
Rangga dan Jasmine sampai di Swalayan, Keduanya lalu turun dan berburu bahan belanjaan untuk berjualan besok. Selain itu, keduanya juga membeli bahan makanan untuk mereka sehari hari, mengingat mulai besok keduanya memutuskan untuk menempati apartemen papa Angga. Sebelum berbelanja tadi, Jasmine sudah menulis apa apa yang akan mereka beli, jadi mereka tidak akan bingung ketika sampai di Swalayan.
Cukup banyak barang yang mereka beli, sampai Rangga dan Jasmine terlihat lelah. Karena baru kali ini mereka harus berbelanja sendiri untuk kebutuhan mereka di tambahan untuk jualan. Tapi mereka juga merasa senang masih semangat karena ini demi masa depan mereka berdua. Selesai berbelanja, Rangga mengajak istrinya untuk makan dulu sebelum pulang, mengisi perut agar mereka kembali bertenaga. Setelah selesai Makan, Rangga mengajak Jasmine untuk pulang. Tidak langsung pulang kerumah Opa, tapi mereka pulang ke apartemen untuk menaruh barang barang belanjaan mereka.
Sampai di parkiran apartemen, Rangga meminta bantuan scurity untuk membawakan barang barang mereka ke atas. Scurity disana cukup kenal dengan Rangga, jadi mereka tidak masalah membantu pemuda itu.
"Langsung taruh dapur aja ya pak" ucap Rangga
"Oke mas" jawab nya
Setelah semua barang belanjaan Rangga dan Jasmine sampai di dapur, Rangga memberikan upah untuk kedua scurity yang membantunya mengangkat barang barang. Setelah itu keduanya langsung pamit dan akan kembali bertugas.
Fuh!
"Kayaknya kita gak jadi deh nginep di rumah opa, ini aja belum beres, besok pagi mau jualan, gak sempet masak" ucap Rangga kemudian membantu Jasmine menyusun bahan bahan makanan
"Terserah kakak baiknya gimana, Jasmine ikut aja" Jawab Jasmine
Setelah semua tersusun dengan rapi, Rangga menghubungi mamanya dan mengatakan pada mama Zara jika keduanya menginap di apartemen. Rangga menjelaskan semuanya kepada mama Zara
"Minggu depan aja ya kami nginep ma,, nanti minta tolong pak Dodi buat anterin koper Jasmine kesini ya ma" ucap Rangga
"Iya nanti mama kirim koper Jasmine ke sana" jawab Mama Zara
Setelah selesai menelfon, Rangga menyusul Jasmine yang masuk kedalam kamar. Dilihat istrinya itu sudah membawa handuk dan akan masuk kedalam kamar mandi, buru buru Rangga mengejar dan ikut masuk sebelum pintu kamar mandi itu tertutup
"Kak Rangga, gantian dong mandinya" ucap Jasmine, Gadis itu yakin jika Rangga tidak akan sekedar mandi jika ikut bersamanya
"Mandi bareng aja lah ya, udah mau maghrib ini" Jawab Rangga.
"Tapi beneran mandi ya! capek banget loh habis muter muter swalayan tadi" ucap Jasmine memperingati suaminya
"Hehe Iya iyaa beneran mandi!" jawab Rangga
Tapi memang benar, Rangga dan Jasmine hanya mandi tanpa embel embel yang lain, keduanya ternyata merasakan lelah yang sama terutama pada kaki yang terasa pegal pegal. Saat sedang rebahan, masih sempat sempatnya Rangga memijit kaki istrinya.
"Kak,, jangan,, biar aku sendiri saja" ucap Jasmine
__ADS_1
"Gak papa, kaki kamu pasti pegel kan? nanti gantian yah" kekeh Rangga
Jasmine tersenyum lalu mengangguk
"Iyah" Jawab nya
Sampai akhirnya malam tiba Saat pak Dodi mengantar koper Jasmine ternyata ada kiriman makanan dari rumah , mereka yang disana sangat yakin jika Jasmine tidak akan sempat untuk masak dan juga makanan di rumah itu masih banyak .
Setelah pak Dodi pulang, Rangga dan Jasmine makan malam bersama, padahal niatnya Rangga akan memesan makanan saja daripada harus masak lebih dulu.
Selesai makan, Keduanya tidak langsung tidur, Jasmine dan Rangga masih menyempatkan diri untuk belajar beberapa menit, mengulang pelajaran yang kemarin dan setelah itu barulah keduanya memutuskan untuk tidur lebih cepat. Besok mereka harus bangun pagi pagi.
"Sini,," ucap Rangga menepuk sisi kosong di sebelahnya saat setelah Jasmine mematikan lampu utama dan hanya menyisakan lampu tidur. Gadis itu terlihat malu malu, tapi tetap menurut saat Suaminya menyuruhnya untuk mendekat. Saat Jasmine sudah berbaring, Rangga langsung memeluknya.
"Seperti ini yang aku impikan sejak dulu" ucap Rangga
Jasmine tersenyum, "Kenapa tidak menyerah setelah dulu Jasmine tolak?" tanya Jasmine mendongak kan kepalanya dan ingin menatap Rangga
Rangga mengendurkan pelukannya dan menatap istrinya
"Awalnya aku sudah pasrah dan berusaha lupain kamu, tapi aku gak bisa" Jawab Rangga
"Pesonamu terlalu kuat sampai aku terpikat dan gak bisa minggat, ke lain hati. Aku terus berdoa di sepertiga malamku, supaya kamu jadi jodoh aku!" Jawab Rangga
"Manis banget ngomongnya kak,, Pinter gombal yahhhh" Ucap Jasmine dengan tersenyum
"Beneran ini,, aku berdoa kalau memang kamu jodoh aku, maka dekatkan dan beri keyakinan . Tapi kalau bukan? buat aku bisa lupa sama kamu. Tapi nyatanya keyakinan aku itu semakin kuat, dan lihat sekarang, Doa ku terkabul dan kamu beneran jadi istri aku" ucap Rangga
"Terima kasih" ucap Jasmine lalu memeluk Rangga dengan erat
"Untuk apa?" tanya Rangga
"Untuk semuanya" Jawab Jasmine.
Rangga membalas pelukan Jasmine dan setelah itu mengecup keningnya. Perasaan Rangga semakin bahagia, karena cinta nya benar benar terbalaskan, tidak ada yang sia sia selama ini dia bersabar menunggu Yang Maha Kuasa membolak balikkan hati Jasmine.
Tidak ada acara lain, keduanya sudah terlalu lelah dan akhirnya langsung tertidur.
__ADS_1
............
Jam alarm di ponsel Rangga berbunyi, pemuda itu terbangun dan dilihat waktu sudah menunjukkan pukul 3 pagi. Rangga melihat Jasmine masih tidur, Lalu perlahan pemuda itu bangun dan akan menjalankan rutinitasnya setiap hari. Jasmine terbangun saat mendengar gemercik air masuk ke Indera pendengarannya. Dilihat Rangga tidak ada di samping, Lalu Jasmine langsung bangun
Ceklek
Rangga keluar dari kamar mandi dan terlihat sudah segar,
"Sudah bangun?" tanya Rangga
"Iya kak, mau tahajjud ya?" tanya Jasmine
"Iya, mau ikut?" tanya Rangga dan Jasmine mengangguk
Lalu Jasmine turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi, sementara itu Rangga sudah bersiap siap sambil menunggu Jasmine untuk menjalankannya bersama.
Jasmine merasa keteduhan yang teramat dalam saat bersama Rangga. Pemuda itu adalah pemuda yang baik, meski sangat mesyum tapi,, kebaikannya yang lain sangat banyak. Jasmine merasa beruntung karena dipilih sebagai istri yang akan mendampingi Rangga dalam keadaan susah maupun senang.
Selesainya Rangga dan Jasmine langsung mengubrek dapur untuk mempersiapkan jualan mereka,
Rangga yang meracik bumbu sedang Jasmine di tugaskan untuk menyiapkan toping topingnya.
Cup!
"Motong daun seledrinya kecil kecil aja sayangggg" ucap Rangga saat melihat Jasmine memotong daun seledri. Jasmine terkejut, cara menegur Rangga tidak biasa, pipinya yang di kecup, jantungnya langsung berdebar.
"Iyahhhh chef, maaf" jawab Jasmine dan Rangga terkekeh
.
.
.
.
.
__ADS_1
Perjuangan memulai usaha itu gak mudah yah bestie,, kalian berdua harus merasakan bagaimana pahitnya membangun usaha dari 0 😌