Menolak Perjodohan

Menolak Perjodohan
Bab 93


__ADS_3

Sampai bandara Rangga dan Jasmine bingung karena semua keluarga tidak ada yang berniat untuk pulang. Malah setelah salam perpisahan, mereka semua ikut masuk kedalam bandara. Bukan hanya satu orang saja yang ikut tapi semua. Baik keluarga besar Rangga maupun Jasmine


"Tunggu,, tunggu!" ucap Rangga saat mereka semua berada di dalam bandara dengan membawa koper kecil


"Kalian semua,,, mau kemana?" tanya Rangga


"Ke BALI" Jawab Semua orang


"Apa?!" Rangga dan Jasmine kaget menganga mendengar jawaban semua orang.


"Kalian semua ikut ke Bali?!" tanya Rangga dengan wajah terkejut


"Iya" jawab semua orang


"Astagfirullah! mau ngapain?! ganggu aja deh!" sungut Rangga


Tapi semua orang hanya senyum senyum tak jelas


"Yank! ayo kita pindah lokasi honeymoon!" ucap Rangga yang akan mengajak Jasmine untuk pergi


"Enak saja!" Cetus mama Zara


"Pesawat sudah di sewa! resort sudah di booking! kalian berdua malah mau pindah lokasi! bisa balikin uang papa sekarang?!" ucap Zara dengan nada penuh ancaman


Rangga dan Jasmine masih tidak mengerti, apa yang sedang di rencanakan keluarga mereka.


"Maksudnya?" tanya Jasmine


"Di Bali, kami sudah menyiapkan pesta pernikahan untuk kalian berdua" jawab Bunda Dinda


"Apaaa?!" ucap Rangga dan Jasmine bersamaan


Rangga dan Jasmine tidak habis pikir dengan semua keluarganya. Bisa bisanya menyiapkan pesta pernikahan tanpa bicara dulu dengan mereka.

__ADS_1


"Kok gak ada yang cerita dengan kami?" tanya Jasmine


"Kalau cerita, itu namanya bukan kejutan" jawab Opa Dermawan


Rangga dan Jasmine seperti masih belum mempercayai semuanya, semua keluarga mereka di boyong ke Bali, baik keluarga Dermawan, Dirdja, Bagas, Bayu dari Opa Opa, sampai ke cucu cucu nya di ajak ke Bali semua.


"Ya ampun,,," Ucap Rangga dengan menepuk keningnya


"Sudah ayo kita segera masuk ke pesawat, biar cepat sampai di Bali" ucap Mama Zara


Tidak ada bantahan lagi, kini semua orang berbondong bondong masuk kedalam pesawat yang sudah di sewa keluarga Dermawan dan Dirdja untuk terbang ke Bali.


"Kamu tau yank, ini kita bukan Honeymoon" ucap Rangga kepada Jasmine


"Terus apa kak?" tanya Jasmine


"Tamasya keluarga! Lihat saja itu, semua orang di boyong ke Bali, dari mulai kakek nenek sampai ke cucu cucu nya!" ucap Rangga


"Itu tidak seru!" Lalu Rangga memeluk Jasmine dan menyembunyikan wajahnya di dadaa istrinya.


Tidak ingin di ganggu siapapun, dan tidak peduli keluarga yang lain sedang apa. Rangga yang tidak mau pergi dari kursi Jasmine dan terus memangku istrinya itu. Sebenarnya Jasmine merasa malu, tapi yahh gimana yah,,,


Begitu sampai di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, semua keluarga langsung di jemput pihak resort menggunakan bus pariwisata karena rombongan mereka sangat banyak, hingga sampai di resort, masing masing keluarga akan di antar ke kamar masing masing


"Ingat, jam 4 nanti kalian harus bersiap siap untuk acara pesta pernikahan,,," ucap Mama Zara kepada Rangga dan Jasmine


"Iya iya,," Jawab Rangga


Kemudian Mama Zara di tarik papa Angga untuk menempati kamar mereka. Sedang Jasmine di bawa masuk ke kamar oleh suaminya.


Sampai di kamar, Jasmine terlihat terpesona melihat seisi kamar di penuhi dengan bunga bunga mawar merah. Gadis itu berjalan pelan menuju ke Ranjang yang sudah di beri hiasan kelopak mawar berbentuk hati, Ini,, sudah seperti artikel yang aku baca semalam, soal bulan madu. Jasmine membatin


"Kak,,,"

__ADS_1


Jasmine berbalik dan sangat kaget saat melihat Rangga sudah berdiri di belakangnya. Kemudian keduanya saling menatap, dan saling menyelami arti tatapan keduanya.


"Apa?" tanya Rangga dengan tersenyum, tapi senyumnya berbeda dari biasanya


"Koper nya,, sudah di bawa masuk?" tanya Jasmine dengan rasa gugup luar biasa


"Sudah" Jawab Rangga


"Aaaaa!"


Jasmine terkejut saat Rangga tiba tiba mendorongnya, hingga istrinya itu jatuh di atas ranjang yang empuk, hingga menghancurkan ribuan kelopak mawar merah yang sudah di tata dengan begitu cantik.


"Kakak,, mau apa,,?" sungguh jasmine semakin gugup saat Rangga langsung melepas kaos putih yang tadi di kenakan nya dan setelah itu, pemuda itu merangkak naik sampai mengungkung istrinya.


Tatapan mereka sama sekali tidak lepas, hingga membuat jantung Jasmine rasa ingin meledak


"Aku ingin menghisap madu mu,,,"


Deg!


.


.


.


.


.


.


Inget Ngga kata mama Zara! jam 4 lu bedua harus siap siap buat pesta! kalau Lu buat Jasmine gak bisa jalan, bisa habissssssss lu bedua di bully keluarga! wkwkwkwkwkwk 🤣

__ADS_1


__ADS_2