Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 83


__ADS_3

Banyak gadis begitu mendamba untuk menjadi kekasih Rangga. Bahkan dulu Rangga memiliki banyak kekasih. Tapi tidak ada satupun gadis yang dia balas rasa cintanya, lebih tepatnya rasa suka. Menyatakan cinta kepada gadis mana pun Rangga belum pernah, dan hanya kepada Jasmine pemuda itu mau mengatakannya. Meski Rangga sudah mengatakan itu berulang kali ketika mereka berdua saja , tapi ini kali pertama dia mengatakannya di depan banyak orang.


Gadis mana yang tidak kaget saat mendengar secara Langsung ketika Rangga menyatakan cintanya pada seorang gadis, dan itu gadis yang beruntung itu adalah kembang sekolah Kusuma Bangsa, yang banyak di kagumi oleh para pemuda di sekolah itu. Selain karena kecantikan dan kepandaiannya, Jasmine disukai karena kesederhanaan nya.


Jasmine terpaku saat menatap Rangga yang ketika itu sedang tersenyum kepadanya.


Kyaaaaa! kenapa harus di depan banyak orang sih?!. Batin Jasmine menjerit


Siapa yang bisa menolak pesona Rangga, dilihat dari segi mana pun pemuda itu nyaris sempurna tidak ada cela. Belum lagi perlakuan manis dan pikiran dewasanya membuat Gadis manapun yang beruntung mendapatkannya pasti akan sangat bahagia.


Wajah Jasmine tiba tiba berubah memerah, ingin sekali dia melompat dan memeluk suaminya, tapi,, ini kan masih di sekolah, hingga dia tidak akan bisa berbuat apa apa.


Tidak ingin menjadi pusat perhatian lagi, Lalu Jasmine menarik tangan Rangga untuk pergi. Gadis itu ngelonyor saja membiarkan banyak siswa dan siswi penasaran bagaimana jawaban Jasmine. Bahkan mereka sampai menebak nebak sendiri.


"Aku yakin, kak Jasmine pasti mau!"


"Iya, cuma jaim aja dia!"


"Iihhh gila! kalau aku yang di tembak, pasti langsung tak jawab iyaaa mauuu"


Obrolan itu terus terdengar diantara para siswi di sekolah, banyak juga pemuda yang mengagumi Jasmine mendadak patah hati karena sudah tidak akan mungkin bisa mengagumi sosok gadis itu lagi.

__ADS_1


Tak jauh dari mereka yang sedang membicarakan Rangga dan Jasmine, ada Rakha yang baru masuk sekolah, setelah beberapa hari izin karena harus ikut papanya mengelola bisnis mereka di Singapura. Pemuda itu sudah mendengar soal Jasmine yang terkena masalah, bahkan menyeret namanya dan dia juga membawa buah tangan yang akan dia diberikan untuk Jasmine.


Tapi,, dadaanya terasa sesak saat melihat Rangga lebih dulu mengatakan perasaannya dan Rakha melihat sendiri Jasmine menarik tangan pemuda itu.


Apa aku terlambat datang?. Rakha membatin


Sementara itu, Jasmine dan Rangga kini berada di dalam UKS, Jasmine menatap Rangga dengan tajam sedang Rangganya sendiri hanya tersenyum kecil melihat istrinya yang sepertinya sebentar lagi akan mengomel.


"Kenapa dibawa ke tempat sepi? mau kasih kiss yah?" kekeh Rangga dan Jasmine semakin mendelik


Plak!


"Ini namanya KDRT tau gak, masak akuh di pukul?" ucap Rangga berpura pura kesakitan dengan mengusap usap lengannya


"Biarin! itu juga karena kakak! ngapain coba bilang bilang cinta gitu di depan banyak orang?! Kenapa?! biar semua orang curiga?! biar semua orang tau hubungan kita?! iya?!" sungut Jasmine


"Lah,, ya enggak lah. Kan kakak cuma mau ungkapin perasaan cinta kakak aja" jawab Rangga


"Tapi ya gak di sekolah juga kali kak!" Jasmine masih merasa kesal


"Biar semua orang tau, kalau aku cuma cinta sama kamu, dan kamu gak cemburu lagi" jawab Rangga

__ADS_1


"Kalau sampai orang lain curiga hubungan kita gimana coba!" tanya Jasmine


"Cepat ataupun lambat mereka semua juga akan tau nanti, Yang jelas kamu punya aku, dan aku punya kamu!" ucap Rangga kemudian menjawil dagu istrinya.


Jasmine terlihat mengulum senyum, hatinya ingin bersorak, Rangga selalu bisa mengambil hatinya meski dia sedang marah, kesal, ataupun yang lainnya.


Tanpa mereka sadari, obrolan mereka didengar oleh Rakha yang tadi langsung menyusul Rangga dan Jasmine pergi.


"Jadi mereka sudah jadian?"


.


.


.


.


.


Bukan jadian aja kali kha, tapi udah serumah 😌 telat lu ah

__ADS_1


__ADS_2