
Di balik tawa renyah mereka, Jasmine mendadak sadar posisi mereka sedang tidak aman. Jantung Jasmine langsung berdetak tak karuan saat merasakan tangan hangat itu terus mendekapnya dengan erat, Masih terdengar gelegar tawa Rangga dan Cio, tapi Jasmine juga bisa merasakan debaran jantung Rangga yang tak kalah cepat dari dirinya
"Tidak! ini terlalu intiim!" Jasmine membatin
"Kakak,, kenapa peluk aku?" Jasmine meronta ingin lepas namun Rangga masih tidak ingin melepaskan pelukannya
"Jangan gerak nanti kita jatuh!" ucap Rangga namun tak diindahkan oleh Jasmine dan
Bruuuukkkk
Rangga yang kehilangan keseimbangan karena menginjak bola bola dan karena Jasmine yang terus bergerak hingga keduanya malah jatuh ke bawah dengan Jasmine berada di atas Rangga, parahnya malah kedua bibir mereka saling menempel. Rangga dan Jasmine kaget bukan main karena hal itu tidak akan baik untuk kondisi jantung mereka
"Acu ga liat!" Cio terkekeh sambil menutup matanya dengan dua bola berwarna biru.
Sontak Jasmine langsung bangkit begitu juga dengan Rangga. Wajah keduanya sama sama memerah bahkan Jasmine langsung memalingkan wajahnya. Gadis itu lalu berdiri tanpa berkata apapun pada Rangga.
"Ayo Cio kita main yang lain saja" ajak Jasmine lalu meraih tangan mungil cio dan mengajaknya pergi.
"Jasmine, tunggu" ucap Rangga lalu mengejar Jasmine dan Cio. Rangga ingin menjelaskan ketidaksengajaan ini, meski sebenarnya hatinya begitu sangat senang bahkan sejak tadi jantungnya terus berdetak tak karuan. Siapa sangka jika dia bisa merasakan manisnya bibir manis itu meski tidak sengaja.
"Jasmine, jangan marah, please,, aku gak sengaja" ucap Rangga menahan tangan Jasmine sedang Cio sudah berlarian main perosotan.
Jasmine tidak menjawab, gadis itu menarik tangannya dan memilih menghindari tatapan Rangga. Rasanya jantungnya sudah cenat cenut. Jasmine bingung harus menanggapi bagaimana. Sejak kejadian tadi jantungnya tidak bisa di kondisikan saat menatap Rangga, bayangan wajah tampan dengan jarak sangat dekat itu sangat melekat di ingatan Jasmine, belum lagi rasanya,,,,
Akh! tidak tidak tidak! aku tidak boleh mengingat ingat terus rasa itu!. Jasmine hanya mampu membatin karena bibirnya seperti terkunci tidak bisa di gerakkan.
"Jasmine,, aku minta maaf" ucap Rangga jadi merasa bersalah
Jasmine tidak menjawab, tapi gadis itu hanya mengangguk. Ntah kenapa rasanya dia ingin terus melipat bibir nya saja.
Meski Jasmine sudah memaafkan, tapi Gadis itu tidak mau bicara kepada Rangga. Jasmine malah jadi pendiam dan menghindar saat tak sengaja bertatapan dengan Rangga. Wajahnya terlihat merah, ntah malu atau menahan marah.
"kak, laper nih, ayo makan" Ucap Azzura saat menghampiri Rangga dan Jasmine yang hanya diam melihat Cio yang asyik bermain trampolin
"Oke, Ciooo,,, ayo kita pergi makan" ucap Rangga kemudian menghampiri Cio dan menggendongnya. Lalu mereka bersama sama menuju ke restoran yang ada di dalam mall itu untuk mengisi perut mereka.
__ADS_1
Semua tinggal menikmati karena ada Rangga yang akan membayar semua pengeluaran mereka hari ini.
"Kak Jasmine kenapa diem aja dari tadi?" tanya Ghania
"Iya,, kok jdi pendiem?" tanya Azzura
"Gak papa" Jawab Jasmine
Sekilas Rangga melihat Jasmine yang tersenyum kecil pada Azzura dan Ghania. Sepertinya otak Rangga sudah tercemar, tatapan kembali terarah pada bibir manis yang sempat di cicipinya tadi. Ini adalah pengalaman pertamanya, begitu juga dengan Jasmine, karena hal itu maka tidak akan bisa keduanya lupakan begitu saja.
"Kak kenapa wajahnya merah?" tanya Azzura
"Hah?! ah enggak kenapa napa kok, mungkin karena makanan ini terlalu pedas" jawab Jasmine.
"Oohh iya yah" sahut Azzura.
Selesai makan, mereka menuju ke gedung Bioskop. Mereka memilih menonton film kartun saja karena ada Cio. Kemudian Rangga membeli 8 tiket, dan tak lupa makanan dan minuman untuk mereka.
Sementara itu,,
"Haii kalian?" ucap Gerry saat melihat Rangga, Jasmine dan adik adiknya. Ayu saling bertegur sapa dengan Ayu sedang adik adik Rangga mencari tempat duduk untuk menunggu
"Baru dateng?" tanya Gerry pada Rangga
"Enggak, udah dari tadi. Main dulu tadi, habis itu makan, baru kesini" Jawab Rangga
"Mau langsung balik?" tanya Rangga
"Enggak, aku mau ngajakin Ayu makan dulu,," bisik Gerry pada Rangga
"Oke deh, kalian lanjut aja, kami mau nonton dulu" ucap Rangga
"Jasmine, jadi kamu ngedate sama Rangga rame rame gini?!" tanya Ayu dengan bisik bisik
"Kami gak ngedate yu, cuma jalan aja" jawab Jasmine
__ADS_1
"Iya tetep aja kali,,, awalnya di ajak ngedate kan??" tanya Ayu
"Enggak, kamu tuh yang ngedate sama Gerry!" kekeh Jasmine
"Apaan sih! kalau bukan karena dia bilang kamu ikut, aku gak akan sampai disini. Ternyata aku di kibuli, malah di ajakin nonton sama dia!" cetus Ayu
"Hihihih,,, gak papa lah, Gerry naksir kayaknya sama kamu!" kekeh Jasmine
"Hus! jangan sembarangan ngomong!" ucap Ayu.
Terdengar pintu bioskop sudah di buka, Rangga dan Jasmine mengakhiri obrolan mereka bersama Ayu dan Gerry. Lalu Rangga mengajak Jasmine masuk sedangkan Gerry mengajak Ayu keluar untuk makan
"Ayo kita makan"
Ayu tebengong bengong saat tangganya sudah di genggam erat oleh Gerry saat keluar dari bioskop.
Deg
Deg
Deg
.
.
.
.
.
.
Wahh ati ati yu jantungan!🤣
__ADS_1
Waduhhh Rangga sama Jasmine fist kiss😱 Cio gak liat katanya🤣 awassss di aduin mama papa 😌