Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 85


__ADS_3

Sudah terbuai, sudah sangat terlena, tinggal selangkah lagi junior akan mulai beratraksi, namun dindingnya gak tembus dan terlalu kuat untuk di robohkan.


"Sayang,,, kamu lagi dateng bulan?" tanya Rangga dengan wajah sudah hangat dan memerah


Jasmine mengigit bibir bawahnya sendiri, tadi sudah bilang, tapi Rangga seakan tuli tidak mau mendengar ucapan Jasmine. Gadis itu sudah mengatakan jika dia tidak bisa menerima Junior, tapi,, Rangga masih sibuk menjelajah dan hanya menyahutnya dengan suara ' Hem'. Jasmine pikir Rangga sudah mengerti maksud perkataannya


"Iyah,," Jawab Jasmine tersenyum tak enak


Rangga menghela nafas berat, pemuda itu mengacak acak rambutnya lalu turun dari Ranjang dengan hanya memakai celana tidur saja. Belum sempat Junior menampakkan kehebatannya tapi dia harus berpuasa.


"Mau,, kemana ,, kak?" tanya Jasmine takut takut. Matanya tidak bisa teralihkan pada celana tidur yang sepertinya berubah bentuk. Ada yang berdiri tegak tapi bukan tiang.


"Nidurin Junior" Jawabnya lalu menghilang di dalam kamar mandi.


Jasmine dengan cepat mengambil pakaian atasnya yang berantakan di lantai, kemudian segera memakainya. Sungguh gadis itu sangat deg deg an ketika Rangga mengutarakan keinginannya


Sayang, boleh gak Junior bertamu?


Kata kata Rangga terus terngiang ngiang di ingatan Jasmine. Sungguh dia masih takut, tapi juga penasaran bagaimana Rasanya. Kemudian Jasmine menutup wajahnya karena merasa sangat malu dengan pikiran kotornya.


Setelah beberapa menit berhasil menidurkan Junior, Rangga kembali dan melihat Jasmine sepertinya sudah tidur. Mata gadis itu terpejam dengan memeluk guling di sampingnya.


Kemudian Rangga mematikan lampu dan menyisakan lampu tidur, setelah itu pemuda itu ikut membaringkan diri, membuang guling yang di peluk Jasmine dan menggantikan guling itu agar di peluk istrinya.

__ADS_1


"Selamat tidur istriku,,, Cup"


Satu kecupan selamat malam, diberikan Rangga di kening istrinya. Setelah itu dia pun ikut memejamkan mata, berharap segera tidur.


...........


Pagi datang,,,,,


Setelah kejadian semalam, Jasmine jadi merasa tidak enak kepada Rangga. Disaat dia ingin meminta hak nya, tapi gadis itu tidak bisa memberikannya.


"Kak,, Aku minta maaf,, soal semalam" ucap Jasmine kepada Rangga saat pemuda itu sedang memakai seragam sekolahnya


"Hem" sahutnya, Rangga berpura pura diam, dan membiarkan Jasmine


"Kok hem aja sih?" ucap Jasmine lalu gadis itu mendekat dengan membawakan dasi Rangga


"Kan,, aku udah bilang sama kakak, tapi kak Rangga gak mau dengerin aku" ucap Jasmine dengan mendongak ingin menatap Rangga tapi pemuda itu membuang muka


"Kapan bilang?! aku gak denger!" jawabnya sedikit ketus


"Iiihh ada tauu,, Aku tuh udah bilang, kalau Junior gak bisa main, tapi kakak sibuk mainin yang lain!" jawab Jasmine menarik rahang Rangga agar mau menatapnya, tapi Rangga menahan wajahnya agar tidak menghadap ke arah Jasmine


"Gak denger" jawab Rangga

__ADS_1


"Maafin aku yah,," ucap Jasmine dengan nada memohon.


Tapi Rangga sepertinya masih enggan


"Kakkk,,,"


Rangga masih diam


"Kak Rangga maafin Jasmine kak,," ucap Jasmine sambil menggoyang goyangkan lengan Rangga. Gadis itu merengek untuk mendapatkan maaf, sedang itu terlihat sangat lucu di mata Rangga. Baru kali ini Rangga melihat Jasmine seperti itu, manja sekali diaaaa!


Rangga tidak ingin goyah, pemuda itu menarik lengannya yang di goyang goyangi Jasmine, saat pemuda itu akan pergi, langkahnya mendadak berhenti saat Jasmine memeluk nya dari belakang.


"Maafin istrimu ini yahh" ucap Jasmine dengan mata berkaca kaca, dia tidak menyangka jika Rangga akan semarah itu. Padahal Rangga hanya ingin mengerjai nya saja.


Di balik punggung, Rangga tersenyum.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Jahilnya udah dari orok, nurun dari siapa kamu Ngga? 🥴


__ADS_2