
Setelah kejadian di tempat mandi bola, Jasmine benar benar mendiamkan Rangga setelahnya. Gadis itu bingung, bagaimana harus bersikap sekarang, sedang jantungnya terus berdetak tak karuan.
Apa seperti ini rasanya first kiss?, Jasmine membatin. Raganya berada di gedung bioskop tapi hatinya terus gelisah memikirkan, membayangkan hal yang terjadi tadi saat bersama Rangga. Membayangkan nya saja membuat Jasmine kembali memerah wajahnya. Untung saat itu ruangan besar itu gelap dan hanya menggunakan cahaya dari layar bioskop. Namun siapa sangka jika sejak tadi Rangga mengamati gadis cantik itu, kadang wajahnya cemberut, kadang tersenyum, kadang di tutup dengan kedua tangan. Padahal film yang mereka tonton sangat lucu dan semua orang tertawa, tapi tidak untuk Jasmine.
Karena kejadian tadi, Rangga tidak bisa duduk di samping Jasmine karena Jasmine memilih terus menghindar dan di tengah tengah mereka ada cio. Rangga hanya bisa menatap jasmine dari kejauhan.
Film selesai, semua orang bergantian keluar dari ruangan besar itu. Kemudian Rangga mengajak adik adiknya dan Jasmine pulang karena waktu sudah sore.
Beberapa menit menempuh perjalanan, mereka sampai di rumah Jasmine, lalu gadis itu turun dan berpamitan pada semua orang
"Makasihh yahhh semua" ucap Jasmine
"Sama sama kak, lain hari kita main bareng lagi ya"
"Iya,,, kakak masuk dulu. Kalian hati hati" ucap Jasmine tersenyum pada mereka, sekilas tatapan Jasmine bertemu dengan tatapan Rangga, pemuda itu tersenyum manis, sedang Jasmine memilih memutus tatapan karena jantung nya kembali berdetak tak karuan.
Setelah Jasmine berjalan masuk ke halaman rumah, Rangga kembali menjalankan mobilnya dan meninggalkan rumah Jasmine. Sedikit gelisah karena jasmine terlihat menghindarinya setelah kejadian ciuman tak sengaja itu.
Fuuh!
Rangga terus berfikir, bagaimana membuat Jasmine mau bertegur sapa dengan dirinya seperti biasa.
.........
Sampai di rumah keluarga Dermawan,,,
Semua anak anak masuk kedalam rumah
__ADS_1
"Assalamualaikum" ucap anak anak
"Wa'alaikumsalam" jawab Zara, ibu tiga anak itu baru saja sampai di ruang tamu saat mendengar klakson mobil
"Eh sudah pulang,,, gimana tadi mainnya? seru?" tanya Zara pada anak anak
"Seruuu banget ma!" jawan Azzam
"Iya celuuu!" jawab Cio
"Tadi ma kami main, makan, terus nonton film kartun!" jawab Azzura.
Mereka semua duduk sebentar di ruang tengah karena para orang tua mereka ada disana. Suasana jadi terdengar ramai karena anak anak bercerita, apa saja yang mereka mainkan tadi, yang mereka makan dan yang mereka tonton. Sudah seperti pasar malam saja keluarga itu
"Ya sudah, sekarang semuanya mandi, tadi kan main timezone pasti berkeringat. Bauk acem!" ucap Liora mencium cium cio yang duduk di pangkuannya
"Baik ma,,," jawab anak anak
Lalu anak anak bergerak meninggalkan ruang keluarga, begitu juga dengan Rangga. Tapi Zara melihat putra sulungnya itu diam saja sejak tadi,
Kenapa Rangga diam saja? apa dia masih marah? . Zara membatin saat menatap putra sulungnya
"Rangga,, kamu kenapa?" tanya Zara saat Rangga baru saja akan beranjak dari tempat duduknya
"Gak papa ma" jawab Rangga
"Masih bete?" tanya Zara
__ADS_1
"Enggak ma, Rangga ke kamar dulu ya" ucap Rangga dengan wajah lesu.
Semua orang tua menatap mereka, dan si bocil Cio yang masih berada di pangkuan mamanya pun juga ikut menatap Rangga.
"Ma,,, tadi cio liat ka Langga tium ka acmine!"
Deg!
Bisik bisik versi cio di dekat telinga mama Liora, nyatanya bukan bisik bisik biasa karena saat itu semua orang tua bisa mendengar jelas ucapan bocah itu.
Rangga yang baru saja melangkah, sontak mematung....
Habisssss lah aku!
Ciooooooooooooo
.
.
.
.
.
Wes wes wes siap siap di omeli kamu Rangga 🤣 ternyata cio kompor meleduk 🤣*
__ADS_1
Suka sedih, kalau setiap update komennya sedikit, padahal aku semangat banget kalau banyak yang komen 🤢