
Sore ini Laura sedang sibuk dengan dirinya di sebuah cermin yang berada di kamarnya, ia sedang berdandan karena sore ini ia akan bertemu dengan klien pentingnya yaitu John, pria yang bersedia membayar mahal untuk menyewanya menjadikan Laura sebagai kekasih pura-puranya.
Laura terlihat sangat cantik dengan balutan dress berwarna merah mencolok, rambutnya yang ia pilih untuk digerai dengan sedikit gelombang yang membuat wanita itu semakin cantik dan sempurna. Dan tak lupa Laura pun memasangkan sepasang anting berwarna silver yang terlihat sangat mahal dan mewah.
__ADS_1
Laura tersenyum saat memperhatikan dirinya di dalam cermin besar tersebut, ia selalu bangga dengan dirinya apalagi dengan kecantikan wajah dan juga tubuhnya yang terlihat sangat seksi dan tak heran jika banyak pria diluar sana yang menginginkan Laura untuk menjadi kekasih mereka. Namun Laura bukanlah wanita bodoh yang bersedia menjadi kekasih sembarang pria, seleranya dalam memilih pria sangatlah tinggi. Pria yang tampan, kaya raya, gagah dan juga mapan lah yang menjadi selera Laura. Meskipun ia sudah berulang kali menjadi pacar pura-pura para pria diluar sana dengan bayaran yang sangat tinggi, tetapi sebenarnya ia belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta apalagi sampai menjalin hubungan.
Laura hanya tinggal bersama kakaknya, kedua orang tuanya sudah meninggal sejak usia Laura masih sangat kecil dan oleh sebab itu ia dan kakaknya selalu bekerja keras dan banting tulang untuk bisa bertahan hidup. Karena sehari-hari Laura dipakai untuk bekerja keras, ia sampai tidak punya waktu untuk mengenal pria ataupun menjalin hubungan kasih dengan pria yang berada diluar sana.
__ADS_1
Namun ia menyembunyikan pekerjaan yang ia tekuni dari kakaknya, ia selalu mengatakan pada kakaknya jika ia adalah seorang model ataupun sebagai pemeran pengganti. Dan Laura merasa sangat bersyukur karena kakaknya selalu mempercayainya, kakaknya pun seolah tidak peduli tentang kehidupan Laura karena ia pun sibuk mengurus pekerjaannya sendiri.
Setelah pamit pada kakaknya Laura pun segera melangkahkan kakinya menuju mobil hitam mewah yang sudah menunggu lama di depan apartmentnya itu. Ya itu adalah mobil John, Laura terkejut saat menatap wajah John. Ternyata pria itu sangat tampan bahkan lebih tampan dari fotonya yang terpajang di aplikasi dating itu, baru kali ini Laura merasa salah tingkah dan mati gaya saat harus berhadapan dengan kliennya. Pria bernama John itu tidak banyak bicara, ia sedang fokus pada jalanan karena pria itu sedang mengemudikan mobil yang akan membawa mereka ke sebuah cafe ternama di London.
__ADS_1
Sampai akhirnya mereka tiba di sebuah cafe itu, banyak pasang mata yang kini memperhatikan mereka berdua. Tak jarang juga yang mengatakan jika mereka sepasang kekasih yang sangat serasi, Laura yang terlihat sangat cantik dan seksi begitu pun dengan John yang terlihat sangat tampan dan gagah. Laura dapat mendengar semua pujian yang terlontar dari para tamu yang datang ke cafe itu, namun Laura sama sekali tidak menghiraukan semua pujian itu. Ia berjalan mengikuti kemana pun John melangkah.