
Waktu beranjak sore, Jasmine sudah memberikan buku bukunya.
"Kak, aku pulang ya, sudah sore" ucap Jasmine
"Kakak anter ya,,," Rangga ikut membereskan buku bukunya juga.
"Naik ojek online aja bisa sih, biar kakak gak bolak balik" ucap Jasmine merasa tidak enak jika merepotkan Rangga terus
"Gak, pokoknya kakak yang anter sampe rumah. Kakak harus pastikan kamu sampai di rumah dengan selamat" ucap Rangga dan Jasmine lalu mengangguk "Baiklah".
"Ini biar di beresin bibik, ayo kita turun saja" ucap Rangga kemudian beranjak dari tempat duduk begitu juga dengan Jasmine. Lalu keduanya turun kebawah..
Sampai di bawah ternyata suasana semakin Ramai. Terlihat semua keluarga berkumpul di ruang keluarga dan ada juga yang di ruang tamu. Kemudian Jasmine berpamitan pulang kepada keluarga Rangga , terlihat sangat canggung saat semua orang melihat ke arahnya.
"Sering sering main kesini ya Jasmine,," ucap Zara
Jasmine mengangguk pelan dengan tersenyum
"Hati hati nyetirnya, jangan ngebut ngebut!" ucap Zara saat mengantarkan keduanya sampai di depan rumah.
"Beres ma!" jawab Rangga
Lalu Jasmine dan Rangga naik ke atas motor, dan setelah itu meninggalkan rumah besar itu.
"Anak mu pinter banget modusin cewek kak! di pepet terus sampai dapet!" ledek Liora saat menghampiri Angga yang sedang duduk di ruang tamu bersama papa dan juga suaminya
" Biasa aja lah, sudah nurun dari mamanya" kekeh Angga
"Apa tadi?!" Sahut Zara
"Rangga mirip kamu ma,, pantang menyerah sebelum dapat!" ucap Angga sambil mengusap tangan Zara yang baru saja bergabung setelah masuk kedalam rumah
"Tapi bucinnya Rangga itu kayak kamu!" cetus Zara dengan mencubit pipi Angga.
"Bucin akut ya kak!" ledek Liora
"Jangan ngomongin orang,,, kayak kamu enggak aja " Ucap Rizal dengan merangkul bahu istrinya
"Iihh siapa yang bucin?! kakak lah yang bucin sama aku! jangan memutar balikkan fakta!" Sungut Liora
__ADS_1
"Iya iya,,, ngalah aja dehhhhh" ucap Rizal pasrah dan mengalah daripada terancam tidur sendirian nanti malam. Padahal nyatanya Liora lah yang sangat bucin pada suaminya itu.
Pak Dermawan dan Ibu Marissa tersenyum saja melihat bagaimana interaksi anak anak dan mantunya. Melihat semuanya akur begitu membuat hatinya lebih tenang. Apalagi anak anak nya memberikan cucu yang banyak, sehingga keinginannya rumah besar itu biar rame bisa terwujud. Rumah itu sudah seperti taman kanak kanan saja kalau sudah berkumpul semua.
.............
Rangga dan Jasmine sudah sampai di rumah Dika. Lalu keduanya turun dan seperti biasa Rangga akan mengantarkan Jasmine sampai di depan pintu rumah. Bahkan sampai pintu itu terbuka dan gadisnya masuk kedalam rumah. Rangga ingin memastikan sendiri jika gadisnya itu selamat sampai di rumah.
Rangga menekan bel rumah dan menunggu sampai pintu di buka. Tidak menunggu lama pintu itu terbuka dan mereka berdua bertemu dengan Dika, Ayahnya Jasmine. Lalu Rangga mengucap salam untuk menyapa Ayahnya Jasmine.
"Saya mau mengantarkan Jasmine pulang Om" ucap Rangga kepada Dika
"Iya, terima kasih ya sudah di antarkan pulang" jawab Dika
"Iya Om, sama sama. Emm,, begini Om, besok kan libur. Boleh gak Om kalau saya ajak Jasmine jalan?" Sumpah demi apapun, Sekarang Rangga sangat gugup menghadapi Ayahnya Jasmine. Apalagi tatapan Dika berubah dingin
"Jalan kemana?" tanya Dika dengan nada terkesan dingin
"Ke mall om, mau nonton. Gak berdua aja kok Om, rame rame. Ada Ayu, Gerry," ucap Rangga
Lalu Dika beralih menatap putrinya.
"Kamu mau nonton?" tanya Dika
Melihat putrinya sepertinya dia ingin ikut, Dika bisa melihat itu dari tatapan matanya
"Ya sudah kalian boleh jalan dan nonton bareng. Tapi ingat!" Dika langsung menatap Rangga dengan tatapan tajam
"Jangan macem macem !" Ayah 3 anak itu memberi peringatan keras kepada Rangga dan Jasmine yang akan pergi bersama. Rangga pun mengangguk cepat saat di beri peringatan oleh Ayah Jasmine.
.............
Keesok harinya,,,,,
Siang, Rangga sudah terlihat sangat rapi, wangi dan pasti tampan, soal itu jangan di tanya. Jelas remaja tampan rupawan itu sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk jalan bersama gadis pujaan hatinya, siapa lagi kalau bukan Jasmine. Setelah berkaca dan memastikan penampilannya sempurnya, Rangga mengambil tas kecilnya, lalu menyambar kunci motor dan berjalan keluar dari kamarnya.
Hari ini dia akan menonton film bioskop bersama Jasmine dan teman temannya. Tidak masalah jika ada teman teman yang lain, toh tetap saja dia akan menempel pada Jasmine sepanjang mereka bersama.
Kemudian Rangga membuka pintu kamarnya
__ADS_1
Ceklek
"Kak Rangga!"
Rangga terkejut bukan main saat para bocil di rumah itu sudah berjejer di depan pintu kamarnya.
"Ya ampun kalian ngapain hah? bikin kaget aja deh" ucap Rangga
"Kakak mau kemana? ini kan hari minggu" ucap Azzura
"Iya, ayo tita ain " ucap Cio
"Uummm wangi gini, mau jalan ya?" tanya Ghania
"Icutttt!" Cio sudah menyahut
"Iya ikut kak!" Azzam
"Kita ke mall aja yuk, main timezone, pasti seru! " ucap Azzura
"Ayoooo!"
"Nanti aku mau dance!"
"Acu andi ola!"
"Iihhh pengen prosotan, di mall pusat kota aja lengkap permainannya!"
"Iya ide bagus itu,,!"
"Wah wah wah! rusuh!" Rangga membatin saat semua kurcil mulai bicara bersahutan didepan kamarnya.
.
.
.
.
__ADS_1
Pusing ya direcokin para bocil???? 🤣
Rencana mau ngedate bisa berantakan inu mah kalau bawa pasukan! hahahaha 😂