
"Ka aku Rindu Ayah dan ibu. "Ucap Zara di pelukan kakak nya.
"Apa kamu Sudah mengingat masa kecil kita. "Tanya Glen dengan hati - hati, Di jawab anggukan kepala Zara. "Kaka senang sekali mendengar nya. "Lanjut nya dengan antusias.
"Ka aku ingin pergi ke Makam Ayah dan ibu. "pinta Zara sambil mendongakan kepalanya.
"Iya nanti sepulang kamu dari Rumah sakit kita akan kesana. Ibu dan ayah pasti senang kita kesana. "Sahut Glen sambil melepaskan pelukan nya.
"Iya ka. "jawab Zara.
"Dek apa kamu masih menyembunyikan sesuatu dari kakak...? "Tanya Glen dengan serius. Sambil memandang wajah adik nya.
Deg
__ADS_1
Tiba - tiba Zara mengingat Kejadian beberapa Waktu lalu dimana dia meminta dokter merahasiakan keadaan nya kepada orang lain yang sebenar nya. Akhirnya Zara menceritakan kepada kakak nya.
Flas Back On
Beberapa jam yang lalu
Pada saat itu di dalam ruangan di rumah sakit, Terlihat Seorang dokter sedang melakukan penyelamatan Seorang kepada pasien yang terluka dan mengalami pendarahan hebat. Setelah beberapa saat Dengan wajah yang sudah lelah akhir nya dia bisa menyelamatkan janin yang masih di dalam kandungan.
Baru saja dia ingin beranjak tiba - tiba pasien sudah sadar dari pingsan, Dengan pelan dia membuka mata nya dan melihat kesekiling ruangan.
"Saya dimana dokter. "Tanya Zara dengan Wajah bingung.
"Anda dirumah Sakit. "Jawab dokter wanita itu Yang bernama Risa. Mendengar nama rumah sakit tiba - tiba Zara ingat kejadian bebrapa Saat lalu, Dengan wajah panik nya Zara memegang perut nya.
__ADS_1
"Bayi ku gimana dok. "Tanya Zara dengan Wajah panik.
"Bayi anda tidak apa - apa nyonya, Untung tadi anda langsung di bawa di Rumah Sakt sehingga janin anda bisa Di selamat kan. "Jelas dokter risa.
"Syukur lah. "Sahut Zara lega karna bayi masih ada di perut nya.
"Tapi nona jangan banyak pikiran, Dan nona harus di rawat beberapa hari Di rumah sakit terlebih dahulu untuk memantau keadaan bayi yang ada di kandungan nyonya. Nanti saya sendiri yang memantau nya. "Ucap Dokter risa. karna kebetulan dia adalah dokter kandungan, Tadi ketika di diruangan nya di panggil oleh suster untuk menangani Zara.
Tiba - tiba dia mendengar Suara Deon dan Bi yati, Karna takut mereka Akan memberitahu Raka tentang kehamilan nya untuk membatal kan niat Raka yang ingin mecerai kan Diri nya, Karna Zara yang Sudah Muak dengan Pernikahan yang meyakit kan. Akhirnya Di memohon untuk berbohong Awal di tidak mau, Namun melihat Raut Wajah memelas dan putus asa Zara akhir nya mengiyakan nya. Walaupun dia harus berbohong.
Flash Back Of
"Tapi Dek kenapa kamu ingin merahasiakan Dari Raka, Bagus dong kalau dia Tahu bahwa kamu hamil dia tidak Akan mencerai kan mu. "Tanya Glen.
__ADS_1
"Awal nya Aku ingin memberitahu Mas Raka ka, Namun pada saat aku Ingin memberitahu nya Dia juga Menyampaikan kan hal meyakit kan Bagi ku hiks, Walau pun Nanti mas Raka tidak menceraikan Aku karna aku hamil hiks tapi dia Tidak akan Mau berpisah dari Celine. "Zara menjeda ucapanya.
"Mungkin Malah Semakin mejadi ka, Jadi dari pada hanya memberikan aku luka lebih Dalam, Lebih baik Aku merahasiakan nya. Aku Capek dan lelah ka jika Harus Di sakiti terus. "Lanjut Zara. Sedangkan Glen hanya diam Saja mendengar kan Curhatan Zara.