
Pernikahan Rangga dan Jasmine memang hanya pernikahan tertutup, keduanya juga tidak mengundang teman teman, tapi nanti jika ada waktu yang tepat, keduanya pasti akan bercerita. Minimal nanti saat mereka sudah lulus sekolah.
Perasaan Rangga begitu lega, karena tepat setelah dia mengucapkan ijab qobul, kini dia sudah sah mempersunting gadis yang begitu dia cintai sejak kecil dan Saat ini Rangga sedang menunggu istri nya yang sebentar lagi akan di bawa keluar.
Deg!
Deg!
Deg!
Jantung Rangga bergemuruh sangat hebat saat matanya tertuju pada sosok gadis yang terlihat paling berbeda di antara wanita yang lainnya. Gadis itu sangat cantik , dan menunduk malu malu, saat di bawa keluar oleh bunda. Lalu Dinda mendudukkan Jasmine di samping Rangga, Gadis itu belum berani menatap siapapun sampai Ayah Dika memanggil namanya
"Jasmine"
"Iya Ayah" Jasmine yang menunduk lalu mengangkat wajah dan menatap ayahnya
Maasyaa Allah, istriku benar benar cantik, aku tidak salah pilih menitiknya sebagai calon istri dari kecil. Rangga membatin, tatapannya tak lepas sejak Jasmine mulai keluar sampai gadis itu duduk di sampingnya pun masih dia tatap dengan tatapan yang sama, tatapan cinta.
"Kamu sudah ayah nikahkan dengan Rangga, sekarang kamu memiliki hak dan kewajiban menjadi seorang istri, dan kamu Rangga, kamu juga memiliki hak dan kewajiban atas istri kamu. Ayah serahkan putri ayah satu satunya ini kepada kamu, jaga dia, buat dia bahagia. Jangan sakiti dia, karena dengan kedua tangan ini, Ayah membesarkan dia, Ayah percaya kamu bisa melakukannya" ucap Dika yang tidak bisa membendung air matanya, sungguh sebenarnya sangat berat
Suasana menjadi haru, tak kuasa untuk tidak ikut menangis.
"Iya yah, Rangga janji akan menjaga dan membahagiakan Jasmine" jawab Rangga
Lalu Dika memeluk Jasmine dan Rangga bersamaan, sungguh dalam lubuh hatinya yang terdalam, masih ada ketakutan Dika dari bayangan masa lalunya yang gagal membina rumah tangga. Tapi pria paruh baya itu menepis dan meyakinkan hatinya sendiri, hal itu tidak akan terjadi pada anak anaknya.
Setelah meluapkan segala perasaan yang berkecamuk di dalam dadanya, Dika melepas pelukannya dan menepuk bahu kedua anaknya
__ADS_1
"Ayah percaya kepada kalian berdua!" ucap nya
Jangan di tanya bagaimana jasmine sekarang, bahkan gadis itu tidak bisa berucap apa apa, hanya bisa menangis antara sedih dan bahagia. Kemudian Rangga menyerahkan mahar pernikahan kepada Jasmine setelah itu, untuk pertama kali Jasmine mencium tangan Rangga lalu pemuda itu menyentuh pucuk kepala istrinya dan berdoa. Selesai itu Rangga langsung mengecup kening istrinya, dan terlihat sekaliiiii keduanya masih malu malu.
Kedua mempelai kemudian sungkeman kepada orang tua, baik Zara, Angga, Dinda dan Dika tidak pernah menyangka jika mereka akan menjadi besan secepat ini. Awalnya mereka sudah pasrah saja sejak Jasmine menolak perjodohan nya dengan Rangga, tapi sekarang mereka benar benar menjadi besanan.
Setelah rangkaian acara akad nikah selesai, para keluarga dan tamu undangan bersantap bersama, sedang sepasang pengantin baru itu sudah duduk di pelaminan yang sudah di siapkan keluarga sebelumnya, kedua mempelai di sibukkan oleh keluarga lain yang ingin mengabadikan moment bersama dengan berfoto foto ria. Sesekali Rangga dan Jasmine saling melirik dan keduanya saling tersenyum. Tidak bisa di sembunyikan lagi rasa bahagia kedua remaja itu saat ini.
Selesai semua acara, para tamu juga sudah berpamitan, dan Jasmine juga sudah di bawa masuk untuk berganti pakaian. Sedangkan keluarga Rangga juga sudah akan bersiap untuk pulang. Koper Rangga di bawa masuk sedang Rangga masih di depan, mendapat wejangan dari para orang tua.
"Ingat, pilihannya hanya ada 2. Pake pengaman atau keluarkan di luar!" bisikkan papa Angga terdengar sangat mengerikan.
"Iya pa, Rangga ngerti" jawab Rangga
"Good!" ucap Angga sebelum beranjak dari tempat duduk nya dan berpamitan pada besannya.
"Jasmine, kalau Rangga berlaku kasar sama kamu, bilang sama mama ya" ucap mama Zara saat memeluk mantu barunya
"I,,iya ma" Jawab Jasmine
"Mama dan papa pulang ya,, besok kalian juga harus menginap di rumah" ucap mama Zara
"Iyah" Jawab Jasmine
Lalu Keluarga Rangga sudah memasuki mobil mereka masing masing dan setelah itu mereka semua pulang.
"Sudah mau maghrib, ayo siap siap ke musholah" ucap Dika pada anak anak dan mantu barunya.
__ADS_1
"Jasmine, antarkan suami mu ke kamar untuk siap siap" ucap Dinda
"I,,iya ma" Jawab Jasmine dengan terbata, jantungnya sejak tadi berdebar debar tak karuan. Menatap Rangga saja dia tidak berani dan Jasmine pun terlihat sangat gugup, padahal mereka setiap hari juga bertemu dan saling bicara.
"Ayo kak,," ucap Jasmine kepada Rangga
"Iya,, Rangga siap siap dulu ya yah,," ucap Rangga
"Iya" Jawab Dika
Lalu Rangga mengekori Jasmine menuju ke kamar mereka.
Ceklek
.
.
.
.
.
.
Jiaaaaa pintu di buka malah bersambung 🤣
__ADS_1