti ada, tapi ada hal yang lebih harus di kedepannya selain menuruti keinginan itu! Menikah bukan serta merta hanya hubungan badan yang di kedepankan! tapi ada hal yang lebih penting, yaitu perasaan cinta terhadap dia! lu gak akan ngerti ger kalau lu belum rasain gimana ketika lu bener bener jatuh cinta sama cewek!"


"Hadehhhh,, ruwet dah ruwet,,," cibir Gerry


.


.


.


.


Lu sama Ayu aja Ger 🤣Siapa yang setuju Ayu sama Gerry? 😅

__ADS_1


__ADS_2