
Sesampainya di Mall, Dia berkeliling mencari hadiah yang cocok untuk putra nya. Entah kenapa setelah mimpi tadi, Tiba - tiba dia rindu dengan Zein, putra yang Ia abaikan selama ini.
Setelah mendapatkan hadiah yang cocok, Ia berniat untuk pulang. Namun tiba - tiba penglihatan nya menangkap seorang yang Selama ini menjadi kekasihnya sedang menggandeng tangan pria lain, Sedang menuju ke sebuah Restoran.
Raka curiga dengan kekasih nya, Setelah melihat dengan mata nya Sendiri, Celine menggandeng mesra tangan pria lain. Selama ini dia selalu tutup mata dan telinga nya ketika para sahabat bahkan papanya yang selalu mengatakan Celine bukan Wanita baik - baik.
Karna penasaran akhirnya ia mengikuti Celine masuk kedalam Restoran, Setelah melihat meja yang kosong akhirnya ia duduk. Kebetulan meja yang ia tempati tepat di belakang Celine.
"Sayang kapan kau akan meninggalkan Raka, Bukan dia tidak akan mendapatkan harta apa - apa ya? "Tanya pria itu sambil memegang tangan wanita yang sedang bersender di bahunya.
Celina yang mendengar ucapan pria itu tiba - tiba mood nya berubah karna rencana nya tidak mendapatkan hasil.
"Iya, Aku juga berencana akan segera meninggalkan pria bodoh itu, Lagi pula percuma aku selama ini kembali mendekati dirinya kalau tidak mendapatkan apa - apa! "Ucapnya sinis.
__ADS_1
Raka yang mendengar itu mengepalkan tangan nya, Wajahnya langsung merah Sorot matanya berubah tajam Namun ia hanya diam saja ingin mendengar ucapan mereka selanjut nya.
"Hahaaha dia memang bodoh Sayang mau aja kamu kibulin. "Tawa pria itu pecah. "Bagaimana kalau dia tahu, Kalau kamu dulu pergi bukan karna karir tapi pergi bersama aku. "Lanjutnya.
"Ck, Aku sudah tidak peduli lagi! Lagian siapa yang mau bersama pria yang sangat membosankan itu, Jangan menghabiskan malam bersama Ciuman Saja tidak pernah. "Ucap Celine Sinis.
"Mungkin dia tidak Normal Sayang. "Celetuk Seno pria yang bersama Celine.
"Ck.. Kalaupun tidak Normal kenapa bersama istrinya dia punya anak. "Decak Celine.
"Diamlah jangan meledek terus. "
"Sudah lah sayang jangan marah, Walaupun dia tidak bernafsu padamu kan masih ada aku. "Rayu pria itu. "Lagian aku kan Cuman penasaran doang kenapa pria bodoh itu tidak bernafsu padamu padahal kan kamu Cantik dan Sexy. "Lanjutnya sambil mengedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
"Cih, Lagian aku juga tidak peduli kalau saja bukan karna hartanya mana mau aku dengan dia yang Bodoh itu. "Jawabnya dengan sinis.
"Hahaha kau memang terbaik sayang. "
"Iya dong siapa dulu Celine. "
prok.. prok. prok
Mereka langsung menoleh untuk melihat siapa yang bertepuk tangan, Awalnya mereka Syok setelah melihat Raka Namun mereka langsung tenang kembali. Seolah - olah tidak terjadi apa - apa.
Raka yang melihat Raut wajah mereka yang santai tanpa rasa bersalah sama sekali, Emosi yang tadi ia tahan langsung naik ke ubun - ubun. Dengan marah dia menarik kerah pria yang mengatai nya bodoh untuk berdiri.
Bugh.. bugh.. bugh.. bugh
__ADS_1
Dengan emosi dia memukul pria itu bertubi - tubi, Tanpa memberi jeda untuk melawan sama sekali. Sedangkan Celine syok melihat kebrutalan Raka memukul kekasihnya, Dia bergidik ngeri.
Para pengunjung yang melihat perkalihan mereka langsung berhamburan keluar karna takut. Para pelayan yang melihat itu langsung berlari untuk memanggil satpam untuk memisahkan mereka.