Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 64


__ADS_3

Rangga puasss sekali pagi ini, meski tidak menyatu seutuhnya, tapi pemuda itu bisa mandi bersama istrinya, jadilah mencicil sedikit demi sedikit untuk salam perkenalan.


Awalnya Rangga baru pulang dari mushola sedikit terlambat karena Dika mengajak Rangga untuk ngobrol sebentar bersama para tetangga. Saat sampai dirumah, Rangga langsung masuk kedalam kamar, pemuda itu berniat untuk mandi karena pagi ini dia dan Jasmine akan pulang ke rumah Rangga.


Saat membuka pintu kamar mandi, Rangga di kejutkan ketika melihat Jasmine sedang menyabuni tubuhnya.


Glek!


Rangga mematung saat melihat kemolekan tubuh istrinya dari belakang, bahkan Rangga sampai tak berkedip


Ceklek


Jasmine terkejut saat mendengar pintu tertutup dan langsung berbalik badan


"Aaaaaa,,,,,!" Teriak Jasmine lalu menjatuhkan spons mandi dan dengan cepat Rangga menutup mulut istrinya dengan tangan agar tidak terjadi kegaduhan


Jasmine melotot, dengan tangan berusaha menutupi aset asetnya. Sungguh Jasmine sangat terkejut, karena kehadiran Rangga secara tiba tiba


"Sssstttt,,, jangan berisik, nanti dikira kamu di aniaya loh kalau teriak!" ucap Rangga


Jasmine masih menatap Rangga, dia sangat malu, apalagi saat ini gadis itu tidak memakai apapun. Dia belum siap, rasanya dia pengen kaburrrrr


Perlahan Rangga melepas tangannya, dengan terus menatap Jasmine tanpa ingin berkedip, sungguh pemandangan Indah yang sangat menggiurkan, tidak rata dan semua terisi sesuai porsinya.


Dari sorot mata pemuda itu menyiratkan tatapan lain, seperti seekor singa yang siap menerkam mangsanya


Jasmine dengan grasak grusuk, jantung berdebar ingin mengambil handuknya yang tergantung di pintu,


"Tutup matanya!" ucap Jasmine tapi Rangga tidak mau menutup mata, malah terkesan melebarkan matanya,

__ADS_1


Jasmine waspada, sangat takut jika Rangga akan menerkamnya tiba tiba, saat akan menarik handuk, Jasmine bingung mau melepas tangan yang mana? jika tangan kanan di lepas, kedua aset kembarnya akan terlihat, jika tangan kiri di lepas, maka aset bawahnya yang akan terlihat. Sungguh Jasmine di buat frustasi !


Sedangkan Rangga lama lama gemas sendiri, sekali mengambil langkah lebar Rangga menarik Jasmine dan langsung menciumnya dengan begitu gemas. Rangga mendorong Istrinya sampai menempel ke dinding dan menarik kedua tangan Jasmine ke atas kepalanya. Disaat itu Jasmine di buat gelagepan ketika diserang mendadak dengan sangat menghanyutkan. Rangga menempelkan tubuhnya pada Jasmine hingga busa busa itu hilang dari tubuh gadis itu.


Tidak ada penolakan lagi, Kini Jasmine sudah pasrah saat Rangga benar benar mencuuumbu sepuasnya.


Breeeesssssss


Air shower jatuh membasahi keduanya, Jasmine tidak tau kapan Rangga sudah polos seperti dirinya. Gadis itu terlalu mudah terbuai, dan benar benar pasrah seutuhnya. Jasmine tidak berani menunduk, meski begitu dia sangat bisa merasakan sesuatu yang keras terus menggesek perut bagian bawahnya.


"Kak,, " panggilan itu tersengar seperti mendayu dayu di telinga Rangga, akal sehatnya pun sudah semakin berkurang karena terlalu asyik menyentuh sana sini, mengenali setiap jengkal tubuh istrinya


"Please,, bantu dia supaya tidur" ucap Rangga tapi Jasmine tidak mengerti maksud suaminya


"Siapa yang di suruh tidur?" tanya Jasmine


Rangga menyeringai, ini yang dia suka dari Jasmine, gadis itu sangat polos, penurut dan menggemaskan.


"Kakak AJARI!" Bisiknya dengan sensuual membuat Jasmine merinding


..........


Selesai sarapan bersama keluarga, Rangga membantu istrinya untuk berkemas, karena mereka akan menginap di rumah keluarga Rangga malam ini. Jasmine tidak membawa semua pakaiannya, hanya beberapa pakaian yang sering dia pakai dan juga seragam sekolah, selebihnya di tinggal dan tak lupa buku buku pelajaran juga dia bawa. Sejak kejadian pagi tadi, keduanya terlihat senyum senyum gak jelas, Jasmine jadi tau, memuasskan suami itu ternyata menyenangkan.


Selesai berkemas, keduanya keluar dari kamar dengan membawa koper Jasmine saja, sedang pakaian Rangga kemarin di tinggal di rumah itu, siapa tau menginap jadi tidak perlu membawa pakaian lagi.


"Kalian mau pergi sekarang?" tanya Bunda Dinda yang baru saja masuk setelah melihat mobil jemputan Rangga dan Jasmine datang


"Iya bunda, soalnya siang nanti mau belajar masak sama Oma, Rencananya Rangga mau jualan bubur sehat" ucap Rangga

__ADS_1


"Bubur sehat,,,?" tanya Dinda


"Wah bagus itu, Ayah mendukung kalau kalian mau buka usaha, nanti Ayah bantu memasarkan nya, tapi harus di coba dulu, buburnya enak atau enggak" kekeh Dika yang saat baru saja sampai di depan


"Siap yah, nanti kalau sudah siap kami tentu butuh koreksi rasa dan kurang kurangnya" Jawab Rangga


"Oke Ayah tunggu,,," jawab Dika


"Kak Fatih sama kak Aby kemana?" tanya Jasmine


"Kerumah Opa nganterin barang Opa yang kemarin ketinggalan" jawab Dinda


"Oohh gitu,,"


Lalu Dinda dan Dika mengantarkan anak kedepan dan di depan sudah ada pak Dodi yang menunggu mereka. Kemudian Rangga dan Jasmine berpamitan kepada Bunda Dinda dan Ayah Dika.


.


.


.


.


.


.


Kalau manis2 terus gak asik ah! sangat Meresahkan!😒

__ADS_1


Tak bikin susah aja lah kalau gitu 🤩


__ADS_2