
"John," Lirih Laura dengan sangat pelan dan membuat John langsung melirik kearah Laura.
"Ada apa?" Tanya John yang kembali fokus pada jalanan di depan.
Laura menghela nafas sejenak, "Nenekmu sangat baik, apa kau tidak merasa bersalah membohonginya seperti ini? Kenapa kau tidak bersedia untuk menerima perjodohan yang dia inginkan? Mungkin saja pilihan nenekmu menjadi yang terbaik untukmu," Ucap Laura dengan sangat hati-hati agar tidak menyakiti perasaat pria yang kini berada disampingnya.
Tidak ada jawaban dari John, pria itu hanya menggelengkan kepalanya seolah berkata bahwa pria itu tidak menyesal dengan apa yang ia lakukan dengan Laura yang bersandiwara di depan Agatha dan juga Robert.
Tidak terasa akhirnya mobil mewah yang di tumpangi oleh John dan juga Laura sudah sampai tepat di depan apartment Laura. Dan Laura pun langsung bersiap-siap untuk segera turun dari mobil milik John itu, tidak lupa Laura memberikan senyuman manis pada pria yang menjadi kekasih pura-puranya itu.
__ADS_1
"Terima kasih kau sudah mengantarkanku pulang," Ucap Laura sambil membawa tasnya dan bersiap untuk turun dari mobil John.
John hanya mengangguk dan tersenyum tipis, "Sampai bertemu lagi nanti, masih ada dua kali pertemuan lagi dan aku akan melunasi semua pembayaran untukmu," Ucap John dengan suara yang terdengar tegas dan membuat Laura mengangguk seakan mengerti dengan apa yang diucapkan oleh John.
Laura pun langsung turun dari mobil itu dan berdiri menunggu John pergi meninggalkan dirinya. Saat John membuka jendela mobilnya, Laura langsung tersenyum dan melambaikan tangan pada John dan membuat pria itu juga membalas senyumannya dengan sangat ramah.
Laura masih terdiam melihat arah mobil John yang sudah melaju semakin menjauh dari apartmentnya, setelah ia tidak melihat lagi mobil John ia memutuskan untuk langsung masuk ke dalam apartment nya dengan perasaan yang cukup bahagia karena bisa bertemu dengan orang baik seperti keluarga John.
"Ada pekerjaan mendadak yang harus ku selesaikan malam ini juga," Ucap Laura membohongi kakaknya itu.
__ADS_1
Tidak ada jawaban lagi yang terdengar dari kakaknya, karena sudah biasa untuk Laura kalau kakaknya itu selalu berbicara seperlunya padanya. Dan itu bukan menjadi suatu masalah yang besar bagi Laura, karena dia juga menyadari bahwa dirinya juga tidak terlalu memperdulikan kesibukan kakaknya.
Laura langsung melangkahkan kakinya untuk pergi ke kamarnya dan berniat untuk beristirahat lebih cepat. Laura merasa tubuhnya sangat lelah padahal tadi di acara makan malam bersama keluarga John ia hanya duduk santai dan tidak melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat banyak.
***
John kini tengah duduk di sofa yang berada di kamarnya, perasaannya malam ini cukup bahagia karena apa yang telah ia rencanakan berhasil dan berjalan dengan lancar. Agatha dan juga Robert terlihat sangat menyukai Laura, terlihat dari pancaran mata mereka yang menyambut Laura dengan penuh kehangatan.
John membuka ponselnya dan ia melihat-lihat hasil foto mereka di cafe tadi. Agatha memintanya untuk berfoto bersama karena bagi neneknya momen itu sangat jarang untuk mereka lakukan bersama. John pun menghela nafasnya dan memilih untuk membaringkan tubuhnya diatas ranjang empuk yang berada dikamar mewahnya itu.
__ADS_1
"Aku harap nenek akan berhenti menjodohkanku karena aku sudah mengenalkan Laura sebagai kekasihku," Lirih John sebelum memutuskan untuk memejamkan matanya.