Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 82


__ADS_3

Hari berikutnya,,,


Gerry sudah sampai di depan rumah Ayu, pagi itu Gerry melihat Papa Ayu sedang mengelap mobilnya, sepertinya baru sudah selesai di cuci. Lalu Gerry menyapa ramah papa Ayu


"Pagi Om,," ucap Gerry


"Pagi,, Ayu masih siap siap di dalam" ucap papa Ayu. Ada yang berbeda, karena nada bicaranya tidak setegas kemarin.


"Iya Om, saya tunggu disini saja" jawab Gerry


Gerry tetap berdiri karena papa Ayu belum menyuruhnya untuk duduk di kursi teras


"Duduklah disana" ucap pria matang itu


"Baik Om, terima kasih" jawab Gerry,


Apa karena tante Mita, papa Ayu bersikap baik?. Gerry membatin


"Jadi kamu keponakannya Mita?" tanya papa Ayu kemudian duduk di dekat Gerry


"I,,iya Om" jawab Gerry


"Apa kamu pacaran sama Ayu?" tanya papa Ayu


Deg!


Jantung Gerry terpompa begitu cepat saat ditanya oleh papa Ayu.


"Enggak Om, kami hanya berteman" jawab Gerry


"Bagus, kalau begitu Om minta tolong sama kamu, tolong bujuk Ayu untuk menerima Mita, karena Om akan menikahi tante kamu" ucap papa Ayu


Gerry terdiam membisu, Jadi benar, Papa ayu dan tantenya ada hubungan spesial. Tapi Ayu sepertinya tidak setuju dengan hubungan mereka berdua, terlihat dari sikap Ayu kemarin. Kemudian Ayu keluar dengan sudah berpakaian rapi.


"Ayo Ger kita pergi" ucap Ayu kepada Gerry

__ADS_1


"Kamu gak naik mobil? papa sudah mencuci mobilnya" ucap papa Ayu


"Aku naik motor saja pa, sarapan sudah ada di atas meja. Assalamualaikum" jawab Ayu


Kemudian Ayu menarik Gerry dan mengajak pemuda itu untuk pergi.


"Wa'alaikumsalam" Papa Ayu menghela nafas berat, sepertinya Ayu tidak akan mudah menerima orang baru di keluarga mereka. Tapi Papa Ayu akan mendekati Gerry agar pemuda itu mau membujuk Ayu agar menerima hubungannya dengan Mita, tante Gerry. Sedang Gerry merasa bingung, karena pemuda itu berniat untuk mendapatkan Ayu, tapi jika papa Ayu menikah dengan tante Mita bagaimana hubungan mereka nanti?


..........


Rangga dan Jasmine sudah sampai di sekolah, tapi pagi ini, Keduanya kembali mengendarai motor Rangga karena mobil Opa di pakai pak Dodi untuk mengantarkan pesanan bubur ke rumah sakit dan juga kedai Ayah Dika.


Sampainya di sekolah, mereka di serbu banyak siswa yang menanyakan bubur mereka. Kebanyakan itu para siswi


"Jadi kak Rangga gak jualan lagi?"


"Jualan masih, tapi gak di sekolah, sementara ini kami hanya membuatkan pesanan rumah sakit dan juga kedai aja. Tapi nanti kami akan buka di Jalan Sudirman, sekarang Ruko nya sedang tahap persiapan renovasi" Jawab Rangga


"Jadi kami gak bisa pesen ya?"


"Untuk saat ini belum bisa, kalian bisa jajan di kantin sekolah," jawab Rangga


"Nanti ya, kalau kami sudah buka untuk order online, kalian bisa order lewat aplikasi. Kalau gak gini, nanti pedagang di kantin pada protes" sahut Jasmine. Gadis itu sedikit cemburu juga karena Rangga di keroyok oleh para gadis gadis.


"Ya sudah kak, nanti kabari kami yahh kalau sudah bisa order"


"Iya" Jawab Rangga


"Makasih kak Rangga"


Setelah gadis gadis itu memberikan senyum manis, mereka semua bubar dan kembali ke kelas masing masing.


"Huh, seneng yah di senyumin cewek cewek!" sungut Jasmine kemudian berjalan lebih dulu meninggalkan Rangga. Ternyata panas juga, rasanya tidak Rela jika suami tampannya itu di dekati gadis lain selain dirinya. Egois memang, tapi yahh begitu rasanya yang sedang di rasakan oleh Jasmine saat ini


Rangga tersenyum, pemuda itu tau jika istrinya sedang cemburu

__ADS_1


"Cemburu yah?" Rangga menyalip Jasmine dan menatap gadis itu sambil berjalan


"Enggak!" jawabnya ketus


Rangga semakin tersenyum lebar, begitu senang jika Jasmine benar benar cemburu, tandanya gadis itu benar benar mencintainya dan takut kehilangan dia.


"Suka deh kamu cemburu! tandanya kamu benar benar cinta!" ucap Rangga kemudian merangkul bahu istrinya.


Jasmine menatap tajam, sedang Rangga menatapnya dengan tersenyum


"BIG NO! Aku gak cemburu kakkkkkkk!" jawab Jasmine, kemudian melepas rangkulan Rangga dengan kesal


"Iya juga gak papa, Love you Jasmine" ucap Rangga dengan tersenyum menatap Jasmine


Jasmine menganga saat Rangga mengatakan seperti itu, sedang banyak siswa dan siswi yang menatap kearah mereka. Tatapan mereka lebih tepatnya tatapan kaget karena Rangga menyatakan cintanya kepada Jasmine di depan umum.


"Wahhhh kak Rangga nembak kak Jasmine!" seruuu para siswi yang mendengar secara langsung


"Ayo kak Jasmine, jawab!"


"Iya kak, Jawab kak!"


"Kak Jasmine jawab dong"


"Iihhh Sweet banget sih kak Rangga!"


Sedang Jasmine masih mematung karena bingung akan menjawab apa dan masih kaget karena Rangga sangat berani mengatakannya di depan semuanya.


"Boleh pingsan aja gak?"


.


.


.

__ADS_1


.


Lahhhh kok malah mau pingsan Jas😅


__ADS_2