Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Terlanjur


__ADS_3

John terlihat sibuk membereskan barangnya, ia sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan Gracia dan menanyakan tujuan wanita itu berbicara pada Agatha tentang hubungannya dengan Laura yang hanya sekedar sandiwara. John menganggap jika Gracia itu sangat keterlaluan, ia menyesal telah mengenal dan membiarkan Gracia hadir dalam hidupnya. Andai saja waktu itu John menolak untuk membiarkan Gracia mengenalnya lebih jauh mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi.


John melepaskan jas berwarna putih yang selalu ia kenakan saat sedang bertugas dirumah sakit dan menyimpannya di sebuah loker yang tersimpan rapih didalam ruang kerjanya itu. Lalu John mengambil tas kerjanya dan bergegas pergi meninggalkan rumah sakit. John mempercepat langkahnya untuk segera sampai di parkiran.


Mobil yang John kendarai melaju dengan cukuo kencang, rasa emosi dan kesal yang ada dalam diri John kini semakin memuncak. Ia sudah tidak sabar untuk segera memberi pelajaran untuk wanita yang bernama Gracia itu. John sesekali mengepalkan tangannya dan kembali menancapkan gasnya.


"Lihat saja nanti kau Gracia!" Ucap John sambil menancapkan gas mobilnya sehingga membuat mobil itu melaju semakin kencang dari sebelumnya.

__ADS_1


Sesampainya di sebuah restoran yang telah ia sepakati dengan Gracia, John sudab melihat wanita itu yang sedang duduk di salah satu meja yang berada di restoran itu sambil tersenyum. John berpikir jika Gracia terlalu mengharapkannya, padahal  sebenarnya ia meminta bertemu dengan Gracia hanya untuk memberikan sebuah pelajaran yang akan selalu teringat oleh wanita itu.


"Hallo apa kau sudah lama menungguku?" Tanya John dengan suara yang terdengar sangat ramah, ia tidak ingin langsung meluapkan emosinya pada wanita ini.


"Kau bikin aku kaget saja. Aku baru saja datang, jadi aku tidak lama menunggumu disini," Ucap Gracia sambil tersenyum genit ke arah John dan membuat John terlihat sangat tidak nyaman dan ingin segera pergi meninggalkan wanita yang bernama Gracia itu.


"Gracia, aku ingin bertanya padamu," Ucap John dan membuat Gracia langsung menatap John dengan sangat gugup.

__ADS_1


"B..bertanya apa John?" Tanya Gracia dengan sangat gugup.


John memperhatikan gelagat Gracia yang terlihat semakin aneh dan sangat gugup saat John berniat untuk bertanya. John berpikir jika Gracia adalah wanita yang sangat licik.


"Apa maksudmu menemui nenekku dan mengatakan tentang hubunganku dan juga Laura? Aku rasa kau sama sekali tidak perlu untuk mencampuri urusanku Gracia," Ucap John dengan menatap Gracia dengan tatapan yang sangat tajam dan mengerikan.


Gracia terlihat semakin gugup dan mati gaya, "K..karena kau menolak cintaku John. Beberapa waktu yang lalu aku datang ke rumah sakit berniat untuk menemuimu, tapi setelah aku sampai di depan ruanganmu aku mendengar kau sedang berbicara dengan seorang wanita. Dan aku sangat senang kalau hubungan kau dan juga Laura hancur karena kalian hanya bersandiwara," Ucap Gracia menjelaskan semuanya pada John, dan berharap jika John akan mengerti dengan apa yang diinginkan olehnya.

__ADS_1


"Dengarkan aku! Aku dan Laura benar hanya bersandiwara pada awalnya. Tapi saat ini, perasaanku telah tumbuh untuknya, dan hanyalah dia satu-satunya wanita yang sangat aku cintai. Dan kau! Jangan pernah berharap jika aku akan mencintai wanita licik sepertimu! Kau mengerti?" Ucap John sambil menggebrak meja dan berlalu pergi meninggalkan Gracia yang masih duduk di restoran itu.


__ADS_2