
John kini tengah bersiap untuk segera makan siang, karena jam sudah menunjukan untuk jam istirahat dan juga ia baru saja selesai memeriksa pasien terakhirnya. Dan John meraih ponselnya yang sejak tadi berdering dan memperlihatkan ternyata Agatha lah yang menghubunginya sejak tadi.
John terdiam sejenak dan berpikir karena tidak biasanya Agatha menghubunginya saat jam makan siang, karena penasaran dengan maksud dan tujuan Agatha ia pun langsung mengangkat panggilan tersebut.
"Ada apa nek?" Tanya John pada Agatha di sebrang sana dan terdengar suara Agatha yang sedang batuk. John pun merasa sangat khawatir dengan kondisi neneknya itu, ia takut jika terjadi apa-apa pada Agatha.
"Nek!" Lanjut John dengan suara yang sedikit lebih di naikkan.
"Aku mendengar suaramu John," Ucap Agatha sambil tertawa.
__ADS_1
John merasa lega karena tidak ada sesuatu buruk yang terjadi pada neneknya itu, John bangkit dari duduknya dengan ponsel yang masih menempel tepat di telinga sebelah kanannya, menunggu apa yang akan di bicarakan oleh Agatha.
"Sepertinya aku sangat menyukai kekasihmu itu, dia terlihat seperti wanita yang sangat pintar dan juga sangat cantik. Aku menyukainya karena ia sangat baik dan ramah padaku dan juga kepada ayahmu John," Ucap Agatha dengan suara yang sedikit lebih serak.
John terdiam dan mulai berpikir jika rencana nya ini sudah berhasil, John hanya menunggu waktu untuk menyudahkan sandiwaranya bersama dengan Laura, tapi tidak dalam jangka waktu yang dekat. Mungkin ia akan berpikir lebih keras lagi saat akan menyudahkan sandiwaranya itu, karena yang terpenting saat ini adalah Agatha berhenti untuk menjodohkannya dan agar ia bisa lebih tenang menjalani karirnya tanpa ikatan pernikahan. Bukan John tidak ingin menikah, namun menikah bukanlah hal yang terlalu penting bagi John, dan mungkin akan ada saatnya ia mendapatkan wanita yang benar-benar bisa membuatnya jatuh cinta.
"Benarkah? Aku tidak salah bukan memilih kekasih?" Tanya John yang sambil tersenyum terpaksa.
John tidak menjawab pertanyaan dari Agatha, ia kini tengah sibuk memandang orang yang sedang berlalu lalang di rumah sakit melalui jendela yang berada di ruang kerjanya. Ia merasa sudah sangat lapar namun Agatha masih saja tidak menutup panggilan itu.
__ADS_1
"John! Apa kau masih disana?" Tanya Agatha.
"Ya nek aku masih disini! Ada apa kau menelponku?" Tanya John yang sudah tidak sabar lagi menahan perutnya yang terasa semakin lapar.
"Aku ingin bertemu dengan Laura. Bagaimana kalau besok malam kau bawa dia ke rumah, dan aku akan membuatkan menu makan malam spesial untuknya, dan kau juga jangan lupa untuk mengundang ketiga kakakmu itu John," Pinta Agatha yang terdengar sangat bersemangat ingin bertemu kembali dengan Laura.
John terdiam, ternyata Agatha benar-benar menyukai Laura. Dan apakah rencana yang telah ia buat akan berhasil atau akan menjadi bumerang untuknya?
***
__ADS_1
guys jangan lupa like, komen ya biar author semangat nulis ceritanya. jangan lupa share juga jika berkenan 🥰
Mampir juga ke cerita aku satu lagi, judulnya the bad boy, up setiap hari!!