Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 81


__ADS_3

Setelah melihat dan langsung membeli Ruko 3 lantai di pusat kota itu, Rangga dan semua keluarga pulang ke rumah Opa Dermawan. Rangga sudah langsung merancang apa saja yang akan dia lakukan setelah ini. Rencananya nanti, Di lantai dasar, dia akan membuat kedai untuk pelanggan yang ingin makan di tempat, tapi konsepnya seperti di cafe. Di lantai 2 dia akan gunakan untuk tempat tinggal para pegawainya dan di lantai 3 dia akan pakai untuk tempat tinggal bersama Jasmine. Rasanya ingin sekali membeli rumah , tapi,, untuk merintis di awal, dia rasa tidak masalah, sebelum nanti keinginannya adalah membangunkan rumah untuk dirinya dan keluarga kecilnya.


Setelah sampai di rumah Opa, Ayah Dika langsung pamit karena akan menjemput Bunda Dinda di rumah sakit yang sudah selesai bekerja. Sementara rumah Opa juga sudah ramai karena anak anak sudah pulang sekolah, dan Rizal juga Liora sudah kembali dari kota Bandung.


"Kalian nginep disini aja" ucap Mama Zara


"Iya,, kak nginep di sini aja" sahut Azzura


"Tapi besok masih harus buatin pesenan rumah sakit sama kedai ayah ma,,, nanti saja kalau hari libur ya" Jawab Rangga


"Yahhhh,,, kak Jasmine gak bisa temenin kami main lagi dong!" ucap Queen


"Emm,, nanti pas libur yah,," jawab Jasmine


"Padahal Cio mau di bacain buku celita sama kak Jacmine" ucap Cio


"Lain waktu yah Cio" jawab Jasmine


" Kalian jangan terlalu memikirkan jualan, sebentar lagi sudah mau Ujian Nasional , mama dan papa gak mau gara gara jualan prestasi kalian berdua menurun" Ucap Zara


"Iya betul, kalau gak stop dulu deh, fokusin ujian,, setelah itu baru kalian pikirkan jual kalian" sambung Liora


"Insyaa allah semuanya aman terkendali, kami tidak akan lalai, setiap malam juga belajar bareng, iya kan sayang?" tanya Rangga dan Jasmine mengangguk


"Heleh! awal awalnya aja belajar! sudahnya?!" cibir Liora


"Apa sih Aunty?! sirik aja! ngomong aja ngiri, kan dulu Aunty sama Om Rizal LDR an Lama! weeeekkk!" jawab Rangga


"Ck! kasih Mereka LDR kak! Biar tau rasanya gimana!" Cetus Liora kepada Angga


"Enak aja! kami mau kuliah bareng! di tempat yang sama! mana bisa di pisah pisahin gitu!" sungut Rangga tidak mau kalah dari Auntynya


Kalau sudah ada Rangga dan Liora, maka yang terjadi hanya ada keributan , sedangkan yang lain hanya menonton saja.


"Sudah sudah,,, ini sudah mau maghrib, ayo siap siap ibadah, setelah itu makan malam bersama. Baru Rangga dan Jasmine boleh pulang ke apartemen" ucap Oma Marissa kemudian beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


Semuanya bubar dan masuk kedalam kamar masing masing dan bersiap untuk menunaikan ibadah bersama. Setelah itu mereka lanjut makan malam. Suasana di meja makan sangat ramai, Karena semuanya berkumpul menjadi satu di meja makan panjang itu. Selesai makan malam, Rangga dan Jasmine berpamitan pulang.


Sampai di apartemen, Rangga dan Jasmine tidak langsung tidur, keduanya sedang berada di ruang tengah, belajar bersama karena ujian Nasional sudah hampir dekat. Keduanya sudah berjanji akan tetap rajin belajar dan mempertahankan prestasi mereka meski sekarang keduanya juga di sibukkan dengan berjualan.


"Kak,, ini gimana yah cara ngerjainya? kok aku gak ketemu jawabannya?" tanya Jasmine kepada Rangga


"Mana?" tanya Rangga


"Ini,, soal nomer 8" jawab Jasmine


"Ohhh,,, mau di ajari?" tanya Rangga


"Iya" jawab Jasmine dengan mengangguk


"Boleh aja, tapi harus cium dulu" kekeh Rangga


"Ck! kenapa pake cium cium sih?!" ucap Jasmine malu malu pasalnya di apartemen itu bukan hanya ada mereka berdua tapi juga ada Bik Inah yang membantu mereka masak nanti. Takutnya Bik Inah belum tidur


"Harus dong! ayo cium, nanti kakak Ajari" ucap Rangga


"Nanti bik inah lihat gimana? malu ih!" cetus Jasmine menoleh kesana kemari mencari keberadaan Bik Inah.


Jasmine ragu ragu, tapi juga sudah mendekatkan wajahnya dengan masih waspada, siapa tau bibik tiba tiba bangun.


Cup!


Jasmine kemudian mengecup Rangga dengan cepat,


"Astagfirullah!"


Bik Inah yang baru saja keluar dari dapur membawa minuman kaget melihat kelakuan mereka.


"Bibik?!" ucap Jasmine gelagepan saat melihat Bik Inah berdiri di dekat mereka


"Ma,,af non, Bibik cuma mau buatin wedang jahe biar hangat, cuaca kan sangat dingin" ucap Bik Inah

__ADS_1


"Gak papa bik, sini wedang jahenya" ucap Rangga santai saja


Bibik mengangguk, lalu meletakkan dua cangkir wedang jahe buatannya di meja.


"Bibik belum tidur?" tanya Jasmine


"Belum non, tadi bibik lagi bersihin kacang buat besok. Em,, bibik tidur duluan ya Den Rangga, Non Jasmine" jawab bibik dengan kikuk


"Iya bik,, sebentar lagi kami juga akan tidur" Jawab Rangga


Kemudian bibik pamit dan langsung ngacir ke kamar satu lagi yang disiapkan untuk nya. Sampai bibik tak sadar jika masuk kedalam kamar membawa nampan.


"Iihh malu tau kak! pasti bibik lihat tadi" ucap Jasmine


"Udah biasa aja,," jawab Rangga dengan santai


"Biasa aja??? mana bisa begitu? malu iihh pasti bibik kira aku yang mesyum! padahal kan,, yang mesyum itu kakak!" sungut Jasmine dan Rangga makin terkekeh


"Ganteng gini dibilang mesyum!" Jawab Rangga


Jasmine memutar bola mata jengah, suaminya itu selain mesyum juga memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi alias narsis.


"Sudah sini kakak ajari yang tadi" ucap Rangga kemudian mengajari istrinya menjawab soal nomer 8 dari pelajaran fisika.


Selesai belajar, Rangga mengajak Jasmine untuk tidur karena waktu sudah malam, dan mereka harus bangun pagi pagi untuk menyiapkan jualan mereka.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Modusnya Rangga mah bisa aja 😅


akuh mau dong di kasih Vote nya, senin ini 😍


__ADS_2