
Wanita itu terlihat seperti membawa sebuah kotak nasi ditangannya, dan tanpa berlama pun wanita itu mulai berjalan dan mendekati John yang masih saja tidak berhenti untuk menatap wanita asing itu. John terdiam sejenak saat wanita itu menaruh kotak nasi tepat di meja kerjanya.
"Apa kau yang bernama Jonathan?" Tanya Wanita asing itu sambil tersenyum ramah pada John.
John sudah berpikir jika wanita ini adalah salah satu wanita yang menjadi pilihan Agatha dan sudah pasti menjadi calon istrinya karena dijodohkan oleh neneknya itu. John menghela nafasnya dengan kasar karena merasa sangat kesal pada neneknya yang tidak pernah berhenti untuk mencoha menjodohkannya dengan wanita pilihan neneknya itu.
"Aku Alexa! Dan aku diperintahkan datang kemari oleh nenekmu untuk mengantarkan makan siang ini," Ucap Alexa sambil menunjuk kotak nasi yang telah ia bawa tadi.
"Aku sudah bisa menebaknya. Dan terima kasih untuk ini. Tapi maaf aku tidak bisa menerima ini karena aku sudah ada janji untuk menemui seseorang sekarang," Ucap John yang mencoba menghindari Alexa dengan memainkan ponselnya yang sebenarnya tidak ada janji yang harus ia tepati.
__ADS_1
John melirik sekilas wanita yang bernama Alexa itu, wanita itu terlihat sangat kesal karena kini ia mulai mengerucutkan bibirnya. John sangat mengakui jika Alexa berbeda dengan Megan, Alexa lebih tenang dan tidak agresif seperti Megan. Namun tetap saja, tidak mudah untuk John menerima wanita yang sama sekali tidak ia kenal. Apalagi jika wanita itu pilihan neneknya, sudah ia pastikan jika semuanya akan hancur seperti rumah tangga ketiga kakaknya.
"Tapi aku sudah membawakan ini untukmu John! Ayolah kita makan siang bersama disini," Ucap Alexa terdengar seperti memohon kepada John dengan suaranya yang sangat lembut. Namun sama sekali tidak bisa menggoyahkan keputusan yang sudah John ambil.
John kembali menghela nafasnya dengan kasar, sebenarnya ada perasaan tidak enak jika ia sampai menolak makan siang bersama Alexa. Namun ia segera menepis pikirannya itu dan kembali pada tekadnya yang sempat ia pikirkan beberapa waktu lalu untuk tidak memberikan sedikit pun harapan pada wanita pilihan neneknya itu.
"Baiklah," Ucap wanita itu sambil membawa kembali kotak nasi yang telah ia bawa untuk John.
John masih terlihat sangat kesal dan memutuskan untuk memilih tidak makan siang hari ini, rasa laparnya hilang begitu saja karena kedatangan Alexa ke ruang kerjanya itu. John lebih memilih untuk menyandarkan tubuhnya di sebuah sofa dan memejamkan matanya sejenak.
__ADS_1
John meraih ponselnya dan segera menghubungi seseorang yang tak lain adalah Agatha, neneknya yang berada dirumah. Ia menghubungi neneknya itu berniat untuk meminta agar neneknya stop menyuruh wanita-wanita asing untuk menemuinya dimana pun.
"Cukuplah nek! Aku sudah tidak ingin melihat wanita asing menggangguku seperti ini!" Ucap John menyilangkan kakinya.
"Nenek hanya ingin yang terbaik untukmu John! Alexa wanita yang baik dan nenek sangat yakin jika kau akan bahagia bersamanya," Ucap Agatha dari seberang sana mencoba untuk membujuk john.
"Tidak nek! Hentikan semua keinginanmu untuk menjodohkanku dengan wanita yang tidak ku kenal!" Ucap John sambil mengakhiri panggilannya bersama dengan Agatha.
John menyimpan kembali ponselnya dan memilih untuk bersandar dan menutup matanya untuk tertidur sebentar. Rasa lelahnya kini sudah sangat terasa dan John sangat membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak.
__ADS_1